{"id":8784,"date":"2024-04-16T08:35:55","date_gmt":"2024-04-16T08:35:55","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784"},"modified":"2024-04-16T08:35:55","modified_gmt":"2024-04-16T08:35:55","slug":"mengenal-solusio-plasenta-penyebab-gejala-dan-penanganan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784","title":{"rendered":"Mengenal Solusio Plasenta: Penyebab, Gejala, dan Penanganan"},"content":{"rendered":"<p>Solusio plasenta adalah kondisi serius yang terjadi saat plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum bayi lahir. Kondisi ini dapat mengancam nyawa ibu hamil dan janinnya. Meskipun jarang terjadi, namun solusio plasenta memerlukan penanganan medis segera untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.<\/p>\n<h3>Apa itu Solusio Plasenta?<\/h3>\n<p>Solusio plasenta terjadi ketika plasenta, organ yang menyediakan nutrisi dan oksigen untuk janin dalam kandungan, terlepas dari dinding rahim sebelum proses persalinan. Ini dapat mengganggu pasokan darah dan oksigen yang diperlukan oleh janin untuk bertumbuh dan berkembang dengan baik.<\/p>\n<h3>Penyebab Solusio Plasenta<\/h3>\n<p>Penyebab pasti solusio plasenta belum sepenuhnya dipahami, namun beberapa faktor risiko telah diidentifikasi, termasuk:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Hipertensi<\/strong>: Tekanan darah tinggi selama kehamilan dapat meningkatkan risiko terjadinya solusio plasenta.<\/li>\n<li><strong>Trauma Abdominal<\/strong>: Cedera atau trauma pada perut, misalnya akibat kecelakaan mobil, dapat meningkatkan risiko terjadinya solusio plasenta.<\/li>\n<li><strong>Merokok<\/strong>: Merokok selama kehamilan dapat meningkatkan risiko terjadinya solusio plasenta.<\/li>\n<li><strong>Usia<\/strong>: Wanita yang hamil di usia lanjut memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami solusio plasenta.<\/li>\n<li><strong>Riwayat<\/strong>: Jika seorang wanita telah mengalami solusio plasenta sebelumnya, risiko terjadinya kembali pada kehamilan berikutnya lebih tinggi.<\/li>\n<\/ol>\n<h4>Gejala Solusio Plasenta<\/h4>\n<p>Gejala solusio plasenta dapat bervariasi, tetapi beberapa yang umum termasuk:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Pendarahan Vagina<\/strong>: Pendarahan yang tidak normal pada trimester ketiga kehamilan adalah tanda utama solusio plasenta.<\/li>\n<li><strong>Nyeri Perut<\/strong>: Nyeri perut yang hebat atau terus menerus, terutama jika disertai dengan kontraksi.<\/li>\n<li><strong>Kontraksi Rahim<\/strong>: Kontraksi yang terjadi secara tidak teratur atau lebih sering dari biasanya.<\/li>\n<li><strong>Tekanan Darah Tinggi<\/strong>: Hipertensi atau tekanan darah tinggi juga dapat menjadi gejala solusio plasenta.<\/li>\n<\/ul>\n<h4><span class=\"\"><strong>Komplikasi<\/strong> <\/span><\/h4>\n<p><span class=\"\">Ibu hamil yang mengalami solusio plasenta dapat mengancam janin, seperti :<\/span><\/p>\n<ul class=\"list-outside list-disc pl-8\">\n<li><span class=\"\">Kelahiran prematur sehingga bayi lahir dengan berat badan lahir rendah<\/span><span class=\"\"><span class=\"whitespace-nowrap\">.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span class=\"\">Asupan nutrisi dan oksigen pada janin terganggu sehingga pertumbuhan janin di dalam kandungan juga terhambat<\/span><span class=\"\"><span class=\"whitespace-nowrap\">.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span class=\"\">Meninggal dalam kandungan, jika kondisi solusio plasenta yang dialami tergolong parah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3>Penanganan<\/h3>\n<p>Penanganan solusio plasenta biasanya melibatkan perawatan medis segera untuk melindungi kesehatan ibu dan janin. Pengobatan dapat mencakup:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Perawatan Rumah Sakit<\/strong>: Wanita dengan solusio plasenta memerlukan perawatan di rumah sakit, dan mungkin memerlukan pemantauan ketat dan perawatan intensif.<\/li>\n<li><strong>Pemberian Cairan Intravena<\/strong>: Untuk menjaga cairan tubuh dan tekanan darah tetap stabil.<\/li>\n<li><strong>Transfusi Darah<\/strong>: Jika kehilangan darah signifikan terjadi akibat pendarahan.<\/li>\n<li><strong>Persalinan Darurat<\/strong>: Dalam beberapa kasus, persalinan darurat mungkin diperlukan untuk menyelamatkan nyawa ibu dan janin.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>Pencegahan Solusio Plasenta<\/h4>\n<p>Meskipun tidak selalu dapat dihindari, beberapa langkah pencegahan dapat membantu mengurangi risiko terjadinya solusio plasenta, termasuk:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengelola tekanan darah selama kehamilan.<\/li>\n<li>Hindari merokok dan konsumsi alkohol selama kehamilan.<\/li>\n<li>Menerima perawatan prenatal yang teratur dan mengikuti semua instruksi dokter.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Solusio plasenta adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian medis segera. Mengidentifikasi gejala dan mendapatkan perawatan medis yang tepat dapat membantu mengurangi risiko komplikasi serius bagi ibu dan janin. Penting bagi wanita hamil untuk selalu memantau kesehatan mereka dan berkonsultasi dengan profesional medis jika mengalami gejala yang mencurigakan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Solusio plasenta adalah kondisi serius yang terjadi saat plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum bayi lahir. Kondisi ini dapat mengancam nyawa ibu hamil dan janinnya. Meskipun jarang terjadi, namun solusio plasenta memerlukan penanganan medis segera untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Apa itu Solusio Plasenta? Solusio plasenta terjadi ketika plasenta, organ yang menyediakan nutrisi dan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":8783,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-8784","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kehamilan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Solusio Plasenta: Penyebab, Gejala, dan Penanganan - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Solusio plasenta adalah komplikasi kehamilan yang terbilang langka, tetapi dapat berujung fatal. Solusio plasenta terjadi saat sebagian atau seluruh plasenta terpisah dari dinding bagian dalam rahim sebelum melahirkan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Solusio Plasenta: Penyebab, Gejala, dan Penanganan - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Solusio plasenta adalah komplikasi kehamilan yang terbilang langka, tetapi dapat berujung fatal. Solusio plasenta terjadi saat sebagian atau seluruh plasenta terpisah dari dinding bagian dalam rahim sebelum melahirkan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-16T08:35:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/hati-hati-solusio-plasenta-bisa-mengancam-keselamatan-ibu-dan-janin-44.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Mengenal Solusio Plasenta: Penyebab, Gejala, dan Penanganan\",\"datePublished\":\"2024-04-16T08:35:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784\"},\"wordCount\":457,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/hati-hati-solusio-plasenta-bisa-mengancam-keselamatan-ibu-dan-janin-44.jpg\",\"articleSection\":[\"Kehamilan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784\",\"name\":\"Mengenal Solusio Plasenta: Penyebab, Gejala, dan Penanganan - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/hati-hati-solusio-plasenta-bisa-mengancam-keselamatan-ibu-dan-janin-44.jpg\",\"datePublished\":\"2024-04-16T08:35:55+00:00\",\"description\":\"Solusio plasenta adalah komplikasi kehamilan yang terbilang langka, tetapi dapat berujung fatal. Solusio plasenta terjadi saat sebagian atau seluruh plasenta terpisah dari dinding bagian dalam rahim sebelum melahirkan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/hati-hati-solusio-plasenta-bisa-mengancam-keselamatan-ibu-dan-janin-44.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/hati-hati-solusio-plasenta-bisa-mengancam-keselamatan-ibu-dan-janin-44.jpg\",\"width\":600,\"height\":300},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Solusio Plasenta: Penyebab, Gejala, dan Penanganan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Solusio Plasenta: Penyebab, Gejala, dan Penanganan - TemanMama","description":"Solusio plasenta adalah komplikasi kehamilan yang terbilang langka, tetapi dapat berujung fatal. Solusio plasenta terjadi saat sebagian atau seluruh plasenta terpisah dari dinding bagian dalam rahim sebelum melahirkan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Solusio Plasenta: Penyebab, Gejala, dan Penanganan - TemanMama","og_description":"Solusio plasenta adalah komplikasi kehamilan yang terbilang langka, tetapi dapat berujung fatal. Solusio plasenta terjadi saat sebagian atau seluruh plasenta terpisah dari dinding bagian dalam rahim sebelum melahirkan.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-04-16T08:35:55+00:00","og_image":[{"width":600,"height":300,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/hati-hati-solusio-plasenta-bisa-mengancam-keselamatan-ibu-dan-janin-44.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Mengenal Solusio Plasenta: Penyebab, Gejala, dan Penanganan","datePublished":"2024-04-16T08:35:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784"},"wordCount":457,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/hati-hati-solusio-plasenta-bisa-mengancam-keselamatan-ibu-dan-janin-44.jpg","articleSection":["Kehamilan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784","name":"Mengenal Solusio Plasenta: Penyebab, Gejala, dan Penanganan - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/hati-hati-solusio-plasenta-bisa-mengancam-keselamatan-ibu-dan-janin-44.jpg","datePublished":"2024-04-16T08:35:55+00:00","description":"Solusio plasenta adalah komplikasi kehamilan yang terbilang langka, tetapi dapat berujung fatal. Solusio plasenta terjadi saat sebagian atau seluruh plasenta terpisah dari dinding bagian dalam rahim sebelum melahirkan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=8784"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/hati-hati-solusio-plasenta-bisa-mengancam-keselamatan-ibu-dan-janin-44.jpg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/hati-hati-solusio-plasenta-bisa-mengancam-keselamatan-ibu-dan-janin-44.jpg","width":600,"height":300},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=8784#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Solusio Plasenta: Penyebab, Gejala, dan Penanganan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8784","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8784"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8784\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8785,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8784\/revisions\/8785"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8783"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8784"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8784"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8784"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}