{"id":5882,"date":"2024-02-25T13:45:13","date_gmt":"2024-02-25T13:45:13","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882"},"modified":"2024-02-25T13:45:13","modified_gmt":"2024-02-25T13:45:13","slug":"beberapa-alasan-yang-membuat-imunisasi-anak-harus-ditunda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882","title":{"rendered":"Beberapa Alasan yang Membuat Imunisasi Anak Harus Ditunda"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Imunisasi anak adalah salah satu langkah paling penting dalam menjaga kesehatan mereka. Namun, ada situasi atau kondisi-kondisi tertentu di mana menunda imunisasi menjadi keputusan yang bijaksana. Ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari kesehatan anak yang sedang kurang fit hingga kondisi lingkungan yang tidak mendukung.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, untuk lebih jelasnya, dalam artikel ini, kita akan mengupas beberapa kondisi yang mungkin mengharuskan anak untuk menunda imunisasi.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Sakit atau Demam Tinggi<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika anak sedang sakit atau mengalami demam tinggi, memberikan imunisasi dapat menjadi berisiko. Sistem kekebalan tubuh yang sedang berjuang melawan infeksi lain mungkin tidak dapat merespons imunisasi dengan baik. Selain itu, memberikan vaksin saat tubuh anak sedang dalam keadaan stres dapat meningkatkan risiko efek samping. Oleh karena itu, disarankan untuk menunda imunisasi sampai anak pulih sepenuhnya.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Memiliki Reaksi Alergi terhadap Komponen Vaksin<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa anak mungkin memiliki alergi terhadap salah satu komponen vaksin, seperti telur dalam vaksin flu. Karena itu, jika seorang anak memiliki riwayat alergi yang parah terhadap komponen vaksin tertentu, dokter mungkin akan merekomendasikan untuk menunda imunisasi tersebut atau mencari alternatif vaksin yang tidak mengandung alergen yang menyebabkan reaksi.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Mengalami Kondisi Medis yang Mengganggu Sistem Kekebalan Tubuh<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak dengan kondisi medis tertentu, seperti kanker atau penyakit autoimun, mungkin memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah atau tidak stabil. Dalam kasus seperti ini, pemberian vaksin memerlukan penyesuaian khusus atau bahkan penundaan sementara hingga kondisi medis anak membaik.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Terpapar Virus yang Menular<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika anak terpapar virus atau bakteri yang menular, terutama jika itu terjadi dalam waktu yang sangat dekat dengan jadwal imunisasi anak, dokter mungkin akan menyarankan untuk menunda vaksinasi. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan komplikasi atau respon yang tidak diinginkan dari sistem kekebalan tubuh yang sedang berjuang melawan infeksi virus lain.<\/span><\/p>\n<h4><strong>5. Keterlambatan dalam Jadwal Imunisasi<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kadang-kadang, keterlambatan dalam jadwal imunisasi dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti pindah tempat tinggal, kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan, atau lupa tentang jadwal imunisasi. Dalam kasus seperti ini, penting untuk segera menyesuaikan jadwal imunisasi anak dengan bantuan petugas kesehatan yang profesional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun imunisasi anak merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan mereka, ada beberapa kondisi di mana menunda imunisasi menjadi keputusan yang bijaksana. Kesehatan anak harus selalu menjadi prioritas utama, dan keputusan untuk menunda imunisasi harus dibuat dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan anak, serta saran dari tenaga medis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami beberapa kondisi ini, orang tua dapat bekerja sama dengan dokter untuk memberikan perlindungan yang terbaik bagi anak-anak mereka.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Imunisasi anak adalah salah satu langkah paling penting dalam menjaga kesehatan mereka. Namun, ada situasi atau kondisi-kondisi tertentu di mana menunda imunisasi menjadi keputusan yang bijaksana. Ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari kesehatan anak yang sedang kurang fit hingga kondisi lingkungan yang tidak mendukung. Nah, untuk lebih jelasnya, dalam artikel ini, kita akan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5881,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-5882","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Beberapa Alasan yang Membuat Imunisasi Anak Harus Ditunda - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"1. Sakit atau Demam, 2. Memiliki Reaksi Alergi terhadap Vaksin, 3. Mengalami Kondisi Medis Tertentu, 4. Terpapar Virus Menular, 5. Terlambat Jadwal Imunisasi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Beberapa Alasan yang Membuat Imunisasi Anak Harus Ditunda - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"1. Sakit atau Demam, 2. Memiliki Reaksi Alergi terhadap Vaksin, 3. Mengalami Kondisi Medis Tertentu, 4. Terpapar Virus Menular, 5. Terlambat Jadwal Imunisasi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-25T13:45:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-24-at-14.02.02.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Beberapa Alasan yang Membuat Imunisasi Anak Harus Ditunda\",\"datePublished\":\"2024-02-25T13:45:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882\"},\"wordCount\":398,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-24-at-14.02.02.jpeg\",\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882\",\"name\":\"Beberapa Alasan yang Membuat Imunisasi Anak Harus Ditunda - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-24-at-14.02.02.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-02-25T13:45:13+00:00\",\"description\":\"1. Sakit atau Demam, 2. Memiliki Reaksi Alergi terhadap Vaksin, 3. Mengalami Kondisi Medis Tertentu, 4. Terpapar Virus Menular, 5. Terlambat Jadwal Imunisasi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-24-at-14.02.02.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-24-at-14.02.02.jpeg\",\"width\":1500,\"height\":1000},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Beberapa Alasan yang Membuat Imunisasi Anak Harus Ditunda\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Beberapa Alasan yang Membuat Imunisasi Anak Harus Ditunda - TemanMama","description":"1. Sakit atau Demam, 2. Memiliki Reaksi Alergi terhadap Vaksin, 3. Mengalami Kondisi Medis Tertentu, 4. Terpapar Virus Menular, 5. Terlambat Jadwal Imunisasi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Beberapa Alasan yang Membuat Imunisasi Anak Harus Ditunda - TemanMama","og_description":"1. Sakit atau Demam, 2. Memiliki Reaksi Alergi terhadap Vaksin, 3. Mengalami Kondisi Medis Tertentu, 4. Terpapar Virus Menular, 5. Terlambat Jadwal Imunisasi.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-02-25T13:45:13+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":1000,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-24-at-14.02.02.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Beberapa Alasan yang Membuat Imunisasi Anak Harus Ditunda","datePublished":"2024-02-25T13:45:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882"},"wordCount":398,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-24-at-14.02.02.jpeg","articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882","name":"Beberapa Alasan yang Membuat Imunisasi Anak Harus Ditunda - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-24-at-14.02.02.jpeg","datePublished":"2024-02-25T13:45:13+00:00","description":"1. Sakit atau Demam, 2. Memiliki Reaksi Alergi terhadap Vaksin, 3. Mengalami Kondisi Medis Tertentu, 4. Terpapar Virus Menular, 5. Terlambat Jadwal Imunisasi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=5882"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-24-at-14.02.02.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-24-at-14.02.02.jpeg","width":1500,"height":1000},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5882#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Beberapa Alasan yang Membuat Imunisasi Anak Harus Ditunda"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5882","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5882"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5882\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5883,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5882\/revisions\/5883"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5881"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5882"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5882"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5882"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}