{"id":4002,"date":"2024-01-24T16:24:38","date_gmt":"2024-01-24T16:24:38","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002"},"modified":"2024-01-24T16:24:38","modified_gmt":"2024-01-24T16:24:38","slug":"beberapa-tahapan-perkembangan-bicara-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002","title":{"rendered":"Beberapa Tahapan Perkembangan Bicara Anak"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum bisa lancar berkomunikasi dengan orang di sekitarnya, termasuk TemanMama dan Ayah, si kecil umumnya perlu melalui berbagai tahapan perkembangan bicara. Mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cooing, babbling, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan lain sebagainya hingga penyusunan kata menjadi kalimat sempurna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di awal kehidupannya, bayi memulai interaksi atau komunikasi melalui tangisan. Melalui tangisan juga orang tua seringkali dibuat menebak apa makna dibalik tangisan si kecil. Tidak jarang akhirnya TemanMama dan Ayah menemui kesulitan untuk memahami jawaban yang dimaksud.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi, TemanMama tidak perlu cemas. Pasalnya, seiring dengan bertambahnya usia anak, kemampuannya untuk pelan-pelan fasih berbicara pun juga akan meningkat. Hanya saja, untuk mencapai fase ini, si kecil harus melalui berbagai proses tumbuh kembang sesuai dengan usianya, termasuk proses tahapan bicara anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, berikut ialah beberapa tahapan perkembangan bicara pada bayi.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. <i>Cooing<\/i><\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah TemanMama mendengar istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cooing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Istilah ini digunakan saat si kecil mulai bisa mengeluarkan suara pertamanya. Biasanya, tahapan ini terjadi saat anak berusia 2 &#8211; 4 bulan. Karena usianya masih sangat kecil, maka kata-kata yang keluar dari mulutnya pun juga belum jelas, bahkan cenderung tidak ada artinya.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. <i>Babbling<\/i><\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat berusia 4 bulan, kemampuan bicara anak akan semakin berkembang. Di fase ini, si kecil akan mulai melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">babbling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau mengoceh dengan kombinasi huruf vokal dan konsonan, seperti mengeluarkan kata, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ma-ma\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBa-ba<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d. Fase ini dikenal dengan istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marginal babbling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, saat anak berusia 6 bulan, ia akan memasuki fase <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">canonical babbling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Selain itu, di fase ini si kecil juga sudah dapat meniru nada bicara yang TemanMama atau Ayah ucapkan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. <i>True Speech<\/i><\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, pada usia 12 &#8211; 15 bulan, si kecil umumnya akan mengeluarkan kata pertamanya yang memiliki arti. Ia juga sudah bisa menunjuk seseorang atau suatu benda yang ada disekitarnya. Tidak hanya itu, si kecil akan semakin mengerti kalimat arahan yang orang tua ucapkan, seperti \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tolong taruh botol susu di meja, ya!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d. Meski belum bisa membalas kalimat ini, namun si kecil pelan-pelan akan mengikuti arahan yang diucapkan oleh orang tuanya.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Merangkai Beberapa Kata<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat usianya sudah sekitar 15 bulan &#8211; 2 tahun, sebagian anak sudah mulai bisa mengucapkan kata-kata, seperti \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mama haus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d atau \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mama lapar<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, meskipun terkadang masih ada beberapa kata yang terdengar samar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat usianya mencapai 2 &#8211; 3 tahun, anak akan semakin lancar dalam merangkai kata menjadi sebuah kalimat.<\/span><\/p>\n<h4><strong>5. Berbicara dengan Susunan Kata dan Kalimat yang Benar<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika anak sudah berusia 3 &#8211; 5 tahun, umumnya si kecil akan semakin ceriwis. Pasalnya, di usia ini, si kecil sudah pandai melafalkan kata dalam kalimat secara baik dan benar. Karena itu, TemanMama dan Ayah jangan heran ya jika anak mulai banyak bertanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penting bagi orang tua untuk memberikan dukungan dan stimulasi yang tepat pada setiap tahapan perkembangan berbicara bayi. Interaksi yang positif dan penuh kasih sayang dapat membantu mempercepat proses perkembangan bicara anak.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebelum bisa lancar berkomunikasi dengan orang di sekitarnya, termasuk TemanMama dan Ayah, si kecil umumnya perlu melalui berbagai tahapan perkembangan bicara. Mulai dari cooing, babbling, dan lain sebagainya hingga penyusunan kata menjadi kalimat sempurna. Di awal kehidupannya, bayi memulai interaksi atau komunikasi melalui tangisan. Melalui tangisan juga orang tua seringkali dibuat menebak apa makna dibalik &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4001,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,13,11],"tags":[],"class_list":["post-4002","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-balita","category-bayi","category-tumbuh-kembang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Beberapa Tahapan Perkembangan Bicara Anak - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Beberapa tahapan perkembangan bicara anak, 1. Cooing, 2. Babbling, 3. True Speech, 4. Merangkai Beberapa Kata, 5. Berbicara dengan Susunan Kalimat yang Benar.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Beberapa Tahapan Perkembangan Bicara Anak - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Beberapa tahapan perkembangan bicara anak, 1. Cooing, 2. Babbling, 3. True Speech, 4. Merangkai Beberapa Kata, 5. Berbicara dengan Susunan Kalimat yang Benar.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-24T16:24:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-09.26.25.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Beberapa Tahapan Perkembangan Bicara Anak\",\"datePublished\":\"2024-01-24T16:24:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002\"},\"wordCount\":438,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-09.26.25.jpeg\",\"articleSection\":[\"Balita\",\"Bayi\",\"Tumbuh Kembang\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002\",\"name\":\"Beberapa Tahapan Perkembangan Bicara Anak - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-09.26.25.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-24T16:24:38+00:00\",\"description\":\"Beberapa tahapan perkembangan bicara anak, 1. Cooing, 2. Babbling, 3. True Speech, 4. Merangkai Beberapa Kata, 5. Berbicara dengan Susunan Kalimat yang Benar.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-09.26.25.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-09.26.25.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Beberapa Tahapan Perkembangan Bicara Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Beberapa Tahapan Perkembangan Bicara Anak - TemanMama","description":"Beberapa tahapan perkembangan bicara anak, 1. Cooing, 2. Babbling, 3. True Speech, 4. Merangkai Beberapa Kata, 5. Berbicara dengan Susunan Kalimat yang Benar.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Beberapa Tahapan Perkembangan Bicara Anak - TemanMama","og_description":"Beberapa tahapan perkembangan bicara anak, 1. Cooing, 2. Babbling, 3. True Speech, 4. Merangkai Beberapa Kata, 5. Berbicara dengan Susunan Kalimat yang Benar.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-01-24T16:24:38+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-09.26.25.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Beberapa Tahapan Perkembangan Bicara Anak","datePublished":"2024-01-24T16:24:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002"},"wordCount":438,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-09.26.25.jpeg","articleSection":["Balita","Bayi","Tumbuh Kembang"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002","name":"Beberapa Tahapan Perkembangan Bicara Anak - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-09.26.25.jpeg","datePublished":"2024-01-24T16:24:38+00:00","description":"Beberapa tahapan perkembangan bicara anak, 1. Cooing, 2. Babbling, 3. True Speech, 4. Merangkai Beberapa Kata, 5. Berbicara dengan Susunan Kalimat yang Benar.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=4002"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-09.26.25.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-09.26.25.jpeg","width":1280,"height":853},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=4002#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Beberapa Tahapan Perkembangan Bicara Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4002","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4002"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4002\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4003,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4002\/revisions\/4003"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4001"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4002"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4002"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4002"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}