{"id":4559,"date":"2024-02-02T12:42:40","date_gmt":"2024-02-02T12:42:40","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559"},"modified":"2024-02-02T12:42:40","modified_gmt":"2024-02-02T12:42:40","slug":"kleptomania-pada-anak-pengertian-dan-ciri-ciri-gejalanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559","title":{"rendered":"Kleptomania pada Anak: Pengertian dan Ciri-ciri Gejalanya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengasuh dan mendidik anak memang bukanlah suatu tugas yang mudah. Terutama apabila ia sudah mulai tumbuh menjadi anak-anak dan sudah mengenal lingkungan serta memiliki teman bermain. Ini berarti, TemanMama dan Ayah perlu meluangkan waktu lebih banyak untuk memperhatikan perilaku si kecil. Pasalnya, ada beberapa perilaku kurang baik yang bisa muncul saat anak-anak, salah satunya adalah kleptomania.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Apa Itu Kleptomania?<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kleptomania ialah masalah kesehatan mental yang membuat penderitanya sulit mengendalikan keinginan untuk mengambil benda tanpa izin. Anak yang menderita kleptomania dapat mengambil barang yang ia lihat di toko atau membawa pulang barang milik temannya. Tetapi, motif mengambil barang tanpa izin ini tidak didasari atas kebutuhan, namun murni hanya karena ingin mengambil saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Barang yang diambil oleh anak juga bukan barang yang penting atau berharga. Bahkan, barang yang diambilnya mungkin saja tidak digunakan sama sekali. Anak hanya akan menyimpan barang curiannya atau justru memberikannya pada orang lain.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Ciri-ciri Anak yang Menderita Kleptomania<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak bisa dikatakan kleptomania jika ia mempunyai ciri-ciri atau tanda berikut ini, seperti:<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Mencuri di Mana Saja<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keinginan tidak tertahankan untuk mengambil barang bisa dilakukan di mana saja. Umumnya, pengidap kleptomania mencuri barang di tempat yang ramai, seperti di supermarket. Tetapi, tidak jarang juga anak dapat mencuri di tempat pribadi, seperti di rumah teman.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Muncul Perasaan Gelisah Sebelum Mencuri<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mencuri, anak yang menderita kleptomania sering mengalami perasaan gelisah atau ketegangan yang hebat. Rasa tegang yang muncul ini berhubungan dengan gangguan kontrol impuls yang tidak terkendali.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Merasa Bersalah dan Menyesal<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah melakukan pencurian, anak dengan kleptomania seringkali merasa bersalah dan menyesal atas tindakan mereka. Meskipun demikian, dorongan impulsif mereka untuk mencuri sulit dikendalikan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Tidak Pernah Memakai Barang yang Dicuri<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Barang-barang yang dicuri atau diambil oleh anak seringkali hanya disimpan, diletakkan, atau diberikan lagi pada orang lain. Bahkan, banyak juga kasus barang curian yang diambil, lalu dikembalikan lagi kepada pemiliknya secara diam-diam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penting bagi orang tua untuk mengidentifikasi dan mengenali ciri-ciri kleptomania pada anak. Jika ditemukan indikasi bahwa anak menderita kleptomania, segera berkonsultasi dengan dokter agar anak bisa mendapat penanganan yang tepat.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengasuh dan mendidik anak memang bukanlah suatu tugas yang mudah. Terutama apabila ia sudah mulai tumbuh menjadi anak-anak dan sudah mengenal lingkungan serta memiliki teman bermain. Ini berarti, TemanMama dan Ayah perlu meluangkan waktu lebih banyak untuk memperhatikan perilaku si kecil. Pasalnya, ada beberapa perilaku kurang baik yang bisa muncul saat anak-anak, salah satunya adalah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4558,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,6],"tags":[],"class_list":["post-4559","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-keluarga","category-life"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kleptomania pada Anak: Pengertian dan Ciri-ciri Gejalanya - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kleptomania ialah masalah kesehatan mental yang membuat penderitanya sulit mengendalikan keinginan untuk mengambil barang tanpa izin. Ini gejalanya pada anak.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kleptomania pada Anak: Pengertian dan Ciri-ciri Gejalanya - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kleptomania ialah masalah kesehatan mental yang membuat penderitanya sulit mengendalikan keinginan untuk mengambil barang tanpa izin. Ini gejalanya pada anak.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-02T12:42:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-02-at-11.41.06.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Kleptomania pada Anak: Pengertian dan Ciri-ciri Gejalanya\",\"datePublished\":\"2024-02-02T12:42:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559\"},\"wordCount\":338,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-02-at-11.41.06.jpeg\",\"articleSection\":[\"Keluarga\",\"Life\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559\",\"name\":\"Kleptomania pada Anak: Pengertian dan Ciri-ciri Gejalanya - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-02-at-11.41.06.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-02-02T12:42:40+00:00\",\"description\":\"Kleptomania ialah masalah kesehatan mental yang membuat penderitanya sulit mengendalikan keinginan untuk mengambil barang tanpa izin. Ini gejalanya pada anak.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-02-at-11.41.06.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-02-at-11.41.06.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kleptomania pada Anak: Pengertian dan Ciri-ciri Gejalanya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kleptomania pada Anak: Pengertian dan Ciri-ciri Gejalanya - TemanMama","description":"Kleptomania ialah masalah kesehatan mental yang membuat penderitanya sulit mengendalikan keinginan untuk mengambil barang tanpa izin. Ini gejalanya pada anak.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kleptomania pada Anak: Pengertian dan Ciri-ciri Gejalanya - TemanMama","og_description":"Kleptomania ialah masalah kesehatan mental yang membuat penderitanya sulit mengendalikan keinginan untuk mengambil barang tanpa izin. Ini gejalanya pada anak.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-02-02T12:42:40+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-02-at-11.41.06.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Kleptomania pada Anak: Pengertian dan Ciri-ciri Gejalanya","datePublished":"2024-02-02T12:42:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559"},"wordCount":338,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-02-at-11.41.06.jpeg","articleSection":["Keluarga","Life"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559","name":"Kleptomania pada Anak: Pengertian dan Ciri-ciri Gejalanya - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-02-at-11.41.06.jpeg","datePublished":"2024-02-02T12:42:40+00:00","description":"Kleptomania ialah masalah kesehatan mental yang membuat penderitanya sulit mengendalikan keinginan untuk mengambil barang tanpa izin. Ini gejalanya pada anak.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4559"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-02-at-11.41.06.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp-Image-2024-02-02-at-11.41.06.jpeg","width":1280,"height":853},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4559#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kleptomania pada Anak: Pengertian dan Ciri-ciri Gejalanya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4559","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4559"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4559\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4560,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4559\/revisions\/4560"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4558"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4559"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4559"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4559"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}