{"id":4249,"date":"2024-01-28T14:35:54","date_gmt":"2024-01-28T14:35:54","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249"},"modified":"2024-01-28T14:35:54","modified_gmt":"2024-01-28T14:35:54","slug":"kenali-beragam-bahaya-kesehatan-dari-pernikahan-sedarah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249","title":{"rendered":"Kenali Beragam Bahaya Kesehatan dari Pernikahan Sedarah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernikahan sedarah merupakan pernikahan antara anggota keluarga yang memiliki hubungan darah dekat atau biasa dikenal dengan istilah inses, telah menjadi topik kontroversial dalam masyarakat karena berbagai alasan, terutama terkait dengan kesehatan dan genetik. Meskipun ada beberapa budaya di luar negeri di mana pernikahan sedarah masih dianggap wajar, penting untuk menyadari bahaya yang mungkin timbul dari dampak pernikahan sedarah ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, larangan pernikahan sedarah tercantum dalam UU Perkawinan Pasal 8 Nomor 1 Tahun 1974. Aturan ini menyebutkan bahwa pernikahan yang dilarang ialah untuk pasangan yang berhubungan darah dalam garis keturunan lurus, yaitu sepupu, saudara, menantu, mertua, hungga saudara persusuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, bagaimana dampak kesehatan dan risiko dari pernikahan sedarah? Berikut penjelasannya.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Risiko Penyakit Genetik<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernikahan sedarah dapat meningkatkan risiko kelahiran anak dengan kelainan genetik atau cacat bawaan. Pasalnya, hubungan genetik yang kuat pada pasangan sedarah meningkatkan peluang mereka memiliki anak dengan kondisi genetik yang jarang. Beberapa penyakit seperti hemofilia, talasemia, atau kelainan metabolisme dapat muncul lebih sering pada keturunan pernikahan sedarah.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Penurunan Kualitas Genetik<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernikahan sedarah dapat menyebabkan penurunan kualitas genetik dalam populasi manusia. Maksudnya, kombinasi genetik yang terbatas pada pasangan sedarah dapat mengurangi keanekaragaman genetik, yang di mana hal ini sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penurunan keanekaragaman genetik ini dapat meningkatkan populasi manusia lebih rentan terhadap penyakit dan mengurangi kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Meningkatkan Risiko Penyakit Menular<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain risiko genetik, pernikahan sedarah juga bisa meningkatkan risiko penularan penyakit menular di antara anggota keluarga. Jika satu anggota keluarga memiliki penyakit menular, pernikahan sedarah dapat mempercepat penyebaran penyakit tersebut dalam keluarga.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Mendapat Penolakan Sosial<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernikahan sedarah seringkali dihadapkan pada stigma dan penolakan sosial dari masyarakat. Masyarakat umumnya menilai pernikahan ini sebagai tidak etis dan dapat menciptakan isolasi sosial bagi pasangan yang menikah secara sedarah. Hal ini tentu bisa berdampak negatif pada kesejahteraan mental dan sosial pasangan tersebut.<\/span><\/p>\n<h4><strong>5. Masalah Kesehatan Reproduksi<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernikahan sedarah juga dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan reproduksi, seperti keguguran atau kelahiran prematur. Hubungan genetik yang kuat dapat memberikan tekanan ekstra pada sistem reproduksi, sehingga hal ini bisa meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa bahaya pernikahan sedarah yang wajib diketahui. Penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memberikan informasi mengenai risiko kesehatan dan dampak genetik yang terkait. Pendidikan tentang alternatif pernikahan yang lebih sehat juga dapat membantu mengurangi pernikahan sedarah dalam masyarakat.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernikahan sedarah merupakan pernikahan antara anggota keluarga yang memiliki hubungan darah dekat atau biasa dikenal dengan istilah inses, telah menjadi topik kontroversial dalam masyarakat karena berbagai alasan, terutama terkait dengan kesehatan dan genetik. Meskipun ada beberapa budaya di luar negeri di mana pernikahan sedarah masih dianggap wajar, penting untuk menyadari bahaya yang mungkin timbul dari &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4248,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,10],"tags":[],"class_list":["post-4249","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-life","category-pernikahan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenali Beragam Bahaya Kesehatan dari Pernikahan Sedarah - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"1. Risiko Penyakit Genetik, 2. Penurunan Kualitas Genetik, 3. Meningkatkan Risiko Penyakit Menular, 4. Penolakan Sosial, 5. Masalah Kesehatan Reproduksi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenali Beragam Bahaya Kesehatan dari Pernikahan Sedarah - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"1. Risiko Penyakit Genetik, 2. Penurunan Kualitas Genetik, 3. Meningkatkan Risiko Penyakit Menular, 4. Penolakan Sosial, 5. Masalah Kesehatan Reproduksi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-28T14:35:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-27-at-09.43.11.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Kenali Beragam Bahaya Kesehatan dari Pernikahan Sedarah\",\"datePublished\":\"2024-01-28T14:35:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249\"},\"wordCount\":379,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-27-at-09.43.11.jpeg\",\"articleSection\":[\"Life\",\"Pernikahan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249\",\"name\":\"Kenali Beragam Bahaya Kesehatan dari Pernikahan Sedarah - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-27-at-09.43.11.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-28T14:35:54+00:00\",\"description\":\"1. Risiko Penyakit Genetik, 2. Penurunan Kualitas Genetik, 3. Meningkatkan Risiko Penyakit Menular, 4. Penolakan Sosial, 5. Masalah Kesehatan Reproduksi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-27-at-09.43.11.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-27-at-09.43.11.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenali Beragam Bahaya Kesehatan dari Pernikahan Sedarah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenali Beragam Bahaya Kesehatan dari Pernikahan Sedarah - TemanMama","description":"1. Risiko Penyakit Genetik, 2. Penurunan Kualitas Genetik, 3. Meningkatkan Risiko Penyakit Menular, 4. Penolakan Sosial, 5. Masalah Kesehatan Reproduksi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenali Beragam Bahaya Kesehatan dari Pernikahan Sedarah - TemanMama","og_description":"1. Risiko Penyakit Genetik, 2. Penurunan Kualitas Genetik, 3. Meningkatkan Risiko Penyakit Menular, 4. Penolakan Sosial, 5. Masalah Kesehatan Reproduksi.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-01-28T14:35:54+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-27-at-09.43.11.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Kenali Beragam Bahaya Kesehatan dari Pernikahan Sedarah","datePublished":"2024-01-28T14:35:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249"},"wordCount":379,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-27-at-09.43.11.jpeg","articleSection":["Life","Pernikahan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249","name":"Kenali Beragam Bahaya Kesehatan dari Pernikahan Sedarah - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-27-at-09.43.11.jpeg","datePublished":"2024-01-28T14:35:54+00:00","description":"1. Risiko Penyakit Genetik, 2. Penurunan Kualitas Genetik, 3. Meningkatkan Risiko Penyakit Menular, 4. Penolakan Sosial, 5. Masalah Kesehatan Reproduksi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4249"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-27-at-09.43.11.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-27-at-09.43.11.jpeg","width":1280,"height":853},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4249#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenali Beragam Bahaya Kesehatan dari Pernikahan Sedarah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4249","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4249"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4249\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4250,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4249\/revisions\/4250"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4248"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4249"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4249"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4249"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}