{"id":4316,"date":"2024-01-29T14:07:14","date_gmt":"2024-01-29T14:07:14","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316"},"modified":"2024-01-29T14:07:14","modified_gmt":"2024-01-29T14:07:14","slug":"alasan-dibalik-anak-anak-lebih-tertarik-terhadap-makanan-berwarna-warni","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316","title":{"rendered":"Alasan Dibalik Anak-anak Lebih Tertarik Terhadap Makanan Berwarna-warni"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak seringkali menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap makanan dan minuman yang berwarna-warni. Hal ini mungkin pernah TemanMama temui ketika anak memilih menu makanan di restoran atau saat di minimarket. Kebiasaan ini bukanlah kebetulan semata, faktanya kebiasaan ini memiliki dasar psikologis dan nutrisi yang menarik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk Mom, mari kita eksplorasi alasan di balik kenapa anak-anak lebih senang dengan makanan yang penuh warna.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Daya Tarik Visual<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, objek yang berwarna-warni memberikan stimulus visual yang kuat, terutama bagi mata anak-anak yang cenderung lebih peka terhadap visual dibandingkan dengan orang dewasa. Makanan yang berwarna cerah dan menarik dapat menciptakan kegembiraan dan keingintahuan pada anak-anak, sehingga membuat pengalaman makan anak menjadi lebih menyenangkan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Asosiasi dengan Kelezatan<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak seringkali mengait-ngaitkan warna dengan rasa makanan. Makanan yang berwarna cerah dapat memberikan kesan pada si kecil bahwa makanan tersebut lebih enak dan menyenangkan. Contohnya seperti, buah-buahan yang berwarna-warni seringkali memiliki rasa yang lebih segar dan manis, sehingga memberikan pengalaman positif pada lidah anak-anak.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Rasa Penasaran<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, masa kanak-kanak adalah masa di mana keingintahuan mereka terhadap suatu hal sangat besar, termasuk pada makanan yang berwarna-warni yang menarik perhatian anak-anak. Saat si kecil melihat makanan atau minuman yang berwarna-warni, mungkin mereka merasa penasaran terhadap rasanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut merupakan cara alami bagi anak-anak untuk mengeksplor dunia makanan, serta mengembangkan preferensi makanan mereka.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Nutrisi Makanan<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar makanan yang berwarna-warni adalah buah-buahan dan sayuran yang kaya akan nutrisi. Misalnya, buah berwarna-warni seperti stroberi, blueberry, dan mangga mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan. Karena itu, kecenderungan anak-anak untuk menyukai makanan berwarna-warni sebenarnya mendukung asupan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka.<\/span><\/p>\n<h4><strong>5. Pengalaman Sensori yang Beragam<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan yang berwarna-warni seringkali memiliki tekstur dan rasa yang beragam. Misalnya, salad buah dengan campuran warna buah yang beragam dapat memberikan pengalaman sensori yang lengkap bagi anak, mulai dari kelembutan buah, rasa asam, manis, ataupun kelembutan dari tekstur sayur-sayuran. Hal ini membuat makanan tidak hanya memberikan kepuasan pada mata si kecil, tetapi juga pada indra perasa, yaitu lidah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun anak-anak cenderung lebih senang dengan makanan yang berwarna-warni, penting bagi TemanMama untuk memastikan bahwa pilihan makanan tersebut tetap sehat dan memiliki gizi yang seimbang. Semoga, pembahasan artikel ini dapat menambah referensi TemanMama mengenai pola makan anak, ya!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anak-anak seringkali menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap makanan dan minuman yang berwarna-warni. Hal ini mungkin pernah TemanMama temui ketika anak memilih menu makanan di restoran atau saat di minimarket. Kebiasaan ini bukanlah kebetulan semata, faktanya kebiasaan ini memiliki dasar psikologis dan nutrisi yang menarik.\u00a0 Yuk Mom, mari kita eksplorasi alasan di balik kenapa anak-anak lebih &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4315,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,11],"tags":[],"class_list":["post-4316","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-balita","category-tumbuh-kembang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Alasan Dibalik Anak-anak Lebih Tertarik Terhadap Makanan Berwarna-warni - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"1. Daya Tarik Visual, 2. Asosiasi dengan Kelezatan, 3. Rasa Penasaran, 4. Nutrisi Makanan, 5. Pengalaman Sensori yang Beragam. Selengkapnya cek di sini ya Mom!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Alasan Dibalik Anak-anak Lebih Tertarik Terhadap Makanan Berwarna-warni - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"1. Daya Tarik Visual, 2. Asosiasi dengan Kelezatan, 3. Rasa Penasaran, 4. Nutrisi Makanan, 5. Pengalaman Sensori yang Beragam. Selengkapnya cek di sini ya Mom!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-29T14:07:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-14.28.11.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Alasan Dibalik Anak-anak Lebih Tertarik Terhadap Makanan Berwarna-warni\",\"datePublished\":\"2024-01-29T14:07:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316\"},\"wordCount\":368,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-14.28.11.jpeg\",\"articleSection\":[\"Balita\",\"Tumbuh Kembang\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316\",\"name\":\"Alasan Dibalik Anak-anak Lebih Tertarik Terhadap Makanan Berwarna-warni - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-14.28.11.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-29T14:07:14+00:00\",\"description\":\"1. Daya Tarik Visual, 2. Asosiasi dengan Kelezatan, 3. Rasa Penasaran, 4. Nutrisi Makanan, 5. Pengalaman Sensori yang Beragam. Selengkapnya cek di sini ya Mom!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-14.28.11.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-14.28.11.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Alasan Dibalik Anak-anak Lebih Tertarik Terhadap Makanan Berwarna-warni\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Alasan Dibalik Anak-anak Lebih Tertarik Terhadap Makanan Berwarna-warni - TemanMama","description":"1. Daya Tarik Visual, 2. Asosiasi dengan Kelezatan, 3. Rasa Penasaran, 4. Nutrisi Makanan, 5. Pengalaman Sensori yang Beragam. Selengkapnya cek di sini ya Mom!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Alasan Dibalik Anak-anak Lebih Tertarik Terhadap Makanan Berwarna-warni - TemanMama","og_description":"1. Daya Tarik Visual, 2. Asosiasi dengan Kelezatan, 3. Rasa Penasaran, 4. Nutrisi Makanan, 5. Pengalaman Sensori yang Beragam. Selengkapnya cek di sini ya Mom!","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-01-29T14:07:14+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-14.28.11.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Alasan Dibalik Anak-anak Lebih Tertarik Terhadap Makanan Berwarna-warni","datePublished":"2024-01-29T14:07:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316"},"wordCount":368,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-14.28.11.jpeg","articleSection":["Balita","Tumbuh Kembang"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316","name":"Alasan Dibalik Anak-anak Lebih Tertarik Terhadap Makanan Berwarna-warni - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-14.28.11.jpeg","datePublished":"2024-01-29T14:07:14+00:00","description":"1. Daya Tarik Visual, 2. Asosiasi dengan Kelezatan, 3. Rasa Penasaran, 4. Nutrisi Makanan, 5. Pengalaman Sensori yang Beragam. Selengkapnya cek di sini ya Mom!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4316"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-14.28.11.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-29-at-14.28.11.jpeg","width":1280,"height":853},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4316#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Alasan Dibalik Anak-anak Lebih Tertarik Terhadap Makanan Berwarna-warni"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4316","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4316"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4316\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4317,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4316\/revisions\/4317"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4315"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4316"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4316"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4316"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}