{"id":4319,"date":"2024-01-29T14:11:16","date_gmt":"2024-01-29T14:11:16","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319"},"modified":"2024-01-29T14:11:16","modified_gmt":"2024-01-29T14:11:16","slug":"mengenal-berbagai-penyakit-akibat-malnutrisi-pada-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319","title":{"rendered":"Mengenal Berbagai Penyakit Akibat Malnutrisi pada Anak"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Malnutrisi atau kekurangan nutrisi ialah kondisi yang tidak boleh disepelekan. Sebab, apabila kondisi ini dibiarkan terus-menerus, malnutrisi dapat menyebabkan berbagai penyakit atau komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Malnutrisi bisa disebabkan oleh kekurangan gizi, walaupun seorang anak sudah mengkonsumsi banyak makanan. Malnutrisi bisa terjadi bila makanan yang dikonsumsi oleh anak tidak mengandung gizi yang memadai, seperti protein, karbohidrat, vitamin, lemak, dan mineral.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tidak melakukan perbaikan nutrisi, kondisi malnutrisi pada anak bisa menimbulkan masalah kesehatan yang serius, antara lain seperti:<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Kwashiorkor<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kwashiorkor ialah kondisi malnutrisi yang disebabkan karena kekurangan asupan protein. Padahal, protein sangat diperlukan untuk memperbarui serta memperbaiki sel dan jaringan tubuh, mendukung proses pemulihan tubuh saat mengalami penyakit atau luka, dan juga untuk mendukung tumbuh kembang bayi, anak-anak, maupun janin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak yang mengalami Kwashiorkor cenderung memiliki berat badan rendah untuk usia mereka, rambut yang kering dan mudah rontok, perut buncit, serta kulit yang kering dan bersisik.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Marasmus<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Marasmus diakibatkan oleh kekurangan asupan kalori berkepanjangan, baik dari karbohidrat maupun protein. Anak-anak yang menderita Marasmus cenderung sangat kurus dan memiliki leher yang terlihat panjang karena kehilangan massa otot. Kulit mereka terlihat kering, keriput, dan mungkin terlihat sangat lemah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Marasmus dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak, bahkan jika tidak ditangani, kondisi ini berisiko tinggi menyebabkan kematian.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Anemia<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin. Anemia umumnya dapat terjadi akibat penderitanya kekurangan zat besi. Kondisi ini ditandai dengan beberapa gejala yang muncul, seperti tubuh mudah lelah, terasa lemas, pusing, dan kulit terlihat pucat. Pada anak-anak, anemia dapat mempengaruhi kemampuan belajar dan perkembangan kognitif mereka.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Skorbut (<i>Scurvy<\/i>)<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Skorbut ialah penyakit malnutrisi yang disebabkan oleh kekurangan vitamin C. Gejala awal penyakit ini meliputi lemas, kelelahan, serta rasa sakit pada otot dan sendi. Kemudian, jika tidak dilakukan pengobatan yang tepat, skorbut dapat menyebabkan kerusakan pada gigi, kulit yang bengkak dan berdarah, bahkan hingga kematian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mencegah berbagai penyakit akibat malnutrisi, penting bagi orang tua untuk memberikan pola makan yang seimbang dan nutrisi yang cukup pada anak-anak. Peran pemerintah dan lembaga kesehatan juga penting dalam memberikan edukasi dan dukungan untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan nutrisi yang memadai untuk tumbuh kembangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan perhatian dan tindakan yang tepat, kita dapat mencegah berbagai penyakit akibat malnutrisi dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malnutrisi atau kekurangan nutrisi ialah kondisi yang tidak boleh disepelekan. Sebab, apabila kondisi ini dibiarkan terus-menerus, malnutrisi dapat menyebabkan berbagai penyakit atau komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan. Malnutrisi bisa disebabkan oleh kekurangan gizi, walaupun seorang anak sudah mengkonsumsi banyak makanan. Malnutrisi bisa terjadi bila makanan yang dikonsumsi oleh anak tidak mengandung gizi yang memadai, seperti &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4318,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-4319","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Berbagai Penyakit Akibat Malnutrisi pada Anak - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kondisi malnutrisi pada anak bisa menimbulkan masalah kesehatan yang serius, seperti 1. Kwashiorkor, 2. Marasmus, 3, Anemia, 4. Skorbut (Scurvy). Cek di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Berbagai Penyakit Akibat Malnutrisi pada Anak - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kondisi malnutrisi pada anak bisa menimbulkan masalah kesehatan yang serius, seperti 1. Kwashiorkor, 2. Marasmus, 3, Anemia, 4. Skorbut (Scurvy). Cek di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-29T14:11:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-12.23.57.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Mengenal Berbagai Penyakit Akibat Malnutrisi pada Anak\",\"datePublished\":\"2024-01-29T14:11:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319\"},\"wordCount\":378,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-12.23.57.jpeg\",\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319\",\"name\":\"Mengenal Berbagai Penyakit Akibat Malnutrisi pada Anak - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-12.23.57.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-29T14:11:16+00:00\",\"description\":\"Kondisi malnutrisi pada anak bisa menimbulkan masalah kesehatan yang serius, seperti 1. Kwashiorkor, 2. Marasmus, 3, Anemia, 4. Skorbut (Scurvy). Cek di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-12.23.57.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-12.23.57.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Berbagai Penyakit Akibat Malnutrisi pada Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Berbagai Penyakit Akibat Malnutrisi pada Anak - TemanMama","description":"Kondisi malnutrisi pada anak bisa menimbulkan masalah kesehatan yang serius, seperti 1. Kwashiorkor, 2. Marasmus, 3, Anemia, 4. Skorbut (Scurvy). Cek di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Berbagai Penyakit Akibat Malnutrisi pada Anak - TemanMama","og_description":"Kondisi malnutrisi pada anak bisa menimbulkan masalah kesehatan yang serius, seperti 1. Kwashiorkor, 2. Marasmus, 3, Anemia, 4. Skorbut (Scurvy). Cek di sini!","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-01-29T14:11:16+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-12.23.57.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Mengenal Berbagai Penyakit Akibat Malnutrisi pada Anak","datePublished":"2024-01-29T14:11:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319"},"wordCount":378,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-12.23.57.jpeg","articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319","name":"Mengenal Berbagai Penyakit Akibat Malnutrisi pada Anak - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-12.23.57.jpeg","datePublished":"2024-01-29T14:11:16+00:00","description":"Kondisi malnutrisi pada anak bisa menimbulkan masalah kesehatan yang serius, seperti 1. Kwashiorkor, 2. Marasmus, 3, Anemia, 4. Skorbut (Scurvy). Cek di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4319"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-12.23.57.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-12.23.57.jpeg","width":1280,"height":853},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4319#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Berbagai Penyakit Akibat Malnutrisi pada Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4319","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4319"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4319\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4320,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4319\/revisions\/4320"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4318"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4319"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4319"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4319"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}