{"id":4474,"date":"2024-01-31T18:02:40","date_gmt":"2024-01-31T18:02:40","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474"},"modified":"2024-01-31T18:05:35","modified_gmt":"2024-01-31T18:05:35","slug":"tips-menghentikan-anak-yang-kecanduan-bermain-game","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474","title":{"rendered":"Tips Menghentikan Anak yang Kecanduan Bermain Game"},"content":{"rendered":"<div class=\"flex-1 overflow-hidden\">\n<div class=\"react-scroll-to-bottom--css-zlzxa-79elbk h-full\">\n<div class=\"react-scroll-to-bottom--css-zlzxa-1n7m0yu\">\n<div class=\"flex flex-col pb-9 text-sm\">\n<div class=\"w-full text-token-text-primary\" data-testid=\"conversation-turn-3\">\n<div class=\"px-4 py-2 justify-center text-base md:gap-6 m-auto\">\n<div class=\"flex flex-1 text-base mx-auto gap-3 md:px-5 lg:px-1 xl:px-5 md:max-w-3xl lg:max-w-[40rem] xl:max-w-[48rem] group final-completion\">\n<div class=\"relative flex w-full flex-col lg:w-[calc(100%-115px)] agent-turn\">\n<div class=\"flex-col gap-1 md:gap-3\">\n<div class=\"flex flex-grow flex-col max-w-full\">\n<div class=\"min-h-[20px] text-message flex flex-col items-start gap-3 whitespace-pre-wrap break-words [.text-message+&amp;]:mt-5 overflow-x-auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"e66bfe69-cef5-4eb7-8a70-3751167df19f\">\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert dark\">\n<p>Hampir semua anak gemar bermain game, tak terkecuali anak-anak kita. Meski seru dan dapat mengasah kreativitas, bermain game berlebihan dapat berujung pada kecanduan, yang dapat berdampak negatif pada tumbuh kembang si Kecil. Berikut adalah beberapa langkah preventif yang dapat diambil oleh orang tua untuk mencegah anak kecanduan game:<\/p>\n<h4><strong>1. Jelaskan Bahaya Bermain Game dengan Bahasa Anak<\/strong><\/h4>\n<p>Jelaskan kepada anak bahwa bermain tidak hanya sebatas video game. Ada banyak jenis permainan yang bisa dilakukan bersama, serta bahaya bermain game terlalu lama seperti mata lelah, kurang istirahat, dan penurunan kinerja sekolah.<\/p>\n<h4><strong>2. Ajak Anak Bermain di Luar Rumah<\/strong><\/h4>\n<p>Mengajak anak bermain di luar rumah, seperti kegiatan outbound, dapat menjaga kesehatan fisik anak dan mempererat hubungan orang tua-anak.<\/p>\n<h4><strong>3. Batasi Waktu Bermain Game<\/strong><\/h4>\n<p>Batasilah waktu anak untuk bermain game setiap harinya. Pastikan mereka menyelesaikan kewajiban seperti belajar sebelum dapat bermain.<\/p>\n<h4><strong>4. <\/strong>Terapkan Kebiasaan yang Aktif<\/h4>\n<p>Game online mampu memberikan perasaan bahagia karena adanya hormon endorfin yang dilepaskan tubuh. Namun, ada cara lain yang bisa dilakukan agar tubuh mengeluarkan hormon ini, yaitu melalui olahraga. Jika anak sudah dibangun kebiasaan aktif, maka mereka akan teralihkan dari paparan game online. Para orang tua bisa membangun kebiasaan ini dari kecil dengan berjalan kaki bersama-sama, berenang, bermain bola, dan sebagainya.<\/p>\n<h4><strong>5. Ciptakan Lingkungan Belajar Menarik<\/strong><\/h4>\n<p>Menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dapat membuat anak lebih tertarik pada kegiatan selain bermain game.<\/p>\n<h4><strong>6. Contoh Baik dari Orang Tua<\/strong><\/h4>\n<p>Orang tua perlu memberikan contoh baik dengan tidak menggunakan gadget saat bersama anak, menunjukkan bahwa waktu bersama keluarga lebih berharga. Cobalah untuk menghindari penggunaan <em>gadget<\/em> ketika sedang <em>quality time<\/em> bersama keluarga.<\/p>\n<p>Jika anak sudah menunjukkan tanda-tanda kecanduan, segera konsultasikan dengan ahli psikologi atau psikiater anak untuk mendapatkan bantuan yang optimal. Hindari agar kecanduan game tidak mengganggu tumbuh kembang anak, karena peran orang tua sangat penting dalam membentuk kebiasaan positif anak.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hampir semua anak gemar bermain game, tak terkecuali anak-anak kita. Meski seru dan dapat mengasah kreativitas, bermain game berlebihan dapat berujung pada kecanduan, yang dapat berdampak negatif pada tumbuh kembang si Kecil. Berikut adalah beberapa langkah preventif yang dapat diambil oleh orang tua untuk mencegah anak kecanduan game: 1. Jelaskan Bahaya Bermain Game dengan Bahasa &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4476,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,6],"tags":[],"class_list":["post-4474","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-keluarga","category-life"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tips Menghentikan Anak yang Kecanduan Bermain Game - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hampir semua anak gemar bermain game, tak terkecuali anak-anak kita. Meski seru dan dapat mengasah kreativitas, bermain game berlebihan dapat berujung pada kecanduan, yang dapat berdampak negatif pada tumbuh kembang si Kecil\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tips Menghentikan Anak yang Kecanduan Bermain Game - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hampir semua anak gemar bermain game, tak terkecuali anak-anak kita. Meski seru dan dapat mengasah kreativitas, bermain game berlebihan dapat berujung pada kecanduan, yang dapat berdampak negatif pada tumbuh kembang si Kecil\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-31T18:02:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-31T18:05:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/home_enervoncoid_enervon_production_cache_article_2022_04_02_7c55b0027834_resize_1110_480_rel_left_top.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"480\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Tips Menghentikan Anak yang Kecanduan Bermain Game\",\"datePublished\":\"2024-01-31T18:02:40+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-31T18:05:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474\"},\"wordCount\":299,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/home_enervoncoid_enervon_production_cache_article_2022_04_02_7c55b0027834_resize_1110_480_rel_left_top.jpg\",\"articleSection\":[\"Keluarga\",\"Life\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474\",\"name\":\"Tips Menghentikan Anak yang Kecanduan Bermain Game - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/home_enervoncoid_enervon_production_cache_article_2022_04_02_7c55b0027834_resize_1110_480_rel_left_top.jpg\",\"datePublished\":\"2024-01-31T18:02:40+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-31T18:05:35+00:00\",\"description\":\"Hampir semua anak gemar bermain game, tak terkecuali anak-anak kita. Meski seru dan dapat mengasah kreativitas, bermain game berlebihan dapat berujung pada kecanduan, yang dapat berdampak negatif pada tumbuh kembang si Kecil\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/home_enervoncoid_enervon_production_cache_article_2022_04_02_7c55b0027834_resize_1110_480_rel_left_top.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/home_enervoncoid_enervon_production_cache_article_2022_04_02_7c55b0027834_resize_1110_480_rel_left_top.jpg\",\"width\":853,\"height\":480},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tips Menghentikan Anak yang Kecanduan Bermain Game\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tips Menghentikan Anak yang Kecanduan Bermain Game - TemanMama","description":"Hampir semua anak gemar bermain game, tak terkecuali anak-anak kita. Meski seru dan dapat mengasah kreativitas, bermain game berlebihan dapat berujung pada kecanduan, yang dapat berdampak negatif pada tumbuh kembang si Kecil","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tips Menghentikan Anak yang Kecanduan Bermain Game - TemanMama","og_description":"Hampir semua anak gemar bermain game, tak terkecuali anak-anak kita. Meski seru dan dapat mengasah kreativitas, bermain game berlebihan dapat berujung pada kecanduan, yang dapat berdampak negatif pada tumbuh kembang si Kecil","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-01-31T18:02:40+00:00","article_modified_time":"2024-01-31T18:05:35+00:00","og_image":[{"width":853,"height":480,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/home_enervoncoid_enervon_production_cache_article_2022_04_02_7c55b0027834_resize_1110_480_rel_left_top.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Tips Menghentikan Anak yang Kecanduan Bermain Game","datePublished":"2024-01-31T18:02:40+00:00","dateModified":"2024-01-31T18:05:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474"},"wordCount":299,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/home_enervoncoid_enervon_production_cache_article_2022_04_02_7c55b0027834_resize_1110_480_rel_left_top.jpg","articleSection":["Keluarga","Life"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474","name":"Tips Menghentikan Anak yang Kecanduan Bermain Game - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/home_enervoncoid_enervon_production_cache_article_2022_04_02_7c55b0027834_resize_1110_480_rel_left_top.jpg","datePublished":"2024-01-31T18:02:40+00:00","dateModified":"2024-01-31T18:05:35+00:00","description":"Hampir semua anak gemar bermain game, tak terkecuali anak-anak kita. Meski seru dan dapat mengasah kreativitas, bermain game berlebihan dapat berujung pada kecanduan, yang dapat berdampak negatif pada tumbuh kembang si Kecil","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4474"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/home_enervoncoid_enervon_production_cache_article_2022_04_02_7c55b0027834_resize_1110_480_rel_left_top.jpg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/home_enervoncoid_enervon_production_cache_article_2022_04_02_7c55b0027834_resize_1110_480_rel_left_top.jpg","width":853,"height":480},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4474#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tips Menghentikan Anak yang Kecanduan Bermain Game"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4474","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4474"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4474\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4475,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4474\/revisions\/4475"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4476"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4474"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4474"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4474"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}