Kesehatan

Bahaya Membiarkan Anak Suka Jajan Sembarangan!

Anak-anak yang gemar jajan sembarangan atau membeli makanan di luar kian menjadi perhatian. Anak-anak yang cenderung memilih jajan sembarangan, seperti makanan cepat saji, camilan manis, atau minuman bersoda, seringkali tidak menyadari konsekuensi jangka panjang yang mungkin muncul.

Untuk itulah orang tua diharapkan bisa dapat lebih memperhatikan kebiasaan anak yang suka jajan. Selain berdampak bagi kesehatan si kecil, kebiasaan jajan ini juga memicu perilaku konsumtif pada anak.

Akibat Anak Suka Jajan Sembarangan

Anak-anak mudah sekali untuk tergoda ketika melihat ragam makanan di pinggir jalan. Bentuk, warna, dan rasa dari makanan di pinggiran memang membuat anak tergiur untuk membelinya. Namun justru hal itu yang membuat makanan pinggiran tersebut tidak higienis. Mari kita ketahui bersama lebih lanjut dampak dari jajan sembarangan bagi anak.

1. Diare

Jajan sembarangan bisa menyebabkan anak terkena diare karena makanan bisa tercemar berbagai jenis bakteri makanan, virus, dan kotoran. Hal ini timbul akibat pengolahan, pengemasan, hingga penyimpanan makanan yang tidak higienis.

2. Keracunan Makanan

Keracunan terjadi akibat si kecil mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri atau penggunaan bahan baku yang keamanannya tidak kita ketahui. Kondisi ini keracunan makanan ini biasanya ditandai dengan mual, muntah, sakit kepala, sakit perut, demam, hingga menggigil beberapa waktu setelah konsumsi makanan tertentu.

3. Kenaikan Berat Badan

Makanan cepat saji dan camilan yang tinggi lemak, gula, dan kalori dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang berlebihan. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terkena obesitas pada anak-anak.

4. Radang tenggorokan

Akibat jajan sembarangan lainnya, terutama jika diproses dengan cara digoreng atau diberi bumbu sintetis tambahan juga dapat membuat anak mengalami radang tenggorokan. Gejala awal gangguan ini umumnya adalah anak merasa gatal di tenggorokan hingga sakit saat menelan. Tak jarang, radang tenggorokan disertai dengan batuk.

5. Kekurangan Nutrisi

Pilihan makanan jajanan sembarangan cenderung rendah akan nutrisi yang diperlukan tubuh. Hal ini dapat mengakibatkan kekurangan vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

6. Karsinogenik

Karsinogenik atau bahan kimia yang tidak diperuntukkan untuk makanan dan bisa memicu kanker. Misalnya, pewarna, pemanis, dan pengawet buatan. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, bahan-bahan kimia ini mengendap dan merusak suatu zat dengan mengubah DNA dalam sel-sel tubuh. Akibatnya, si kecil  berisiko tinggi mengidap tumor hingga kanker.

Cara terbaik untuk menghentikan kebiasaan suka jajan pada anak adalah dengan membuatkan bekal makanan yang lezat dan bergizi. Ketika anak merengek minta jajan sebaiknya jangan selalu dituruti, biarkan mereka menangis. Selain itu juga coba beri pengertian dan penjelasan kepada anak soal dampak berbahaya apabila mereka suka mengkonsumsi jajanan di luar.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button