{"id":9674,"date":"2024-05-02T17:07:39","date_gmt":"2024-05-02T17:07:39","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674"},"modified":"2024-05-02T17:29:41","modified_gmt":"2024-05-02T17:29:41","slug":"perawatan-mandiri-di-rumah-untuk-anak-yang-terkena-db","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674","title":{"rendered":"Perawatan Mandiri di Rumah jika Anak Terkena DB"},"content":{"rendered":"<p>Demam berdarah adalah kondisi serius yang disebabkan oleh infeksi virus dengue dan dapat mengancam nyawa jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Meskipun demam berdarah memerlukan perawatan medis, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah untuk membantu meredakan gejalanya dan memberikan perawatan sementara sebelum mencari bantuan medis.<\/p>\n<p>Berikut adalah beberapa tips untuk merawat anak yang terkena demam berdarah di rumah:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Pantau Suhu Tubuh Anak<\/strong>: Gunakan termometer untuk memantau suhu tubuh anak secara teratur. Jika suhu tubuh anak meningkat secara signifikan, segera hubungi dokter.<\/li>\n<li><strong>Berikan Cairan yang Cukup<\/strong>: Pastikan anak Anda minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi. Berikan air putih, jus buah, atau oralit secara teratur.<\/li>\n<li><strong>Istirahat yang Cukup<\/strong>: Anjurkan anak untuk beristirahat yang cukup. Istirahat yang cukup membantu tubuh memulihkan diri dan melawan infeksi dengan lebih baik.<\/li>\n<li><strong>Kompres Dingin<\/strong>: Untuk meredakan demam, gunakan kompres dingin dengan air hangat atau lap basah pada dahi dan leher anak. Ini dapat membantu menurunkan suhu tubuh dan membuat anak merasa lebih nyaman.<\/li>\n<li><strong>Jaga Kebersihan<\/strong>: Pastikan lingkungan sekitar anak tetap bersih dan higienis. Bersihkan tempat tidur dan lingkungan sekitar anak secara teratur untuk mencegah penyebaran infeksi.<\/li>\n<li><strong>Jangan Berikan Obat Penurun Demam Berdarah<\/strong>: Hindari memberikan obat penurun demam yang mengandung aspirin kepada anak yang diduga terkena demam berdarah, karena dapat meningkatkan risiko pendarahan.<\/li>\n<li><strong>Perhatikan Gejala Darurat<\/strong>: Waspadai gejala darurat seperti muntah berulang, pendarahan dari hidung atau gusi, perut kembung, atau lemas yang parah. Segera cari bantuan medis jika Anda melihat gejala-gejala ini.<\/li>\n<li><strong>Pantau Perkembangan Gejala<\/strong>: Perhatikan perubahan dalam kondisi anak, termasuk suhu tubuh yang terus meningkat, penurunan kesadaran, atau perubahan warna kulit. Jika ada perubahan yang mencolok, segera hubungi dokter.<\/li>\n<li><strong>Berikan Makanan yang Bergizi<\/strong>: Pastikan anak Anda mendapatkan asupan makanan yang seimbang dan bergizi untuk membantu mempercepat proses pemulihan.<\/li>\n<li><strong>Jangan Panik<\/strong>: Meskipun demam berdarah bisa menakutkan, tetap tenang dan berikan dukungan yang kuat kepada anak Anda. Ketenangan Anda akan membantu anak merasa lebih aman dan tenang.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Meskipun langkah-langkah di atas dapat membantu meredakan gejala demam berdarah secara sementara, penting untuk segera mencari bantuan medis profesional jika kondisi anak tidak membaik atau memburuk. Demam berdarah adalah kondisi serius yang memerlukan perawatan medis yang tepat dan segera.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Demam berdarah adalah kondisi serius yang disebabkan oleh infeksi virus dengue dan dapat mengancam nyawa jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Meskipun demam berdarah memerlukan perawatan medis, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah untuk membantu meredakan gejalanya dan memberikan perawatan sementara sebelum mencari bantuan medis. Berikut adalah beberapa tips untuk &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":9673,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[78,77,18],"class_list":["post-9674","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","tag-info","tag-kesehatan","tag-tips"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perawatan Mandiri di Rumah jika Anak Terkena DB - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Meskipun demam berdarah memerlukan perawatan medis, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah untuk membantu meredakan gejalanya dan memberikan perawatan sementara sebelum mencari bantuan medis.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perawatan Mandiri di Rumah jika Anak Terkena DB - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meskipun demam berdarah memerlukan perawatan medis, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah untuk membantu meredakan gejalanya dan memberikan perawatan sementara sebelum mencari bantuan medis.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-02T17:07:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-02T17:29:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/images-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"318\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Perawatan Mandiri di Rumah jika Anak Terkena DB\",\"datePublished\":\"2024-05-02T17:07:39+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-02T17:29:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674\"},\"wordCount\":360,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/images-1.jpg\",\"keywords\":[\"info\",\"kesehatan\",\"tips\"],\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674\",\"name\":\"Perawatan Mandiri di Rumah jika Anak Terkena DB - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/images-1.jpg\",\"datePublished\":\"2024-05-02T17:07:39+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-02T17:29:41+00:00\",\"description\":\"Meskipun demam berdarah memerlukan perawatan medis, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah untuk membantu meredakan gejalanya dan memberikan perawatan sementara sebelum mencari bantuan medis.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/images-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/images-1.jpg\",\"width\":318,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perawatan Mandiri di Rumah jika Anak Terkena DB\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perawatan Mandiri di Rumah jika Anak Terkena DB - TemanMama","description":"Meskipun demam berdarah memerlukan perawatan medis, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah untuk membantu meredakan gejalanya dan memberikan perawatan sementara sebelum mencari bantuan medis.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perawatan Mandiri di Rumah jika Anak Terkena DB - TemanMama","og_description":"Meskipun demam berdarah memerlukan perawatan medis, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah untuk membantu meredakan gejalanya dan memberikan perawatan sementara sebelum mencari bantuan medis.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-05-02T17:07:39+00:00","article_modified_time":"2024-05-02T17:29:41+00:00","og_image":[{"width":318,"height":159,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/images-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Perawatan Mandiri di Rumah jika Anak Terkena DB","datePublished":"2024-05-02T17:07:39+00:00","dateModified":"2024-05-02T17:29:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674"},"wordCount":360,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/images-1.jpg","keywords":["info","kesehatan","tips"],"articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674","name":"Perawatan Mandiri di Rumah jika Anak Terkena DB - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/images-1.jpg","datePublished":"2024-05-02T17:07:39+00:00","dateModified":"2024-05-02T17:29:41+00:00","description":"Meskipun demam berdarah memerlukan perawatan medis, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah untuk membantu meredakan gejalanya dan memberikan perawatan sementara sebelum mencari bantuan medis.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=9674"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/images-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/images-1.jpg","width":318,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=9674#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perawatan Mandiri di Rumah jika Anak Terkena DB"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9674","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9674"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9674\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9679,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9674\/revisions\/9679"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9673"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9674"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9674"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9674"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}