{"id":5046,"date":"2024-02-14T06:06:02","date_gmt":"2024-02-14T06:06:02","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046"},"modified":"2024-02-12T13:11:04","modified_gmt":"2024-02-12T13:11:04","slug":"apa-itu-mutisme-selektif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046","title":{"rendered":"Apa Itu Mutisme Selektif?"},"content":{"rendered":"<p>Mutisme selektif adalah gangguan kecemasan yang terjadi pada anak-anak, di mana mereka tidak mampu berbicara di situasi-situasi tertentu meskipun kemampuan berbicara mereka normal di lingkungan lainnya. Gangguan ini sering kali terjadi pada anak-anak yang tampaknya tenang dan berbicara di rumah atau di lingkungan yang akrab, tetapi menjadi diam atau tidak berbicara sama sekali ketika mereka berada di situasi sosial atau sekolah.<\/p>\n<h3><strong>Ciri-Ciri Mutisme Selektif:<\/strong><\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Tidak Bicara di Situasi Tertentu: <\/strong>Anak-anak dengan mutisme selektif biasanya diam atau tidak mampu berbicara di sekolah, acara sosial, atau dalam interaksi dengan orang-orang yang tidak mereka kenal dengan baik.<\/li>\n<li><strong>Bicara Normal di Lingkungan Akrab:<\/strong> Di lingkungan yang nyaman dan akrab, seperti di rumah atau dengan keluarga, anak-anak dengan mutisme selektif dapat berbicara dengan lancar dan memiliki kemampuan bahasa yang normal.<\/li>\n<li><strong>Rasa Cemas yang Mendasari: <\/strong>Kecemasan merupakan faktor utama yang memicu mutisme selektif. Anak-anak tersebut mungkin merasa takut atau cemas terhadap situasi sosial atau takut menjadi pusat perhatian.<\/li>\n<li><strong>Keterbatasan dalam Berinteraksi Sosial: <\/strong>Anak-anak dengan mutisme selektif sering kali mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial dan membangun hubungan dengan teman sebaya atau orang dewasa di luar lingkungan keluarga mereka.<\/li>\n<li><strong>Kemajuan Pembicaraan yang Lambat: <\/strong>Tanpa intervensi yang tepat, anak-anak dengan mutisme selektif mungkin mengalami kemajuan pembicaraan yang lambat atau bahkan stagnan.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><strong>Penyebab Mutisme Selektif:<\/strong><\/h3>\n<p>Penyebab mutisme selektif belum sepenuhnya dipahami, tetapi beberapa faktor yang mungkin berkontribusi meliputi:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Faktor Genetik: <\/strong>Ada kemungkinan adanya faktor genetik yang mempengaruhi kemungkinan seseorang mengembangkan mutisme selektif.<\/li>\n<li><strong>Faktor Lingkungan: <\/strong>Lingkungan yang penuh tekanan, seperti keluarga yang mempunyai ekspektasi yang tinggi atau mengalami perubahan besar, dapat memicu atau memperburuk gejala mutisme selektif.<\/li>\n<li><strong>Ketakutan dan Kecemasan: <\/strong>Anak-anak dengan mutisme selektif sering kali mengalami rasa takut atau kecemasan yang kuat dalam situasi sosial atau ketika menjadi pusat perhatian.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><strong>Pengelolaan dan Pengobatan:<\/strong><\/h3>\n<p>Penanganan mutisme selektif biasanya melibatkan pendekatan multidisiplin yang mencakup psikoterapi, terapi perilaku kognitif, serta dukungan dari lingkungan sekolah dan keluarga. Beberapa pendekatan yang umum digunakan meliputi:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Terapi Berbicara: <\/strong>Terapi ini bertujuan untuk membantu anak-anak mengatasi ketakutan dan kecemasan mereka terhadap berbicara di depan orang lain.<\/li>\n<li><strong>Terapi Perilaku Kognitif: <\/strong>Terapi ini membantu anak-anak mengubah pola pikir negatif dan memperkuat keterampilan sosial mereka.<\/li>\n<li><strong>Dukungan Keluarga dan Sekolah: <\/strong>Memberikan dukungan yang kuat dan pemahaman dari keluarga dan guru dapat membantu anak-anak dengan mutisme selektif merasa lebih nyaman dan percaya diri dalam berbicara.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan intervensi yang tepat dan dukungan yang adekuat, banyak anak-anak dengan mutisme selektif dapat mengatasi gangguan ini dan mengembangkan keterampilan komunikasi yang sehat. Penting bagi orang tua dan pendidik untuk mengenali tanda-tanda mutisme selektif dan mencari bantuan profesional jika diperlukan untuk membantu anak-anak mengatasi kesulitan mereka dalam berbicara.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mutisme selektif adalah gangguan kecemasan yang terjadi pada anak-anak, di mana mereka tidak mampu berbicara di situasi-situasi tertentu meskipun kemampuan berbicara mereka normal di lingkungan lainnya. Gangguan ini sering kali terjadi pada anak-anak yang tampaknya tenang dan berbicara di rumah atau di lingkungan yang akrab, tetapi menjadi diam atau tidak berbicara sama sekali ketika mereka &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5047,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,13,7,11],"tags":[],"class_list":["post-5046","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-balita","category-bayi","category-kesehatan","category-tumbuh-kembang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Mutisme Selektif? - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mutisme selektif adalah gangguan kecemasan di mana anak-anak tidak mampu berbicara di situasi sosial tertentu meskipun kemampuan bahasa mereka normal di lingkungan lain. Diperlukan intervensi psikoterapi dan dukungan lingkungan untuk membantu mereka mengatasi ketakutan dan kecemasan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Mutisme Selektif? - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mutisme selektif adalah gangguan kecemasan di mana anak-anak tidak mampu berbicara di situasi sosial tertentu meskipun kemampuan bahasa mereka normal di lingkungan lain. Diperlukan intervensi psikoterapi dan dukungan lingkungan untuk membantu mereka mengatasi ketakutan dan kecemasan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-14T06:06:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-11348636501-930683f9e04b4a4a8e362e364480f614.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"381\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Momore\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Momore\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046\"},\"author\":{\"name\":\"Momore\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216\"},\"headline\":\"Apa Itu Mutisme Selektif?\",\"datePublished\":\"2024-02-14T06:06:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046\"},\"wordCount\":424,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-11348636501-930683f9e04b4a4a8e362e364480f614.webp\",\"articleSection\":[\"Balita\",\"Bayi\",\"Kesehatan\",\"Tumbuh Kembang\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046\",\"name\":\"Apa Itu Mutisme Selektif? - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-11348636501-930683f9e04b4a4a8e362e364480f614.webp\",\"datePublished\":\"2024-02-14T06:06:02+00:00\",\"description\":\"Mutisme selektif adalah gangguan kecemasan di mana anak-anak tidak mampu berbicara di situasi sosial tertentu meskipun kemampuan bahasa mereka normal di lingkungan lain. Diperlukan intervensi psikoterapi dan dukungan lingkungan untuk membantu mereka mengatasi ketakutan dan kecemasan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-11348636501-930683f9e04b4a4a8e362e364480f614.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-11348636501-930683f9e04b4a4a8e362e364480f614.webp\",\"width\":750,\"height\":381},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Mutisme Selektif?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216\",\"name\":\"Momore\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Momore\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=2\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Mutisme Selektif? - TemanMama","description":"Mutisme selektif adalah gangguan kecemasan di mana anak-anak tidak mampu berbicara di situasi sosial tertentu meskipun kemampuan bahasa mereka normal di lingkungan lain. Diperlukan intervensi psikoterapi dan dukungan lingkungan untuk membantu mereka mengatasi ketakutan dan kecemasan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Mutisme Selektif? - TemanMama","og_description":"Mutisme selektif adalah gangguan kecemasan di mana anak-anak tidak mampu berbicara di situasi sosial tertentu meskipun kemampuan bahasa mereka normal di lingkungan lain. Diperlukan intervensi psikoterapi dan dukungan lingkungan untuk membantu mereka mengatasi ketakutan dan kecemasan.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-02-14T06:06:02+00:00","og_image":[{"width":750,"height":381,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-11348636501-930683f9e04b4a4a8e362e364480f614.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Momore","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Momore","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046"},"author":{"name":"Momore","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216"},"headline":"Apa Itu Mutisme Selektif?","datePublished":"2024-02-14T06:06:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046"},"wordCount":424,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-11348636501-930683f9e04b4a4a8e362e364480f614.webp","articleSection":["Balita","Bayi","Kesehatan","Tumbuh Kembang"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046","name":"Apa Itu Mutisme Selektif? - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-11348636501-930683f9e04b4a4a8e362e364480f614.webp","datePublished":"2024-02-14T06:06:02+00:00","description":"Mutisme selektif adalah gangguan kecemasan di mana anak-anak tidak mampu berbicara di situasi sosial tertentu meskipun kemampuan bahasa mereka normal di lingkungan lain. Diperlukan intervensi psikoterapi dan dukungan lingkungan untuk membantu mereka mengatasi ketakutan dan kecemasan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=5046"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-11348636501-930683f9e04b4a4a8e362e364480f614.webp","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/GettyImages-11348636501-930683f9e04b4a4a8e362e364480f614.webp","width":750,"height":381},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=5046#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Mutisme Selektif?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216","name":"Momore","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g","caption":"Momore"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=2"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5046","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5046"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5046\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5048,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5046\/revisions\/5048"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5047"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5046"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5046"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5046"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}