{"id":6914,"date":"2024-03-13T16:20:10","date_gmt":"2024-03-13T16:20:10","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914"},"modified":"2024-03-13T16:20:10","modified_gmt":"2024-03-13T16:20:10","slug":"dampak-orang-tua-sering-bertengkar-pada-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914","title":{"rendered":"Dampak Orang Tua Sering Bertengkar pada Anak"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konflik antara orang tua adalah suatu hal yang normal dari kehidupan keluarga. Namun, ketika pertengkaran antara orang tua terjadi terlalu sering, hal ini bisa memberikan dampak yang negatif bagi kesejahteraan anak-anak. Pertengkaran rumah tangga yang terus terjadi tidak hanya mempengaruhi hubungan suami istri sendiri, tetapi juga memiliki konsekuensi yang serius bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, untuk lebih jelasnya, dalam artikel ini kita akan membahas mengenai beberapa dampak yang mungkin terjadi pada anak ketika orang tua sering bertengkar.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Gangguan Emosional dan Psikologis<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertengkaran yang sering terjadi antara orang tua dapat menciptakan lingkungan yang tidak aman dan tidak nyaman bagi anak-anak. Hal ini dapat menyebabkan kecemasan, ketakutan, dan stres emosional pada anak. Anak-anak mungkin akan merasa terancam dan khawatir tentang masa depan keluarga mereka, yang dapat menyebabkan masalah psikologis, seperti depresi atau gangguan kecemasan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Masalah Perilaku<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak yang terus-menerus menyaksikan pertengkaran antara orang tua mereka cenderung meniru pola perilaku tersebut dalam hubungan anak dengan orang lain. Anak mungkin akan menjadi pribadi yang agresif, kurang sabar, dan sulit untuk berkomunikasi secara tenang. Kondisi ini bisa berdampak negatif pada hubungan sosial dan akademis anak.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Pertumbuhan Anak yang Terhambat<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertengkaran yang sering terjadi antara orang tua dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak-anak. Anak mungkin akan kesulitan untuk fokus pada tugas-tugas dan tanggung jawab mereka, seperti belajar, mengerjakan tugas sekolah, dan lain sebagainya. Gangguan ini dapat menghambat pertumbuhan sosial, emosional, dan kemampuan kognitif anak.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Penurunan Kondisi Emosional<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konflik orang tua dapat menyebabkan penurunan kondisi emosional pada anak-anak. Si kecil mungkin akan merasa bersalah, bingung, atau bahkan kesulitan mengungkapkan perasaannya terhadap diri sendiri atau orang tua mereka. Hal ini tanpa disadari bisa mempengaruhi harga diri dan keyakinan anak dalam hubungan interpersonal di masa depan atau ketika anak sudah dewasa nantinya.<\/span><\/p>\n<h4><strong>5. Kurangnya Kepercayaan dalam Hubungan<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertengkaran yang sering antara orang tua dapat merusak pandangan anak-anak tentang hubungan dan komitmen. Anak mungkin akan tumbuh dengan kurangnya kepercayaan pada kemampuan orang dewasa untuk menjaga hubungan yang sehat dan harmonis. Hal ini tentu dapat mempengaruhi cara anak membangun hubungan di masa depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dampak pertengkaran yang sering antara orang tua pada anak-anak sangatlah serius. Ini tidak hanya mempengaruhi kesejahteraan emosional dan psikologis anak, tetapi juga dapat mempengaruhi perkembangan sosial, akademis, dan perilaku anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mencari bantuan jika mereka mengalami kesulitan dalam menyelesaikan konflik rumah tangga, demi kesejahteraan dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak mereka.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konflik antara orang tua adalah suatu hal yang normal dari kehidupan keluarga. Namun, ketika pertengkaran antara orang tua terjadi terlalu sering, hal ini bisa memberikan dampak yang negatif bagi kesejahteraan anak-anak. Pertengkaran rumah tangga yang terus terjadi tidak hanya mempengaruhi hubungan suami istri sendiri, tetapi juga memiliki konsekuensi yang serius bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":6913,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,11],"tags":[],"class_list":["post-6914","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-keluarga","category-tumbuh-kembang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dampak Orang Tua Sering Bertengkar pada Anak - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"1. Gangguan Emosional dan Psikis, 2. Masalah Perilaku, 3. Pertumbuhan Anak Terhambat, 4. Penurunan Kondisi Emosional, 5. Kurang Percaya Suatu Hubungan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dampak Orang Tua Sering Bertengkar pada Anak - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"1. Gangguan Emosional dan Psikis, 2. Masalah Perilaku, 3. Pertumbuhan Anak Terhambat, 4. Penurunan Kondisi Emosional, 5. Kurang Percaya Suatu Hubungan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-13T16:20:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-18.35.56.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1075\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Dampak Orang Tua Sering Bertengkar pada Anak\",\"datePublished\":\"2024-03-13T16:20:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914\"},\"wordCount\":399,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-18.35.56.jpeg\",\"articleSection\":[\"Keluarga\",\"Tumbuh Kembang\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914\",\"name\":\"Dampak Orang Tua Sering Bertengkar pada Anak - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-18.35.56.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-03-13T16:20:10+00:00\",\"description\":\"1. Gangguan Emosional dan Psikis, 2. Masalah Perilaku, 3. Pertumbuhan Anak Terhambat, 4. Penurunan Kondisi Emosional, 5. Kurang Percaya Suatu Hubungan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-18.35.56.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-18.35.56.jpeg\",\"width\":1500,\"height\":1075},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dampak Orang Tua Sering Bertengkar pada Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dampak Orang Tua Sering Bertengkar pada Anak - TemanMama","description":"1. Gangguan Emosional dan Psikis, 2. Masalah Perilaku, 3. Pertumbuhan Anak Terhambat, 4. Penurunan Kondisi Emosional, 5. Kurang Percaya Suatu Hubungan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dampak Orang Tua Sering Bertengkar pada Anak - TemanMama","og_description":"1. Gangguan Emosional dan Psikis, 2. Masalah Perilaku, 3. Pertumbuhan Anak Terhambat, 4. Penurunan Kondisi Emosional, 5. Kurang Percaya Suatu Hubungan.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-03-13T16:20:10+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":1075,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-18.35.56.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Dampak Orang Tua Sering Bertengkar pada Anak","datePublished":"2024-03-13T16:20:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914"},"wordCount":399,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-18.35.56.jpeg","articleSection":["Keluarga","Tumbuh Kembang"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914","name":"Dampak Orang Tua Sering Bertengkar pada Anak - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-18.35.56.jpeg","datePublished":"2024-03-13T16:20:10+00:00","description":"1. Gangguan Emosional dan Psikis, 2. Masalah Perilaku, 3. Pertumbuhan Anak Terhambat, 4. Penurunan Kondisi Emosional, 5. Kurang Percaya Suatu Hubungan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=6914"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-18.35.56.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-18.35.56.jpeg","width":1500,"height":1075},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=6914#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dampak Orang Tua Sering Bertengkar pada Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6914","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6914"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6914\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6915,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6914\/revisions\/6915"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6913"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6914"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6914"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6914"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}