{"id":5699,"date":"2024-02-22T01:40:35","date_gmt":"2024-02-22T01:40:35","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699"},"modified":"2024-02-21T01:44:22","modified_gmt":"2024-02-21T01:44:22","slug":"bagaimana-hormon-kehamilan-mempengaruhi-penglihatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699","title":{"rendered":"Bagaimana Hormon Kehamilan Mempengaruhi Penglihatan"},"content":{"rendered":"<p>Kehamilan adalah masa yang penuh perubahan bagi tubuh seorang wanita. Salah satu aspek yang mungkin tidak banyak diperhatikan adalah dampak hormon kehamilan terhadap penglihatan. Hormon-hormon ini dapat mempengaruhi penglihatan dengan berbagai cara, baik secara positif maupun negatif.<\/p>\n<h4>Perubahan Refraksi Mata<\/h4>\n<p>Salah satu efek utama hormon kehamilan adalah perubahan refraksi mata. Banyak wanita melaporkan bahwa penglihatan mereka berubah selama kehamilan, dan ini bisa terjadi karena perubahan kadar hormon seperti estrogen dan progesteron. Perubahan ini bisa menyebabkan perubahan kecil dalam kemampuan mata untuk fokus, yang sering kali membuat resep kacamata atau lensa kontak menjadi tidak efektif.<\/p>\n<h4>Kebasahan Mata dan Kemerahan<\/h4>\n<p>Selama kehamilan, banyak wanita juga mengalami peningkatan produksi air mata dan kekeringan mata yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, gatal, atau kemerahan. Hormon progesteron yang meningkat selama kehamilan dapat memengaruhi kelenjar air mata, mengakibatkan peningkatan produksi air mata. Hal ini dapat menyebabkan mata terasa lebih basah atau berair daripada biasanya.<\/p>\n<h4>Tekanan Intraokular<\/h4>\n<p>Tekanan intraokular, yang merupakan tekanan di dalam mata, juga dapat dipengaruhi oleh hormon kehamilan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tekanan intraokular dapat meningkat selama kehamilan, meskipun dampak jangka panjang dari peningkatan ini masih belum sepenuhnya dipahami. Peningkatan tekanan intraokular ini dapat menjadi perhatian khusus bagi wanita yang sudah memiliki risiko glaukoma atau masalah mata lainnya.<\/p>\n<h4>Pengaruh Diabetes Gestasional<\/h4>\n<p>Diabetes gestasional, yang terjadi ketika wanita mengalami peningkatan gula darah selama kehamilan, juga dapat berdampak pada penglihatan. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan jangka pendek dalam penglihatan, seperti penglihatan kabur atau perubahan refleks mata yang sementara. Wanita dengan diabetes gestasional harus memantau penglihatan mereka secara teratur selama kehamilan untuk mendeteksi masalah yang mungkin timbul.<\/p>\n<h4>Pentingnya Perawatan Mata Selama Kehamilan<\/h4>\n<p>Meskipun perubahan penglihatan selama kehamilan umumnya sementara dan bersifat ringan, penting bagi wanita hamil untuk tetap memperhatikan kesehatan mata mereka. Berikut beberapa tips untuk merawat mata selama kehamilan:<\/p>\n<ol>\n<li>Rutin periksakan mata kepada dokter mata.<\/li>\n<li>Gunakan tetes mata yang direkomendasikan untuk mengatasi kekeringan atau iritasi mata.<\/li>\n<li>Jaga agar tubuh tetap terhidrasi dengan minum cukup air.<\/li>\n<li>Hindari terlalu lama menatap layar komputer atau gadget.<\/li>\n<li>Jika ada perubahan signifikan dalam penglihatan, segera konsultasikan dengan dokter.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan memperhatikan kesehatan mata selama kehamilan, wanita dapat menjaga penglihatan mereka tetap optimal dan mengurangi risiko masalah mata yang serius. Dengan perawatan yang tepat, perubahan penglihatan selama kehamilan dapat diatasi dengan baik, memastikan kesehatan mata yang baik untuk ibu dan bayi yang sedang dikandung.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kehamilan adalah masa yang penuh perubahan bagi tubuh seorang wanita. Salah satu aspek yang mungkin tidak banyak diperhatikan adalah dampak hormon kehamilan terhadap penglihatan. Hormon-hormon ini dapat mempengaruhi penglihatan dengan berbagai cara, baik secara positif maupun negatif. Perubahan Refraksi Mata Salah satu efek utama hormon kehamilan adalah perubahan refraksi mata. Banyak wanita melaporkan bahwa penglihatan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5700,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,7],"tags":[],"class_list":["post-5699","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kehamilan","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana Hormon Kehamilan Mempengaruhi Penglihatan - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perubahan hormon selama kehamilan dapat memengaruhi penglihatan, seperti perubahan refraksi, kebasahan mata, dan peningkatan tekanan intraokular. Wanita hamil perlu memantau dan merawat kesehatan mata dengan baik.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana Hormon Kehamilan Mempengaruhi Penglihatan - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perubahan hormon selama kehamilan dapat memengaruhi penglihatan, seperti perubahan refraksi, kebasahan mata, dan peningkatan tekanan intraokular. Wanita hamil perlu memantau dan merawat kesehatan mata dengan baik.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-22T01:40:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-608762089-3ac6344264a54413bcaf6b5e2e807ce7.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"501\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Momore\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Momore\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699\"},\"author\":{\"name\":\"Momore\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216\"},\"headline\":\"Bagaimana Hormon Kehamilan Mempengaruhi Penglihatan\",\"datePublished\":\"2024-02-22T01:40:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699\"},\"wordCount\":386,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-608762089-3ac6344264a54413bcaf6b5e2e807ce7.webp\",\"articleSection\":[\"Kehamilan\",\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699\",\"name\":\"Bagaimana Hormon Kehamilan Mempengaruhi Penglihatan - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-608762089-3ac6344264a54413bcaf6b5e2e807ce7.webp\",\"datePublished\":\"2024-02-22T01:40:35+00:00\",\"description\":\"Perubahan hormon selama kehamilan dapat memengaruhi penglihatan, seperti perubahan refraksi, kebasahan mata, dan peningkatan tekanan intraokular. Wanita hamil perlu memantau dan merawat kesehatan mata dengan baik.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-608762089-3ac6344264a54413bcaf6b5e2e807ce7.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-608762089-3ac6344264a54413bcaf6b5e2e807ce7.webp\",\"width\":750,\"height\":501},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagaimana Hormon Kehamilan Mempengaruhi Penglihatan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216\",\"name\":\"Momore\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Momore\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=2\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana Hormon Kehamilan Mempengaruhi Penglihatan - TemanMama","description":"Perubahan hormon selama kehamilan dapat memengaruhi penglihatan, seperti perubahan refraksi, kebasahan mata, dan peningkatan tekanan intraokular. Wanita hamil perlu memantau dan merawat kesehatan mata dengan baik.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bagaimana Hormon Kehamilan Mempengaruhi Penglihatan - TemanMama","og_description":"Perubahan hormon selama kehamilan dapat memengaruhi penglihatan, seperti perubahan refraksi, kebasahan mata, dan peningkatan tekanan intraokular. Wanita hamil perlu memantau dan merawat kesehatan mata dengan baik.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-02-22T01:40:35+00:00","og_image":[{"width":750,"height":501,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-608762089-3ac6344264a54413bcaf6b5e2e807ce7.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Momore","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Momore","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699"},"author":{"name":"Momore","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216"},"headline":"Bagaimana Hormon Kehamilan Mempengaruhi Penglihatan","datePublished":"2024-02-22T01:40:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699"},"wordCount":386,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-608762089-3ac6344264a54413bcaf6b5e2e807ce7.webp","articleSection":["Kehamilan","Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699","name":"Bagaimana Hormon Kehamilan Mempengaruhi Penglihatan - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-608762089-3ac6344264a54413bcaf6b5e2e807ce7.webp","datePublished":"2024-02-22T01:40:35+00:00","description":"Perubahan hormon selama kehamilan dapat memengaruhi penglihatan, seperti perubahan refraksi, kebasahan mata, dan peningkatan tekanan intraokular. Wanita hamil perlu memantau dan merawat kesehatan mata dengan baik.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=5699"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-608762089-3ac6344264a54413bcaf6b5e2e807ce7.webp","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-608762089-3ac6344264a54413bcaf6b5e2e807ce7.webp","width":750,"height":501},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5699#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagaimana Hormon Kehamilan Mempengaruhi Penglihatan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216","name":"Momore","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g","caption":"Momore"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=2"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5699","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5699"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5699\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5701,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5699\/revisions\/5701"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5700"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5699"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5699"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5699"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}