{"id":7959,"date":"2024-03-31T15:10:34","date_gmt":"2024-03-31T15:10:34","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959"},"modified":"2024-03-31T15:10:34","modified_gmt":"2024-03-31T15:10:34","slug":"pantangan-penderita-gula-darah-rendah-yang-harus-dihindari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959","title":{"rendered":"Pantangan Penderita Gula Darah Rendah yang Harus Dihindari"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gula darah rendah, atau dalam istilah medis biasa dikenal dengan hipoglikemia, adalah kondisi yang terjadi ketika kadar gula darah seseorang turun di bawah batas normalnya. Kadar gula darah normal sendiri biasanya berkisar antara 70 hingga 100 miligram per desiliter (mg\/dL).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, ketika kadar gula darah turun di bawah 70 mg\/dL, seseorang dapat mengalami gejala-gejala, seperti gemetar, keringat dingin, kebingungan, dan bahkan kehilangan kesadaran jika tidak segera ditangani.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, untuk mengelola kondisi hipoglikemia, ada sejumlah pantangan yang harus diperhatikan oleh penderitanya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, berikut ini adalah beberapa pantangan gula darah rendah yang penting untuk dihindari.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Hindari Konsumsi Tinggi Gula<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengkonsumsi makanan atau minuman dengan kandungan gula tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang kemudian diikuti oleh penurunan yang cepat. Hal ini dapat memperburuk gejala hipoglikemia. Karena itu, hindari konsumsi minuman bersoda, permen, kue-kue manis, dan makanan cepat saji yang tinggi gula.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Kurangi Konsumsi Karbohidrat Sederhana<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karbohidrat sederhana, seperti tepung putih, nasi putih, dan roti putih bisa dengan cepat dicerna oleh tubuh, sehingga dapat menyebabkan peningkatan gula darah yang cepat dan diikuti dengan penurunan tajam. Sebagai gantinya, pilihlah karbohidrat kompleks yang kaya akan kandungan serat, seperti sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan, pasalnya makanan ini diserap tubuh lebih lambat dan mencegah lonjakan gula darah.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Hindari Konsumsi Alkohol Berlebihan<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumsi alkohol berlebihan dapat memicu penurunan gula darah tajam. Selain itu, alkohol bisa mengganggu kemampuan hati untuk melepaskan glukosa ke dalam darah, sehingga dapat memperburuk kondisi hipoglikemia. Maka dari itu, penting untuk membatasi konsumsi alkohol dan pastikan untuk tidak minum alkohol dengan perut kosong.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Jangan Lewatkan Sarapan<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sarapan adalah waktu di mana tubuh mendapatkan asupan pertama glukosa setelah puasa semalam. Selain itu, melewatkan sarapan juga dapat menyebabkan penurunan gula darah pada pagi hari. Karena itu, bagi penderita gula darah rendah, pastikan untuk sarapan dengan makanan yang mengandung protein, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks untuk menjaga gula darah tetap stabil.<\/span><\/p>\n<h4><strong>5. Hindari Makanan Rendah Serat<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Serat bisa membantu dalam mengontrol penyerapan glukosa dan memperlambat proses pencernaan, yang memungkinkan gula darah tetap stabil. Hindari makanan yang rendah serat, seperti makanan olahan dan makanan cepat saji. Sebaliknya, perbanyaklah konsumsi sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh yang kaya serat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menghindari pantangan-pantangan yang telah disebutkan di atas dan memperhatikan asupan makanan serta pola makan yang sehat, Anda dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil dan mengurangi risiko gejala hipoglikemia.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gula darah rendah, atau dalam istilah medis biasa dikenal dengan hipoglikemia, adalah kondisi yang terjadi ketika kadar gula darah seseorang turun di bawah batas normalnya. Kadar gula darah normal sendiri biasanya berkisar antara 70 hingga 100 miligram per desiliter (mg\/dL).\u00a0 Nah, ketika kadar gula darah turun di bawah 70 mg\/dL, seseorang dapat mengalami gejala-gejala, seperti &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":7958,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-7959","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pantangan Penderita Gula Darah Rendah yang Harus Dihindari - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"1. Hindari Konsumsi Gula Tinggi, 2. Kurangi Konsumsi Karbohidrat, 3. Hindari Konsumsi Alkohol, 4. Jangan Lewatkan Sarapan. Selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pantangan Penderita Gula Darah Rendah yang Harus Dihindari - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"1. Hindari Konsumsi Gula Tinggi, 2. Kurangi Konsumsi Karbohidrat, 3. Hindari Konsumsi Alkohol, 4. Jangan Lewatkan Sarapan. Selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-31T15:10:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-31-at-16.49.37.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Pantangan Penderita Gula Darah Rendah yang Harus Dihindari\",\"datePublished\":\"2024-03-31T15:10:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959\"},\"wordCount\":385,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-31-at-16.49.37.jpeg\",\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959\",\"name\":\"Pantangan Penderita Gula Darah Rendah yang Harus Dihindari - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-31-at-16.49.37.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-03-31T15:10:34+00:00\",\"description\":\"1. Hindari Konsumsi Gula Tinggi, 2. Kurangi Konsumsi Karbohidrat, 3. Hindari Konsumsi Alkohol, 4. Jangan Lewatkan Sarapan. Selengkapnya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-31-at-16.49.37.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-31-at-16.49.37.jpeg\",\"width\":1500,\"height\":1000},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pantangan Penderita Gula Darah Rendah yang Harus Dihindari\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pantangan Penderita Gula Darah Rendah yang Harus Dihindari - TemanMama","description":"1. Hindari Konsumsi Gula Tinggi, 2. Kurangi Konsumsi Karbohidrat, 3. Hindari Konsumsi Alkohol, 4. Jangan Lewatkan Sarapan. Selengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pantangan Penderita Gula Darah Rendah yang Harus Dihindari - TemanMama","og_description":"1. Hindari Konsumsi Gula Tinggi, 2. Kurangi Konsumsi Karbohidrat, 3. Hindari Konsumsi Alkohol, 4. Jangan Lewatkan Sarapan. Selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-03-31T15:10:34+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":1000,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-31-at-16.49.37.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Pantangan Penderita Gula Darah Rendah yang Harus Dihindari","datePublished":"2024-03-31T15:10:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959"},"wordCount":385,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-31-at-16.49.37.jpeg","articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959","name":"Pantangan Penderita Gula Darah Rendah yang Harus Dihindari - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-31-at-16.49.37.jpeg","datePublished":"2024-03-31T15:10:34+00:00","description":"1. Hindari Konsumsi Gula Tinggi, 2. Kurangi Konsumsi Karbohidrat, 3. Hindari Konsumsi Alkohol, 4. Jangan Lewatkan Sarapan. Selengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=7959"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-31-at-16.49.37.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-31-at-16.49.37.jpeg","width":1500,"height":1000},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7959#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pantangan Penderita Gula Darah Rendah yang Harus Dihindari"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7959","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7959"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7959\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7960,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7959\/revisions\/7960"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7958"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7959"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7959"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7959"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}