{"id":4695,"date":"2024-02-05T14:30:44","date_gmt":"2024-02-05T14:30:44","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695"},"modified":"2024-02-05T14:30:44","modified_gmt":"2024-02-05T14:30:44","slug":"beberapa-jenis-hipertensi-pada-ibu-hamil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695","title":{"rendered":"Beberapa Jenis Hipertensi pada Ibu Hamil"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tekanan darah ibu hamil pasti akan selalu diperiksa setiap melakukan pemeriksaan prenatal. Pemeriksaan tekanan darah ini demi memastikan bahwa kondisi kehamilan Bumil sehat, dan terhindar dari penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Pasalnya, ibu hamil yang menderita hipertensi dapat menimbulkan beberapa kondisi berbahaya, seperti memiliki risiko kelahiran prematur, kejang, hingga kematian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, penting bagi Bumil untuk menjaga tekanan darah supaya tetap normal dengan menjalani gaya hidup sehat dan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">check up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kehamilan secara teratur. Guna meningkatkan kewaspadaan, Bumil juga perlu mengetahui dan mengenal jenis-jenis hipertensi selama kehamilan. Berikut di antaranya:<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Hipertensi Kronis<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hipertensi kronis ialah tekanan darah tinggi yang sudah dialami oleh ibu sebelum hamil atau sebelum kehamilannya berusia 20 minggu. Kondisi ini seringkali tidak menimbulkan gejala, sehingga ada banyak Bumil yang tidak menyadari bahwa mereka mengidap hipertensi kronis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hipertensi kronis pada ibu hamil umumnya baru akan terdeteksi saat Bumil melakukan pemeriksaan kandungan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Hipertensi Kronis dengan Preeklamsia<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila hipertensi kronis tidak ditangani dengan baik, Bumil bisa mengalami preeklamsia. Selain tekanan darah tinggi, preeklampsia dapat disertai dengan gejala lain, seperti edema (pembengkakan) dan peningkatan kadar protein dalam urin.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Hipertensi Gestasional<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hipertensi gestasional ialah peningkatan tekanan darah yang terjadi setelah usia kehamilan mencapai 20 minggu atau lebih. Hipertensi jenis ini biasanya tidak diikuti dengan kerusakan organ tubuh atau adanya protein dalam urin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada ibu hamil yang menderita hipertensi gestasional, tekanan darah umumnya akan kembali normal setelah melahirkan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Preeklamsia<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hipertensi kehamilan yang tidak dikelola dengan baik dapat berkembang menjadi preeklamsia. Preeklampsia adalah bentuk hipertensi yang lebih serius dan dapat terjadi setelah kehamilan usia 20 minggu. Selain adanya protein dalam urin, preeklamsia juga bisa diikuti dengan kerusakan beberapa organ tubuh, seperti hati, ginjal, retina mata, bahkan hingga otak.<\/span><\/p>\n<h4><strong>5. Eklamsia<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eklampsia adalah kondisi lanjutan dari preeklampsia yang ditandai dengan kejang atau kejang epilepsi. Ini adalah kondisi darurat medis yang memerlukan perawatan secepatnya. Sebab, eklampsia dapat membahayakan ibu dan janin, dan penanganan medis yang cepat dibutuhkan untuk mencegah komplikasi serius.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penanganan hipertensi pada ibu hamil melibatkan pengecekan tekanan darah secara teratur, menjalani gaya hidup sehat, dan jika diperlukan, pemberian obat pada pada ibu yang aman untuk kehamilan bisa membantu mengelola tekanan darah dengan baik.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tekanan darah ibu hamil pasti akan selalu diperiksa setiap melakukan pemeriksaan prenatal. Pemeriksaan tekanan darah ini demi memastikan bahwa kondisi kehamilan Bumil sehat, dan terhindar dari penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Pasalnya, ibu hamil yang menderita hipertensi dapat menimbulkan beberapa kondisi berbahaya, seperti memiliki risiko kelahiran prematur, kejang, hingga kematian. Karena itu, penting bagi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4692,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,7],"tags":[],"class_list":["post-4695","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kehamilan","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Beberapa Jenis Hipertensi pada Ibu Hamil - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ibu hamil yang menderita hipertensi dapat menimbulkan beberapa kondisi berbahaya, seperti memiliki risiko kelahiran prematur. Ketahui jenis hipertensi di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Beberapa Jenis Hipertensi pada Ibu Hamil - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ibu hamil yang menderita hipertensi dapat menimbulkan beberapa kondisi berbahaya, seperti memiliki risiko kelahiran prematur. Ketahui jenis hipertensi di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-05T14:30:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-05-at-15.00.59.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Beberapa Jenis Hipertensi pada Ibu Hamil\",\"datePublished\":\"2024-02-05T14:30:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695\"},\"wordCount\":353,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-05-at-15.00.59.jpeg\",\"articleSection\":[\"Kehamilan\",\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695\",\"name\":\"Beberapa Jenis Hipertensi pada Ibu Hamil - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-05-at-15.00.59.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-02-05T14:30:44+00:00\",\"description\":\"Ibu hamil yang menderita hipertensi dapat menimbulkan beberapa kondisi berbahaya, seperti memiliki risiko kelahiran prematur. Ketahui jenis hipertensi di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-05-at-15.00.59.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-05-at-15.00.59.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Beberapa Jenis Hipertensi pada Ibu Hamil\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Beberapa Jenis Hipertensi pada Ibu Hamil - TemanMama","description":"Ibu hamil yang menderita hipertensi dapat menimbulkan beberapa kondisi berbahaya, seperti memiliki risiko kelahiran prematur. Ketahui jenis hipertensi di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Beberapa Jenis Hipertensi pada Ibu Hamil - TemanMama","og_description":"Ibu hamil yang menderita hipertensi dapat menimbulkan beberapa kondisi berbahaya, seperti memiliki risiko kelahiran prematur. Ketahui jenis hipertensi di sini!","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-02-05T14:30:44+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-05-at-15.00.59.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Beberapa Jenis Hipertensi pada Ibu Hamil","datePublished":"2024-02-05T14:30:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695"},"wordCount":353,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-05-at-15.00.59.jpeg","articleSection":["Kehamilan","Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695","name":"Beberapa Jenis Hipertensi pada Ibu Hamil - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-05-at-15.00.59.jpeg","datePublished":"2024-02-05T14:30:44+00:00","description":"Ibu hamil yang menderita hipertensi dapat menimbulkan beberapa kondisi berbahaya, seperti memiliki risiko kelahiran prematur. Ketahui jenis hipertensi di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4695"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-05-at-15.00.59.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-05-at-15.00.59.jpeg","width":1280,"height":853},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4695#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Beberapa Jenis Hipertensi pada Ibu Hamil"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4695","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4695"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4695\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4697,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4695\/revisions\/4697"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4692"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4695"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4695"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4695"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}