BayiKesehatanLife

Bolehkah Bayi Diajak Berenang? Dan Apa Manfaatnya?

Berenang ialah salah satu aktivitas olahraga air yang cukup banyak disukai oleh kebanyakan orang, termasuk anak-anak. Tidak hanya menyenangkan, rutin menjalani aktivitas berenang juga bisa memberikan berbagai manfaat untuk tubuh.

Selain itu, aktivitas ini pun terbuka dan boleh dilakukan oleh setiap kategori umur, termasuk bayi. Namun, masih ada sebagian orang tua yang enggan atau tidak mau mengajak bayinya berenang. Sebagian orang tua tersebut mungkin merasa takut jika terjadi sesuatu pada bayinya ketika berenang, seperti misalnya takut tenggelam, air kolam renang yang masuk ke saluran pernafasan bayi, dan lain sebagainya.

Lantas yang jadi pertanyaan, bolehkah bayi diajak berenang?

Mengetahui Waktu yang Tepat untuk Mengajari Bayi Berenang

Mengutip situs BabyCentre, bayi bisa diajak berenang kapan saja sejak ia lahir, meskipun sebagian besar kelas renang untuk bayi dimulai pada saat si kecil sudah berusia 6 minggu. Artinya, meskipun bayi baru lahir atau masih berusia di bawah 1 bulan, bayi boleh untuk di ajak berenang atau bermain air.

Namun, akan lebih baik apabila si kecil diajak berenang untuk pertama kalinya saat ia sudah bisa mengendalikan tubuhnya sendiri.

Jadi, waktu yang tepat untuk mengajak si kecil berenang yaitu saat ia sudah memasuki usia 4 – 6 bulan, ataupun saat bayi sudah dapat menyangga kepalanya sendiri ketika digendong dan bayi sudah bisa duduk dengan tegak.

Selain itu, apabila bayi masih berusia di bawah 6 bulan, sebaiknya hindari berenang di kolam renang yang umum. Sebab, kolam yang digunakan oleh banyak orang berisiko membuat kulit si kecil mengalami iritasi.

Manfaat Berenang untuk Bayi

Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh si kecil saat ia rutin berenang, di antaranya mulai dari:

1. Melatih Otot Bayi

Manfaat pertama untuk bayi dengan rutin berenang yaitu secara tidak langsung bisa melatih ototnya. Saat si kecil berenang, ia akan menggerakkan kaki, lengan, mengangkat kepalanya, dan melakukan sinkronisasi antar otot di tubuhnya.

Selain itu, manfaat berenang lainnya ialah juga bisa mendukung perkembangan sendi-sendi si kecil.

2. Baik untuk Jantung Bayi

Tidak hanya untuk melatih otot, berenang juga dapat membuat kesehatan jantung dan pembuluh darah bayi menjadi sangat baik, dan juga bisa memperkuat kondisi paru-paru bayi.

3. Meningkatkan Sistem Motorik dan Keseimbangannya

Sejalan dengan terbentuknya otot pada tubuh bayi, berenang di kolam renang bisa membantu bayi meningkatkan sistem motorik dan keseimbangannya, misalnya seperti pola gerakan tangan dan kaki bayi semakin selaras atau serasi.

Gerakan-gerakan sederhana seperti itu dapat menjadi sebuah pencapaian dalam proses tumbuh kembang bayi.

4. Baik untuk Perkembangan Kognitif Bayi

Menggerakkan kaki dan tangan yang selaras di kolam renang bisa membantu pertumbuhan otak bayi. Pasalnya, gerakan-gerakan tersebut juga mendukung perkembangan koneksi sel-sel saraf di otak bayi.

Di masa mendatang nantinya, hal tersebut akan memberikan manfaat positif terhadap kemampuan kognitifnya, seperti kemampuan akademik, membaca, menulis, bahasa, serta kecerdasan parsial.

5. Meningkatkan Kualitas Tidur Bayi

Saat bayi berenang, maka energi yang dikeluarkan si kecil pun juga menjadi lebih banyak. Karena itu, tidak heran bayi biasanya akan lebih mudah tidur sesaat setelah ia selesai berenang.

Selain itu, rasa lelah yang diterima bayi saat ia selesai berenang dapat meningkatkan kualitas tidurnya. Tidur yang berkualitas serta nyenyak akan sangat baik, sebab energi yang sudah terisi kembali usai tidur dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button