{"id":7312,"date":"2024-03-20T14:28:48","date_gmt":"2024-03-20T14:28:48","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312"},"modified":"2024-03-20T14:28:48","modified_gmt":"2024-03-20T14:28:48","slug":"ciri-ciri-asam-lambung-naik-saat-puasa-yang-perlu-diwaspadai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312","title":{"rendered":"Ciri-ciri Asam Lambung Naik saat Puasa yang Perlu Diwaspadai"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Puasa merupakan salah satu ibadah yang wajib dijalani oleh umat Muslim di seluruh dunia ketika di bulan Ramadan. Selama bulan Ramadan, umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa, seperti menahan rasa lapar dan haus, dari sebelum matahari terbit sampai matahari terbenam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun puasa merupakan satu hal yang wajib dijalani oleh umat Muslim, namun bagi sebagian orang, puasa bisa menjadi tantangan tersendiri ketika asam lambung naik. GERD (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Gastroesophageal Reflux Disease<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">atau asam lambung naik ialah kondisi yang menyebabkan naiknya isi lambung ke kerongkongan. Kondisi ini bisa menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan, terutama saat berpuasa.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, untuk lebih jelasnya, berikut ini merupakan ciri-ciri asam lambung naik saat puasa yang perlu diperhatikan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Sensasi Terbakar di Dada<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu ciri utama asam lambung naik adalah sensasi terbakar di dada yang disebut sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">heartburn<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sensasi ini bisa terasa seperti terbakar atau perih di daerah dada dan tenggorokan, terutama setelah makan atau minum, sehingga bisa membuat puasa menjadi tidak nyaman.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Regurgitasi Asam<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika asam lambung naik, hal ini bisa menimbulkan terjadinya regurgitasi, yaitu di mana isi lambung, termasuk asam lambung, kembali naik ke kerongkongan. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa pahit atau asam di mulut, terlebih setelah makan, seperti saat berbuka atau sahur, dan saat berbaring.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Nyeri di Perut Bagian Atas<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada beberapa kasus, sebagian orang mungkin akan merasakan nyeri atau rasa tidak nyaman di bagian atas perut, atau lebih tepatnya di bagian bawah dada. Rasa nyeri di perut bagian atas ini disebabkan oleh iritasi yang diakibatkan karena asam lambung yang naik ke esofagus atau kerongkongan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Kesulitan Menelan<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-ciri asam lambung naik saat puasa selanjutnya ialah asam lambung naik bisa menyebabkan penderitanya kesulitan menelan atau muncul sensasi makanan yang terjebak di tenggorokan. Kondisi ini seringkali menyebabkan penderitanya batuk atau suaranya menjadi serak.<\/span><\/p>\n<h4><strong>5. Mual dan Muntah<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada beberapa kasus, beberapa orang mungkin akan mengalami mual atau bahkan muntah akibat asam lambung yang naik ke kerongkongan. Rasa mual dan muntah ini seringkali dirasakan setelah penderitanya makan atau minum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam menjalani puasa, menjaga kesehatan pencernaan menjadi sangat penting. Dengan mengenali ciri-ciri asam lambung naik dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat, seseorang dapat menjalani puasa dengan nyaman dan bisa lebih khusyuk dalam menjalani ibadah.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Puasa merupakan salah satu ibadah yang wajib dijalani oleh umat Muslim di seluruh dunia ketika di bulan Ramadan. Selama bulan Ramadan, umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa, seperti menahan rasa lapar dan haus, dari sebelum matahari terbit sampai matahari terbenam.\u00a0 Meskipun puasa merupakan satu hal yang wajib dijalani oleh umat Muslim, namun bagi sebagian orang, puasa &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":7311,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-7312","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ciri-ciri Asam Lambung Naik saat Puasa yang Perlu Diwaspadai - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"1. Sensasi Terbakar di Dada, 2. Regurgitasi Asam, 3. Nyeri di Perut Bagian Atas, 4. Kesulitan Menelan, 5. Rasa Mual dan Muntah. Selengkapnya cek di artikel ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ciri-ciri Asam Lambung Naik saat Puasa yang Perlu Diwaspadai - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"1. Sensasi Terbakar di Dada, 2. Regurgitasi Asam, 3. Nyeri di Perut Bagian Atas, 4. Kesulitan Menelan, 5. Rasa Mual dan Muntah. Selengkapnya cek di artikel ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-20T14:28:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-18-at-17.59.12.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1172\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Ciri-ciri Asam Lambung Naik saat Puasa yang Perlu Diwaspadai\",\"datePublished\":\"2024-03-20T14:28:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312\"},\"wordCount\":360,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-18-at-17.59.12.jpeg\",\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312\",\"name\":\"Ciri-ciri Asam Lambung Naik saat Puasa yang Perlu Diwaspadai - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-18-at-17.59.12.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-03-20T14:28:48+00:00\",\"description\":\"1. Sensasi Terbakar di Dada, 2. Regurgitasi Asam, 3. Nyeri di Perut Bagian Atas, 4. Kesulitan Menelan, 5. Rasa Mual dan Muntah. Selengkapnya cek di artikel ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-18-at-17.59.12.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-18-at-17.59.12.jpeg\",\"width\":1500,\"height\":1172},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ciri-ciri Asam Lambung Naik saat Puasa yang Perlu Diwaspadai\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ciri-ciri Asam Lambung Naik saat Puasa yang Perlu Diwaspadai - TemanMama","description":"1. Sensasi Terbakar di Dada, 2. Regurgitasi Asam, 3. Nyeri di Perut Bagian Atas, 4. Kesulitan Menelan, 5. Rasa Mual dan Muntah. Selengkapnya cek di artikel ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ciri-ciri Asam Lambung Naik saat Puasa yang Perlu Diwaspadai - TemanMama","og_description":"1. Sensasi Terbakar di Dada, 2. Regurgitasi Asam, 3. Nyeri di Perut Bagian Atas, 4. Kesulitan Menelan, 5. Rasa Mual dan Muntah. Selengkapnya cek di artikel ini!","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-03-20T14:28:48+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":1172,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-18-at-17.59.12.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Ciri-ciri Asam Lambung Naik saat Puasa yang Perlu Diwaspadai","datePublished":"2024-03-20T14:28:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312"},"wordCount":360,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-18-at-17.59.12.jpeg","articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312","name":"Ciri-ciri Asam Lambung Naik saat Puasa yang Perlu Diwaspadai - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-18-at-17.59.12.jpeg","datePublished":"2024-03-20T14:28:48+00:00","description":"1. Sensasi Terbakar di Dada, 2. Regurgitasi Asam, 3. Nyeri di Perut Bagian Atas, 4. Kesulitan Menelan, 5. Rasa Mual dan Muntah. Selengkapnya cek di artikel ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=7312"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-18-at-17.59.12.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-18-at-17.59.12.jpeg","width":1500,"height":1172},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7312#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ciri-ciri Asam Lambung Naik saat Puasa yang Perlu Diwaspadai"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7312","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7312"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7312\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7313,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7312\/revisions\/7313"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7311"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7312"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7312"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7312"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}