BalitaBayiKesehatanTumbuh Kembang

Ketahui Perbedaan Autisme dan Down Syndrom

Autisme dan Down syndrom adalah dua kondisi medis yang sering kali membingungkan bagi banyak orang. Keduanya berhubungan dengan perkembangan individu dan memengaruhi cara seseorang berinteraksi dengan dunia di sekitarnya.

Kebanyakan orang yang belum mengetahuinya seringkali terbalik menyebut down sindrom dan autism ataupun menganggap bahwa keduanya sama. Namun, ada perbedaan yang signifikan antara kedua kondisi ini baik dari segi penyebab dan karakteristiknya.

Penyebab Autisme dan Down Syndrom

Autisme

Autisme adalah gangguan perkembangan neurologis yang memengaruhi perilaku, interaksi sosial, dan komunikasi seseorang. Individu dengan autisme sering menunjukkan pola perilaku yang terbatas, minat yang sangat spesifik, kesulitan dalam berkomunikasi, serta kesulitan dalam menafsirkan dan merespons interaksi sosial.

Meskipun penyebab pasti autisme belum sepenuhnya dipahami, ada faktor genetik dan lingkungan yang diduga berperan. Riset mendukung adanya kombinasi faktor genetik dan lingkungan yang berkontribusi pada perkembangan autisme.

Down Syndrom

Down syndrom adalah kondisi genetik yang disebabkan oleh keberadaan tambahan salinan penuh atau sebagian kromosom 21. sesorang dengan down syndrom cenderung memiliki ciri fisik tertentu, seperti wajah yang khas, serta seringkali memiliki tantangan dalam pengembangan intelektual dan fisik.

Kondisi ini disebabkan oleh kelebihan materi genetik pada kromosom 21, biasanya disebabkan oleh kesalahan selama pembelahan sel reproduksi. Ini menyebabkan adanya tambahan kromosom 21 pada sel anak yang baru terbentuk.

Karakteristik

Pengidap autisme  memiliki gangguan perilaku yang muncul sejak lahir, tetapi penyebabnya tidak diketahui secara pasti. Anak autis mengalami kesulitan belajar bahasa dan keterampilan sosial yang berkaitan dengan lingkungan, dan mungkin juga agresif. Namun untuk ciri fisiknya, mereka terlihat seperti orang normal pada umumnya.

Sedangkan down syndrome menyebabkan pengidapnya memiliki ciri tampilan fisik yang khas, serta keterbelakangan intelektual yang bervariasi, yang bisa menyebabkan kecacatan dalam belajar. Disamping itu, kemungkinan gangguan kesehatan seperti masalah jantung.

Meski demikian, kemampuan atau potensi anak yang mengidap autisme maupun down syndrome bisa dilatih.

Kedua kondisi ini memang bukanlah penyakit yang ada obatnya. Namun ada beberapa cara atau terapi yang dapat diberikan guna mendukung perkembangan baik mereka yang mengidap down syndrome atau autis.

Untuk para orang tua yang memiliki anak dengan kondisi tersebut diperlukan kesabaran yang sangat tinggi dalam menghadapi dan menerapkan pola asuh untuk mereka.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button