{"id":5787,"date":"2024-02-21T16:20:38","date_gmt":"2024-02-21T16:20:38","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787"},"modified":"2024-02-21T16:20:38","modified_gmt":"2024-02-21T16:20:38","slug":"mengenal-polidipsia-ketahui-gejala-penyebab-dan-pengobatannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787","title":{"rendered":"Mengenal Polidipsia: Ketahui Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya"},"content":{"rendered":"<div class=\"flex-1 overflow-hidden\">\n<div class=\"react-scroll-to-bottom--css-pnbho-79elbk h-full\">\n<div class=\"react-scroll-to-bottom--css-pnbho-1n7m0yu\">\n<div class=\"flex flex-col pb-9 text-sm\">\n<div class=\"w-full text-token-text-primary\" data-testid=\"conversation-turn-3\">\n<div class=\"px-4 py-2 justify-center text-base md:gap-6 m-auto\">\n<div class=\"flex flex-1 text-base mx-auto gap-3 md:px-5 lg:px-1 xl:px-5 md:max-w-3xl lg:max-w-[40rem] xl:max-w-[48rem] group final-completion\">\n<div class=\"relative flex w-full flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex-col gap-1 md:gap-3\">\n<div class=\"flex flex-grow flex-col max-w-full\">\n<div class=\"min-h-[20px] text-message flex flex-col items-start gap-3 whitespace-pre-wrap break-words [.text-message+&amp;]:mt-5 overflow-x-auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"8e09702c-9490-4ffe-9087-de069fd40248\">\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert dark\">\n<p>Mungkin pernahkah Anda merasa haus secara berlebihan tanpa sebab yang jelas? Apakah Anda seringkali merasa ingin minum air dalam jumlah yang tidak wajar? Jika iya, Anda mungkin mengalami kondisi yang disebut polidipsia. Polidipsia adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan rasa haus yang berlebihan dan kebiasaan minum air secara berlebihan pula.<\/p>\n<p>Mari kita telaah lebih lanjut tentang polidipsia, termasuk gejala, penyebab, dan cara pengobatannya.<\/p>\n<h3>Apa Itu Polidipsia?<\/h3>\n<p>Polidipsia berasal dari kata Latin, yaitu &#8220;poly&#8221; yang berarti banyak dan &#8220;dipsa&#8221; yang berarti haus. Jadi, secara harfiah, polidipsia berarti haus yang berlebihan. Kondisi ini sering kali terkait dengan kondisi medis lainnya, terutama diabetes.<\/p>\n<h3>Gejala Polidipsia<\/h3>\n<p>Tanda dan gejala polidipsia dapat bervariasi antara individu satu dengan yang lainnya. Namun, beberapa gejala umum yang sering terjadi adalah:<\/p>\n<p><strong>1. Haus yang Terus Menerus<\/strong>: Anda mungkin merasa haus yang tidak terpuaskan, bahkan setelah minum air dalam jumlah yang cukup.<\/p>\n<p><strong>2. Peningkatan Frekuensi Berkemih<\/strong>: Karena Anda minum lebih banyak, kemungkinan besar Anda juga akan sering buang air kecil.<\/p>\n<p><strong>3. Dehidrasi<\/strong>: Ironisnya, meskipun minum air dalam jumlah besar, Anda masih bisa mengalami dehidrasi jika tubuh tidak dapat menyerap air dengan baik.<\/p>\n<p><strong>4. Mudah Lelah<\/strong>: Dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit dapat membuat Anda merasa lelah dan lemah.<\/p>\n<h3>Penyebab Polidipsia<\/h3>\n<p>Polidipsia bisa menjadi gejala dari berbagai kondisi medis. Beberapa penyebab umumnya meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Diabetes<\/strong>: Polidipsia sering kali terkait dengan diabetes tipe 1 dan tipe 2, terutama ketika kadar gula darah tinggi.<\/li>\n<li><strong>Gangguan Psikologis<\/strong>: Beberapa gangguan psikologis seperti gangguan kecemasan atau gangguan obsesif-kompulsif juga dapat menyebabkan polidipsia.<\/li>\n<li><strong>Gangguan Ginjal<\/strong>: Gangguan pada ginjal yang menyebabkan peningkatan produksi urin juga dapat menjadi penyebab polidipsia.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Pengobatan Polidipsia<\/h3>\n<p>Pengobatan polidipsia tergantung pada penyebabnya. Jika polidipsia terkait dengan kondisi medis lain seperti diabetes, pengobatan fokus pada pengelolaan kondisi yang mendasarinya. Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi polidipsia meliputi:<\/p>\n<p><strong>1. Mengatur Gula Darah dalam Tubuh<\/strong>: Untuk penderita diabetes, menjaga kadar gula darah tetap terkontrol dengan diet yang sehat, olahraga teratur, dan penggunaan obat-obatan yang diresepkan dokter sangat penting.<\/p>\n<p><strong>2. Terapi Psikologis<\/strong>: Jika polidipsia disebabkan oleh gangguan psikologis, terapi kognitif perilaku atau konseling dapat membantu mengatasi kondisi tersebut.<\/p>\n<p><strong>3. Perubahan Gaya Hidup<\/strong>: Menerapkan gaya hidup sehat dengan mengurangi konsumsi gula dan garam, serta meningkatkan asupan air secara teratur, juga dapat membantu mengurangi gejala polidipsia.<\/p>\n<p>Polidipsia adalah kondisi medis yang ditandai dengan haus yang berlebihan dan kebiasaan minum air secara berlebihan pula. Meskipun bisa menjadi gejala dari kondisi medis lainnya seperti diabetes, polidipsia dapat diatasi dengan pengelolaan kondisi yang mendasarinya dan perubahan gaya hidup yang sehat. Jika Anda mengalami gejala polidipsia, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat. Ingatlah bahwa kesehatan adalah aset yang paling berharga, jadi jangan ragu untuk mengutamakan kesehatan Anda.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mungkin pernahkah Anda merasa haus secara berlebihan tanpa sebab yang jelas? Apakah Anda seringkali merasa ingin minum air dalam jumlah yang tidak wajar? Jika iya, Anda mungkin mengalami kondisi yang disebut polidipsia. Polidipsia adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan rasa haus yang berlebihan dan kebiasaan minum air secara berlebihan pula. Mari kita telaah lebih &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5786,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-5787","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Polidipsia: Ketahui Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Polidipsia berasal dari kata Latin, yaitu &quot;poly&quot; yang berarti banyak dan &quot;dipsa&quot; yang berarti haus. Jadi, secara harfiah, polidipsia berarti haus yang berlebihan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Polidipsia: Ketahui Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Polidipsia berasal dari kata Latin, yaitu &quot;poly&quot; yang berarti banyak dan &quot;dipsa&quot; yang berarti haus. Jadi, secara harfiah, polidipsia berarti haus yang berlebihan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-21T16:20:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polidipsia-uma-condicao-sintomatologica-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"478\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"303\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Mengenal Polidipsia: Ketahui Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya\",\"datePublished\":\"2024-02-21T16:20:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787\"},\"wordCount\":435,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polidipsia-uma-condicao-sintomatologica-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787\",\"name\":\"Mengenal Polidipsia: Ketahui Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polidipsia-uma-condicao-sintomatologica-1.jpg\",\"datePublished\":\"2024-02-21T16:20:38+00:00\",\"description\":\"Polidipsia berasal dari kata Latin, yaitu \\\"poly\\\" yang berarti banyak dan \\\"dipsa\\\" yang berarti haus. Jadi, secara harfiah, polidipsia berarti haus yang berlebihan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polidipsia-uma-condicao-sintomatologica-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polidipsia-uma-condicao-sintomatologica-1.jpg\",\"width\":478,\"height\":303},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Polidipsia: Ketahui Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Polidipsia: Ketahui Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya - TemanMama","description":"Polidipsia berasal dari kata Latin, yaitu \"poly\" yang berarti banyak dan \"dipsa\" yang berarti haus. Jadi, secara harfiah, polidipsia berarti haus yang berlebihan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Polidipsia: Ketahui Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya - TemanMama","og_description":"Polidipsia berasal dari kata Latin, yaitu \"poly\" yang berarti banyak dan \"dipsa\" yang berarti haus. Jadi, secara harfiah, polidipsia berarti haus yang berlebihan.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-02-21T16:20:38+00:00","og_image":[{"width":478,"height":303,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polidipsia-uma-condicao-sintomatologica-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Mengenal Polidipsia: Ketahui Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya","datePublished":"2024-02-21T16:20:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787"},"wordCount":435,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polidipsia-uma-condicao-sintomatologica-1.jpg","articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787","name":"Mengenal Polidipsia: Ketahui Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polidipsia-uma-condicao-sintomatologica-1.jpg","datePublished":"2024-02-21T16:20:38+00:00","description":"Polidipsia berasal dari kata Latin, yaitu \"poly\" yang berarti banyak dan \"dipsa\" yang berarti haus. Jadi, secara harfiah, polidipsia berarti haus yang berlebihan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=5787"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polidipsia-uma-condicao-sintomatologica-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/polidipsia-uma-condicao-sintomatologica-1.jpg","width":478,"height":303},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5787#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Polidipsia: Ketahui Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5787","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5787"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5787\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5788,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5787\/revisions\/5788"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5786"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5787"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5787"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5787"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}