{"id":5114,"date":"2024-02-12T23:06:53","date_gmt":"2024-02-12T23:06:53","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114"},"modified":"2024-02-12T23:06:53","modified_gmt":"2024-02-12T23:06:53","slug":"studi-anak-autisme-berisiko-tinggi-memiliki-pikiran-bunuh-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114","title":{"rendered":"Studi: Anak Autisme Berisiko Tinggi Memiliki Pikiran Bunuh Diri"},"content":{"rendered":"<p>Sebuah studi baru-baru ini menyoroti hubungan yang kuat antara autisme dan risiko pikiran bunuh diri pada anak-anak. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Autism Research, anak-anak yang didiagnosis dengan autisme memiliki potensi dua kali lebih tinggi untuk mengalami pikiran bunuh diri dibandingkan dengan anak-anak tanpa gangguan spektrum autisme.<\/p>\n<p>Para peneliti mengamati data dari lebih dari 1,1 juta anak di Swedia selama periode 2001 hingga 2017. Mereka menemukan bahwa anak-anak yang memiliki diagnosis autisme memiliki risiko yang signifikan terhadap pikiran bunuh diri pada usia yang lebih muda, dengan risiko tertinggi terjadi antara usia 5 hingga 9 tahun.<\/p>\n<p>Faktor-faktor risiko yang berkontribusi terhadap pikiran bunuh diri pada anak-anak dengan autisme meliputi isolasi sosial, kesulitan berkomunikasi, dan kesulitan beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Kurangnya pemahaman dan dukungan terhadap kebutuhan khusus anak-anak dengan autisme juga dapat memperburuk situasi ini.<\/p>\n<p>Penemuan ini menyoroti pentingnya identifikasi dini dan intervensi yang tepat bagi anak-anak dengan autisme. Penting bagi para orang tua, pendidik, dan profesional kesehatan mental untuk memahami bahwa anak-anak dengan autisme rentan terhadap masalah kesehatan mental, termasuk pikiran bunuh diri.<\/p>\n<p>Langkah-langkah perlindungan dan dukungan yang tepat harus dilakukan untuk memastikan anak-anak dengan autisme mendapatkan perhatian dan bantuan yang mereka butuhkan. Ini termasuk mendukung kesejahteraan mental mereka, menyediakan terapi yang sesuai, dan menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang.<\/p>\n<p>Dengan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara autisme dan risiko pikiran bunuh diri, kita dapat bekerja bersama untuk membangun sistem yang lebih baik dalam mendukung kesehatan mental anak-anak dengan autisme, serta memberikan perhatian yang lebih baik terhadap kebutuhan mereka secara keseluruhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebuah studi baru-baru ini menyoroti hubungan yang kuat antara autisme dan risiko pikiran bunuh diri pada anak-anak. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Autism Research, anak-anak yang didiagnosis dengan autisme memiliki potensi dua kali lebih tinggi untuk mengalami pikiran bunuh diri dibandingkan dengan anak-anak tanpa gangguan spektrum autisme. Para peneliti mengamati data dari lebih dari &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5115,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,13,4,7,11],"tags":[],"class_list":["post-5114","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-balita","category-bayi","category-keluarga","category-kesehatan","category-tumbuh-kembang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Studi: Anak Autisme Berisiko Tinggi Memiliki Pikiran Bunuh Diri - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hasil studi terbaru yang mengungkapkan bahwa anak-anak dengan autisme memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami pikiran bunuh diri. Dengan menyoroti faktor-faktor risiko dan pentingnya intervensi dini, artikel ini mengajak pembaca untuk memperhatikan kesejahteraan mental anak-anak dengan autisme.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Studi: Anak Autisme Berisiko Tinggi Memiliki Pikiran Bunuh Diri - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hasil studi terbaru yang mengungkapkan bahwa anak-anak dengan autisme memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami pikiran bunuh diri. Dengan menyoroti faktor-faktor risiko dan pentingnya intervensi dini, artikel ini mengajak pembaca untuk memperhatikan kesejahteraan mental anak-anak dengan autisme.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-12T23:06:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/SadGirlAtFenceAutismSuicide-066567c1d3ec4bbf8f27fa0c97ef356b.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"563\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Momore\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Momore\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114\"},\"author\":{\"name\":\"Momore\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216\"},\"headline\":\"Studi: Anak Autisme Berisiko Tinggi Memiliki Pikiran Bunuh Diri\",\"datePublished\":\"2024-02-12T23:06:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114\"},\"wordCount\":262,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/SadGirlAtFenceAutismSuicide-066567c1d3ec4bbf8f27fa0c97ef356b.webp\",\"articleSection\":[\"Balita\",\"Bayi\",\"Keluarga\",\"Kesehatan\",\"Tumbuh Kembang\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114\",\"name\":\"Studi: Anak Autisme Berisiko Tinggi Memiliki Pikiran Bunuh Diri - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/SadGirlAtFenceAutismSuicide-066567c1d3ec4bbf8f27fa0c97ef356b.webp\",\"datePublished\":\"2024-02-12T23:06:53+00:00\",\"description\":\"Hasil studi terbaru yang mengungkapkan bahwa anak-anak dengan autisme memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami pikiran bunuh diri. Dengan menyoroti faktor-faktor risiko dan pentingnya intervensi dini, artikel ini mengajak pembaca untuk memperhatikan kesejahteraan mental anak-anak dengan autisme.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/SadGirlAtFenceAutismSuicide-066567c1d3ec4bbf8f27fa0c97ef356b.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/SadGirlAtFenceAutismSuicide-066567c1d3ec4bbf8f27fa0c97ef356b.webp\",\"width\":750,\"height\":563},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Studi: Anak Autisme Berisiko Tinggi Memiliki Pikiran Bunuh Diri\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216\",\"name\":\"Momore\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Momore\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=2\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Studi: Anak Autisme Berisiko Tinggi Memiliki Pikiran Bunuh Diri - TemanMama","description":"Hasil studi terbaru yang mengungkapkan bahwa anak-anak dengan autisme memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami pikiran bunuh diri. Dengan menyoroti faktor-faktor risiko dan pentingnya intervensi dini, artikel ini mengajak pembaca untuk memperhatikan kesejahteraan mental anak-anak dengan autisme.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Studi: Anak Autisme Berisiko Tinggi Memiliki Pikiran Bunuh Diri - TemanMama","og_description":"Hasil studi terbaru yang mengungkapkan bahwa anak-anak dengan autisme memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami pikiran bunuh diri. Dengan menyoroti faktor-faktor risiko dan pentingnya intervensi dini, artikel ini mengajak pembaca untuk memperhatikan kesejahteraan mental anak-anak dengan autisme.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-02-12T23:06:53+00:00","og_image":[{"width":750,"height":563,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/SadGirlAtFenceAutismSuicide-066567c1d3ec4bbf8f27fa0c97ef356b.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Momore","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Momore","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114"},"author":{"name":"Momore","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216"},"headline":"Studi: Anak Autisme Berisiko Tinggi Memiliki Pikiran Bunuh Diri","datePublished":"2024-02-12T23:06:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114"},"wordCount":262,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/SadGirlAtFenceAutismSuicide-066567c1d3ec4bbf8f27fa0c97ef356b.webp","articleSection":["Balita","Bayi","Keluarga","Kesehatan","Tumbuh Kembang"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114","name":"Studi: Anak Autisme Berisiko Tinggi Memiliki Pikiran Bunuh Diri - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/SadGirlAtFenceAutismSuicide-066567c1d3ec4bbf8f27fa0c97ef356b.webp","datePublished":"2024-02-12T23:06:53+00:00","description":"Hasil studi terbaru yang mengungkapkan bahwa anak-anak dengan autisme memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami pikiran bunuh diri. Dengan menyoroti faktor-faktor risiko dan pentingnya intervensi dini, artikel ini mengajak pembaca untuk memperhatikan kesejahteraan mental anak-anak dengan autisme.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=5114"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/SadGirlAtFenceAutismSuicide-066567c1d3ec4bbf8f27fa0c97ef356b.webp","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/SadGirlAtFenceAutismSuicide-066567c1d3ec4bbf8f27fa0c97ef356b.webp","width":750,"height":563},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5114#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Studi: Anak Autisme Berisiko Tinggi Memiliki Pikiran Bunuh Diri"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216","name":"Momore","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g","caption":"Momore"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=2"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5114","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5114"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5114\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5116,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5114\/revisions\/5116"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5115"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5114"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5114"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5114"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}