Keluarga

Tips Menjadi Single Parent yang Tangguh Untuk Anak

Menjadi orang tua merupakan sebuah tanggung jawab yang besar, apalagi jika tanggung jawab ini diemban seorang diri, seperti karena bercerai dengan pasangan atau karena pasangan yang meninggalkan dunia ini terlebih dahulu. Meskipun begitu, menjadi single parent yang bahagia bukanlah hal yang mustahil.

Menjadi single parent tentunya bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Selain harus menjalankan peran untuk merawat dan mendidik anak, seorang single parent juga harus berperan sebagai tulang punggung keluarga atau sebagai pencari nafkah.

Banyaknya tugas yang harus diemban dan dijalani seorang diri, seringkali membuat single parent merasa gelisah dan kelelahan secara berlebihan. Apabila sudah seperti ini, merupakan hal yang wajar jika single parent mengalami stres.

Karena itu, demi mencegah kondisi seperti itu, berikut ini tips yang bisa diterapkan untuk menjadi single parent yang tangguh untuk anak.

1. Jangan Menyalahkan Situasi

Bersedih karena berpisah dengan pasangan adalah hal yang wajar. Akan tetapi, jangan sampai rasa bersedih tersebut menjadi berlarut-larut, terlebih jika sampai menyesali keadaan dan menyalahkan situasi hingga menyalahkan diri sendiri. Hal ini malah akan membuat Anda menjadi lebih terpuruk.

Daripada menyalahkan situasi dan diri sendiri, sebaiknya Anda fokus dan bersyukur pada apa yang dimiliki sekarang ini. Anda bisa menjadikan si kecil sebagai motivasi, supaya Anda bisa semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Selain itu, buanglah semua pikiran negatif menjadi single parent.

2. Berpikir Positif

Walaupun sulit untuk dilakukan, namun menjaga pikiran untuk tetap berpikir positif dapat memberikan dampak yang baik untuk tubuh. Contohnya seperti membantu membangkitkan resiliensi, ialah kemampuan dalam diri untuk bertahan, pulih, dan mampu beradaptasi dalam situasi yang menekan atau tidak menyenangkan.

Untuk menghasilkan pikiran yang positif, hal utama yang bisa dilakukan yaitu selalu bersyukur terhadap apa yang sudah ditakdirkan. Percayalah bahwa masa sulit ini bisa Anda lewati dan semuanya akan baik-baik saja.

3. Luangkan Waktu untuk Mengapresiasi Diri Sendiri

Menjalani peran sebagai seorang single parent, biasanya hari-harinya akan diisi oleh kesibukan yang padat, baik itu bekerja ataupun mengasuh dan mendidik anak. Karena kesibukan yang padat, terkadang single parent lupa untuk mengapresiasi diri sendiri. Padahal, mengapresiasi diri sendiri itu cukup penting.

Dengan mengapresiasi diri, pikiran Anda bisa menjadi lebih fresh dan tenaga pulih kembali. Anda bisa mengapresiasi diri sendiri dengan pergi memanjakan diri, seperti misalnya pergi ke salon untuk waktu me time, pergi bersama teman-teman, atau Anda bisa pergi hangout ke alam terbuka.

Pada akhirnya, sangat penting untuk menjalani hidup yang bahagia dan tidak menyalahkan diri sendiri karena berperan sebagai single parent.

4. Jangan Ragu untuk Libatkan Orang Terdekat

Menjadi single parent membuat Anda harus bekerja ekstra agar kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi. Oleh sebab itu, harus ada kerjasama dengan mantan pasangan dalam hal tanggung jawab merawat dan mengasuh anak. Bila perlu, jangan ragu untuk meminta bantuan dalam mengasuh anak, seperti ke orang tua, saudara dekat, teman dekat, atau bahkan ke tetangga.

Apabila Anda merasa memiliki finansial yang sehat, tidak ada salahnya untuk menggunakan jasa asisten rumah tangga ataupun jasa pengasuh anak. Dengan begitu, pekerjaan rumah pun bisa menjadi lebih ringan.

Itulah sedikit tips yang bisa Anda terapkan untuk menjadi single parent yang tangguh serta bahagia. Percayalah bahwa Anda dapat melakukan yang terbaik untuk anak.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button