{"id":7089,"date":"2024-03-16T03:59:34","date_gmt":"2024-03-16T03:59:34","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089"},"modified":"2024-03-16T03:59:34","modified_gmt":"2024-03-16T03:59:34","slug":"risiko-kehamilan-remaja-dan-pernikahan-dini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089","title":{"rendered":"Risiko Kehamilan Remaja dan Pernikahan Dini"},"content":{"rendered":"<div class=\"flex-1 overflow-hidden\">\n<div class=\"react-scroll-to-bottom--css-nainr-79elbk h-full\">\n<div class=\"react-scroll-to-bottom--css-nainr-1n7m0yu\">\n<div class=\"flex flex-col text-sm pb-9\">\n<div class=\"w-full text-token-text-primary\" data-testid=\"conversation-turn-3\">\n<div class=\"px-4 py-2 justify-center text-base md:gap-6 m-auto\">\n<div class=\"flex flex-1 text-base mx-auto gap-3 md:px-5 lg:px-1 xl:px-5 md:max-w-3xl group final-completion\">\n<div class=\"relative flex w-full flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex-col gap-1 md:gap-3\">\n<div class=\"flex flex-grow flex-col max-w-full\">\n<div class=\"min-h-[20px] text-message flex flex-col items-start gap-3 whitespace-pre-wrap break-words [.text-message+&amp;]:mt-5 overflow-x-auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"358bf309-0833-47ee-9501-93fffbdb9ffa\">\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert dark\">\n<p>Kehamilan remaja dan pernikahan dini merupakan dua isu yang seringkali menjadi perhatian dalam masyarakat. Keduanya membawa risiko besar bagi kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial remaja serta dampak yang signifikan bagi perkembangan individu dan masyarakat secara keseluruhan. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi beberapa risiko utama yang terkait dengan kehamilan remaja dan pernikahan dini, serta upaya-upaya pencegahan yang dapat dilakukan.<\/p>\n<h3>Risiko Kesehatan Fisik<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Komplikasi Kehamilan dan Persalinan<\/strong>: Remaja memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi selama kehamilan dan persalinan dibandingkan dengan wanita yang hamil pada usia dewasa. Ini termasuk preeklamsia, kelahiran prematur, dan berat bayi lahir rendah.<\/li>\n<li><strong>Kesehatan Bayi<\/strong>: Bayi yang lahir dari ibu remaja memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami masalah kesehatan fisik dan perkembangan, termasuk risiko kematian neonatal.<\/li>\n<li><strong>Kesehatan Reproduksi<\/strong>: Kehamilan remaja dapat meningkatkan risiko infeksi menular seksual (IMS) dan HIV\/AIDS, karena remaja cenderung kurang sadar akan praktik-praktik seks yang aman.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Risiko Kesehatan Emosional dan Sosial<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Stigma dan Diskriminasi<\/strong>: Remaja yang hamil atau menikah pada usia muda sering kali menghadapi stigma dan diskriminasi dari masyarakat, teman sebaya, dan bahkan keluarga sendiri.<\/li>\n<li><strong>Keterbatasan Pendidikan<\/strong>: Kehamilan remaja dan pernikahan dini dapat menghambat akses remaja terhadap pendidikan yang berkualitas, membatasi peluang karier dan pertumbuhan pribadi mereka.<\/li>\n<li><strong>Kesejahteraan Mental<\/strong>: Remaja yang menghadapi tekanan sosial, ekonomi, dan emosional yang tinggi karena kehamilan atau pernikahan dini berisiko mengalami masalah kesejahteraan mental, seperti depresi dan kecemasan.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Upaya Pencegahan<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Pendidikan Seksual Komprehensif<\/strong>: Program pendidikan seksual yang komprehensif dan berbasis fakta dapat membantu remaja memahami risiko dan konsekuensi dari perilaku seksual tidak aman serta cara mengambil keputusan yang bertanggung jawab.<\/li>\n<li><strong>Akses Terhadap Kontrasepsi<\/strong>: Memastikan remaja memiliki akses yang mudah dan terjangkau terhadap kontrasepsi yang efektif dapat membantu mengurangi angka kehamilan remaja yang tidak diinginkan.<\/li>\n<li><strong>Pemberdayaan Perempuan<\/strong>: Meningkatkan akses perempuan terhadap pendidikan, keterampilan, dan kesempatan ekonomi dapat membantu mereka mengambil kontrol atas keputusan mereka sendiri terkait dengan tubuh dan masa depan mereka.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan pemahaman yang lebih baik tentang risiko yang terkait dengan kehamilan remaja dan pernikahan dini, serta upaya-upaya pencegahan yang dapat dilakukan, kita dapat bekerja sama untuk melindungi kesejahteraan dan masa depan generasi muda. Hanya dengan pendekatan yang holistik dan kolaboratif, kita dapat mengatasi masalah ini dan menciptakan masyarakat yang lebih aman dan berkelanjutan bagi semua individu.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"mt-1 flex justify-start gap-3 empty:hidden\">\n<div class=\"text-gray-400 flex self-end lg:self-center items-center justify-center lg:justify-start mt-0 -ml-1 h-7 gap-[2px] visible\"><button class=\"flex items-center gap-1.5 rounded-md p-1 text-xs text-token-text-tertiary hover:text-token-text-primary md:invisible md:group-hover:visible md:group-[.final-completion]:visible\"><\/button><\/p>\n<div class=\"flex items-center gap-1.5 text-xs\"><\/div>\n<div class=\"flex\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"pr-2 lg:pr-0\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"w-full pt-2 md:pt-0 dark:border-white\/20 md:border-transparent md:dark:border-transparent md:w-[calc(100%-.5rem)]\">\n<form class=\"stretch mx-2 flex flex-row gap-3 last:mb-2 md:mx-4 md:last:mb-6 lg:mx-auto lg:max-w-2xl xl:max-w-3xl\">\n<div class=\"relative flex h-full flex-1 flex-col\">\n<div class=\"flex w-full items-center\"><\/div>\n<\/div>\n<\/form>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kehamilan remaja dan pernikahan dini merupakan dua isu yang seringkali menjadi perhatian dalam masyarakat. Keduanya membawa risiko besar bagi kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial remaja serta dampak yang signifikan bagi perkembangan individu dan masyarakat secara keseluruhan. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi beberapa risiko utama yang terkait dengan kehamilan remaja dan pernikahan dini, serta upaya-upaya &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7090,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,4,7,6,10],"tags":[],"class_list":["post-7089","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kehamilan","category-keluarga","category-kesehatan","category-life","category-pernikahan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Risiko Kehamilan Remaja dan Pernikahan Dini - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kehamilan remaja dan pernikahan dini merupakan dua isu yang seringkali menjadi perhatian dalam masyarakat. Keduanya membawa risiko besar bagi kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial remaja serta dampak yang signifikan bagi perkembangan individu dan masyarakat secara keseluruhan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Risiko Kehamilan Remaja dan Pernikahan Dini - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kehamilan remaja dan pernikahan dini merupakan dua isu yang seringkali menjadi perhatian dalam masyarakat. Keduanya membawa risiko besar bagi kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial remaja serta dampak yang signifikan bagi perkembangan individu dan masyarakat secara keseluruhan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-16T03:59:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/1331.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"804\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Momore\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Momore\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089\"},\"author\":{\"name\":\"Momore\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216\"},\"headline\":\"Risiko Kehamilan Remaja dan Pernikahan Dini\",\"datePublished\":\"2024-03-16T03:59:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089\"},\"wordCount\":366,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/1331.jpg\",\"articleSection\":[\"Kehamilan\",\"Keluarga\",\"Kesehatan\",\"Life\",\"Pernikahan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089\",\"name\":\"Risiko Kehamilan Remaja dan Pernikahan Dini - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/1331.jpg\",\"datePublished\":\"2024-03-16T03:59:34+00:00\",\"description\":\"Kehamilan remaja dan pernikahan dini merupakan dua isu yang seringkali menjadi perhatian dalam masyarakat. Keduanya membawa risiko besar bagi kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial remaja serta dampak yang signifikan bagi perkembangan individu dan masyarakat secara keseluruhan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/1331.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/1331.jpg\",\"width\":804,\"height\":350},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Risiko Kehamilan Remaja dan Pernikahan Dini\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216\",\"name\":\"Momore\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Momore\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=2\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Risiko Kehamilan Remaja dan Pernikahan Dini - TemanMama","description":"Kehamilan remaja dan pernikahan dini merupakan dua isu yang seringkali menjadi perhatian dalam masyarakat. Keduanya membawa risiko besar bagi kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial remaja serta dampak yang signifikan bagi perkembangan individu dan masyarakat secara keseluruhan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Risiko Kehamilan Remaja dan Pernikahan Dini - TemanMama","og_description":"Kehamilan remaja dan pernikahan dini merupakan dua isu yang seringkali menjadi perhatian dalam masyarakat. Keduanya membawa risiko besar bagi kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial remaja serta dampak yang signifikan bagi perkembangan individu dan masyarakat secara keseluruhan.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-03-16T03:59:34+00:00","og_image":[{"width":804,"height":350,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/1331.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Momore","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Momore","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089"},"author":{"name":"Momore","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216"},"headline":"Risiko Kehamilan Remaja dan Pernikahan Dini","datePublished":"2024-03-16T03:59:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089"},"wordCount":366,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/1331.jpg","articleSection":["Kehamilan","Keluarga","Kesehatan","Life","Pernikahan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089","name":"Risiko Kehamilan Remaja dan Pernikahan Dini - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/1331.jpg","datePublished":"2024-03-16T03:59:34+00:00","description":"Kehamilan remaja dan pernikahan dini merupakan dua isu yang seringkali menjadi perhatian dalam masyarakat. Keduanya membawa risiko besar bagi kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial remaja serta dampak yang signifikan bagi perkembangan individu dan masyarakat secara keseluruhan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=7089"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/1331.jpg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/1331.jpg","width":804,"height":350},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=7089#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Risiko Kehamilan Remaja dan Pernikahan Dini"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216","name":"Momore","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g","caption":"Momore"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=2"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7089","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7089"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7089\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7091,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7089\/revisions\/7091"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7089"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7089"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7089"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}