{"id":4442,"date":"2024-01-31T13:48:52","date_gmt":"2024-01-31T13:48:52","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442"},"modified":"2024-01-31T13:48:52","modified_gmt":"2024-01-31T13:48:52","slug":"beberapa-cara-mengatasi-tantrum-pada-si-kecil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442","title":{"rendered":"Beberapa Cara Mengatasi Tantrum pada Si Kecil"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tantrum pada anak ialah kondisi di mana anak meluapkan emosinya dengan menangis kencang, melempar-lempar barang, atau berguling-guling. Tantrum sendiri umumnya dialami oleh anak yang berusia 1 &#8211; 4 tahun. Tantrum yang dialami oleh si kecil biasanya disebabkan karena terbatasnya kemampuan anak dalam mengutarakan atau mengekspresikan perasaannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tantrum yang dialami oleh anak tidak boleh dibiarkan begitu saja, karena dapat menjadi kebiasaan buruk dan mempengaruhi perilaku anak di kemudian hari. Oleh sebab itu, TemanMama harus tahu bagaimana cara mengatasi si kecil tantrum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ialah beberapa cara menghentikan atau mengatasi tantrum pada anak.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Ketahui Penyebab Tantrum<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mengatasi tantrum, penting bagi TemanMama untuk mengetahui penyebabnya terlebih dulu. Beberapa hal yang biasa menjadi penyebab tantrum pada anak, seperti lapar, lelah, merasa bosan, atau frustasi. Dengan mengetahui penyebab tantrum, TemanMama akan lebih mudah ketika mengehentikan tantrum pada anak.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Tetap Tenang<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat anak menangis, berteriak, atau berguling-guling di lantai ketika ia mengalami tantrum memang bisa membuat TemanMama merasa khawatir, panik, dan risik dengan pandangan orang di sekitar. Tetapi, TemanMama harus membuang perasaan ini dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">TemanMama harus tetap bersikap tenang. Cobalah untuk mengajak anak berdiskusi dan ajak ia ke area yang lebih sepi untuk menenangkan emosinya.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Mengalihkan Perhatian Anak<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila anak mengalami tantrum karena menginginkan sesuatu, seperti mainan, TemanMama jangan menuruti kemauan anak dengan membelikan mainan tersebut supaya ia diam. Pasalnya, jika hal ini dituruti, cara ini hanya akan menjadi \u201csenjata\u201d anak di kemudian hari agar ia bisa mendapatkan apa yang diinginkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">TemanMama lebih dianjurkan untuk mengalihkan perhatian anak, karena anak kecil cenderung sangat mudah melupakan sesuatu dan tertarik pada hal yang baru.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Hindari Marahi Anak<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika anak mengalami tantrum, TemanMama jangan sampai mencubit atau memukulnya. Sebagai gantinya, TemanMama bisa mencium atau memeluk anak untuk menenangkan emosinya. Selain memberikan ketenangan, ciuman dan pelukan juga dapat menjadi cara untuk menunjukkan bahwa TemanMama benar-benar peduli dan mencintai anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila beberapa cara di atas masih belum bisa mengatasi tantrum pada anak, tidak ada salahnya bagi TemanMama untuk berkonsultasi ke dokter. Dokter akan membantu TemanMama menemukan cara yang tepat untuk mengatasi tantrum sesuai dengan kondisi anak.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tantrum pada anak ialah kondisi di mana anak meluapkan emosinya dengan menangis kencang, melempar-lempar barang, atau berguling-guling. Tantrum sendiri umumnya dialami oleh anak yang berusia 1 &#8211; 4 tahun. Tantrum yang dialami oleh si kecil biasanya disebabkan karena terbatasnya kemampuan anak dalam mengutarakan atau mengekspresikan perasaannya. Tantrum yang dialami oleh anak tidak boleh dibiarkan begitu &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4441,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-4442","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-balita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Beberapa Cara Mengatasi Tantrum pada Si Kecil - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Beberapa cara mengatasi tantrum pada anak, 1. Ketahui Penyebab Tantrum, 2. Tetap Tenang, 3 Mengalihkan Perhatian Anak, 4. Hindari Memarahi Anak.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Beberapa Cara Mengatasi Tantrum pada Si Kecil - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Beberapa cara mengatasi tantrum pada anak, 1. Ketahui Penyebab Tantrum, 2. Tetap Tenang, 3 Mengalihkan Perhatian Anak, 4. Hindari Memarahi Anak.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-31T13:48:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-31-at-16.32.32.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"762\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Beberapa Cara Mengatasi Tantrum pada Si Kecil\",\"datePublished\":\"2024-01-31T13:48:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442\"},\"wordCount\":341,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-31-at-16.32.32.jpeg\",\"articleSection\":[\"Balita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442\",\"name\":\"Beberapa Cara Mengatasi Tantrum pada Si Kecil - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-31-at-16.32.32.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-31T13:48:52+00:00\",\"description\":\"Beberapa cara mengatasi tantrum pada anak, 1. Ketahui Penyebab Tantrum, 2. Tetap Tenang, 3 Mengalihkan Perhatian Anak, 4. Hindari Memarahi Anak.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-31-at-16.32.32.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-31-at-16.32.32.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":762},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Beberapa Cara Mengatasi Tantrum pada Si Kecil\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Beberapa Cara Mengatasi Tantrum pada Si Kecil - TemanMama","description":"Beberapa cara mengatasi tantrum pada anak, 1. Ketahui Penyebab Tantrum, 2. Tetap Tenang, 3 Mengalihkan Perhatian Anak, 4. Hindari Memarahi Anak.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Beberapa Cara Mengatasi Tantrum pada Si Kecil - TemanMama","og_description":"Beberapa cara mengatasi tantrum pada anak, 1. Ketahui Penyebab Tantrum, 2. Tetap Tenang, 3 Mengalihkan Perhatian Anak, 4. Hindari Memarahi Anak.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-01-31T13:48:52+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":762,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-31-at-16.32.32.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Beberapa Cara Mengatasi Tantrum pada Si Kecil","datePublished":"2024-01-31T13:48:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442"},"wordCount":341,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-31-at-16.32.32.jpeg","articleSection":["Balita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442","name":"Beberapa Cara Mengatasi Tantrum pada Si Kecil - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-31-at-16.32.32.jpeg","datePublished":"2024-01-31T13:48:52+00:00","description":"Beberapa cara mengatasi tantrum pada anak, 1. Ketahui Penyebab Tantrum, 2. Tetap Tenang, 3 Mengalihkan Perhatian Anak, 4. Hindari Memarahi Anak.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4442"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-31-at-16.32.32.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-31-at-16.32.32.jpeg","width":1280,"height":762},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4442#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Beberapa Cara Mengatasi Tantrum pada Si Kecil"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4442","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4442"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4442\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4443,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4442\/revisions\/4443"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4441"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4442"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4442"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4442"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}