{"id":3999,"date":"2024-01-24T16:18:42","date_gmt":"2024-01-24T16:18:42","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999"},"modified":"2024-01-24T16:18:42","modified_gmt":"2024-01-24T16:18:42","slug":"ketahui-gejala-gangguan-apraksia-pada-anak-dan-cara-mengatasinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999","title":{"rendered":"Ketahui Gejala Gangguan Apraksia pada Anak dan Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apraksia pada anak ialah gangguan saraf di otak yang membuatnya kesulitan mengkoordinasikan otot yang digunakan ketika bicara. Anak yang menderita apraksia mengetahui apa yang ingin ia katakan, namun kesulitan dalam menggerakkan lidah, rahang, dan bibir untuk berbicara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa faktor yang bisa menyebabkan gangguan ini ialah, mulai dari gangguan perkembangan otak, cedera kepala, atau faktor genetik. Gangguan apraksia pada anak dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk berkomunikasi dengan baik dan memahami lingkungan sekitarnya.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Gejala Apraksia pada Si Kecil<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apraksia umumnya baru dapat terdeteksi pada anak usia di bawah 3 tahun atau batita. Berikut ialah beberapa gejala yang bisa menandakan anak mengalami gangguan apraksia.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurang mengoceh saat bayi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak terlihat kesulitan menggerakkan mulut untuk mengunyah, meniup, ataupun mengisap.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak mengalami cadel atau kesulitan ketika mengucapkan huruf konsonan yang berada di awal dan di akhir kata, seperti \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">minum<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">makan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, dan \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tidur<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak terlihat sulit mengatakan kata yang sama untuk kedua kalinya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sulit mengatakan suatu kata yang mirip, seperti \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kuku<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">buku<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, dan \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">susu<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak cenderung lebih sering menggerakkan tubuh untuk berkomunikasi, seperti menangis jika ingin minum atau makan, serta lebih memilih menyodorkan tangan saat ingin meminta sesuatu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Cara Mengatasi Apraksia pada Si Kecil<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ialah beberapa cara yang orang tua bisa lakukan untuk membantu meningkatkan kemampuan berbicara anak yang menderita gangguan apraksia.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Terapi Wicara<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terapi wicara ialah cara paling ampuh untuk mengatasi apraksia pada si kecil. Biasanya, terapi ini harus dilakukan secara rutin sebanyak 2 kali dalam seminggu sampai hasilnya terlihat.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Terapi Musik<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian menunjukkan bahwa terapi musik terbukti dapat membuat si kecil mengeluarkan lebih banyak suku kata serta kombinasi bunyi yang berbeda. Terapi ini bahkan dipercaya dapat meningkatkan kemampuan komunikasi anak dalam aktivitas sehari-hari.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Bahasa Isyarat<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan bahasa isyarat juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengatasi gangguan bicara pada anak. Dengan menggunakan bahasa isyarat, anak bisa berlatih menggerakkan mulut untuk mengatakan suatu kata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dukungan keluarga dan orang tua sangat penting dalam melatih bicara pada anak yang menderita gangguan apraksia. Dengan menerapkan beberapa cara di atas, diharapkan gangguan bicara apraksia pada si kecil bisa teratasi dan ia bisa berkomunikasi dengan lancar.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apraksia pada anak ialah gangguan saraf di otak yang membuatnya kesulitan mengkoordinasikan otot yang digunakan ketika bicara. Anak yang menderita apraksia mengetahui apa yang ingin ia katakan, namun kesulitan dalam menggerakkan lidah, rahang, dan bibir untuk berbicara. Beberapa faktor yang bisa menyebabkan gangguan ini ialah, mulai dari gangguan perkembangan otak, cedera kepala, atau faktor genetik. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3998,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7,11],"tags":[],"class_list":["post-3999","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","category-tumbuh-kembang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ketahui Gejala Gangguan Apraksia pada Anak dan Cara Mengatasinya - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Anak yang menderita apraksia mengetahui apa yang ingin ia katakan, namun kesulitan dalam menggerakkan lidah, rahang, dan bibir untuk berbicara. Cek di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketahui Gejala Gangguan Apraksia pada Anak dan Cara Mengatasinya - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Anak yang menderita apraksia mengetahui apa yang ingin ia katakan, namun kesulitan dalam menggerakkan lidah, rahang, dan bibir untuk berbicara. Cek di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-24T16:18:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-10.18.52.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Ketahui Gejala Gangguan Apraksia pada Anak dan Cara Mengatasinya\",\"datePublished\":\"2024-01-24T16:18:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999\"},\"wordCount\":344,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-10.18.52.jpeg\",\"articleSection\":[\"Kesehatan\",\"Tumbuh Kembang\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999\",\"name\":\"Ketahui Gejala Gangguan Apraksia pada Anak dan Cara Mengatasinya - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-10.18.52.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-24T16:18:42+00:00\",\"description\":\"Anak yang menderita apraksia mengetahui apa yang ingin ia katakan, namun kesulitan dalam menggerakkan lidah, rahang, dan bibir untuk berbicara. Cek di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-10.18.52.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-10.18.52.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketahui Gejala Gangguan Apraksia pada Anak dan Cara Mengatasinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketahui Gejala Gangguan Apraksia pada Anak dan Cara Mengatasinya - TemanMama","description":"Anak yang menderita apraksia mengetahui apa yang ingin ia katakan, namun kesulitan dalam menggerakkan lidah, rahang, dan bibir untuk berbicara. Cek di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ketahui Gejala Gangguan Apraksia pada Anak dan Cara Mengatasinya - TemanMama","og_description":"Anak yang menderita apraksia mengetahui apa yang ingin ia katakan, namun kesulitan dalam menggerakkan lidah, rahang, dan bibir untuk berbicara. Cek di sini!","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-01-24T16:18:42+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-10.18.52.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Ketahui Gejala Gangguan Apraksia pada Anak dan Cara Mengatasinya","datePublished":"2024-01-24T16:18:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999"},"wordCount":344,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-10.18.52.jpeg","articleSection":["Kesehatan","Tumbuh Kembang"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999","name":"Ketahui Gejala Gangguan Apraksia pada Anak dan Cara Mengatasinya - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-10.18.52.jpeg","datePublished":"2024-01-24T16:18:42+00:00","description":"Anak yang menderita apraksia mengetahui apa yang ingin ia katakan, namun kesulitan dalam menggerakkan lidah, rahang, dan bibir untuk berbicara. Cek di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=3999"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-10.18.52.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-24-at-10.18.52.jpeg","width":1280,"height":853},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3999#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketahui Gejala Gangguan Apraksia pada Anak dan Cara Mengatasinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3999","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3999"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3999\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4000,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3999\/revisions\/4000"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3998"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3999"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3999"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3999"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}