{"id":3535,"date":"2024-01-16T17:14:04","date_gmt":"2024-01-16T17:14:04","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535"},"modified":"2024-01-16T17:14:04","modified_gmt":"2024-01-16T17:14:04","slug":"bisul-pada-bayi-ketahui-penyebab-dan-cara-mengatasinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535","title":{"rendered":"Bisul pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisul pada bayi dapat diakibatkan oleh berbagai hal, namun paling sering diakibatkan oleh infeksi bakteri pada kulitnya. Bisul kecil umumnya bisa sembuh dengan sendirinya. Tetapi, apabila bisul pada bayi disertai keluhan lain, sebaiknya segera periksakan si kecil ke dokter, karena bisa jadi kondisi ini merupakan tanda gangguan kesehatan yang serius.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisul pada si kecil ditandai dengan munculnya benjolan di permukaan kulit yang berisi nanah. Umumnya, bisul muncul di bagian tubuh yang berambut, sering mengalami gesekan, serta mudah berkeringat. Bagian tubuh bayi yang sering ditumbuhi bisul ialah leher, wajah, selangkangan, ketiak, bokong, dan paha.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Penyebab Bisul pada Bayi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini ialah beberapa kondisi yang bisa mengakibatkan infeksi bakteri pada kulit bayi, kemudian berkembang menjadi bisul.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Infeksi Folikel Rambut<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bakteri di kulit bisa mengakibatkan infeksi pada folikel rambut (akar rambut), sehingga menyebabkan bisul pada si kecil. Terdapat tiga jenis infeksi folikel rambut, seperti:<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Folikulitis, ialah peradangan pada folikel rambut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Furunkel, ialah infeksi yang terjadi pada folikel rambut namun di lapisan kulit yang lebih dalam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karbunkel, ialah kumpulan folikel rambut yang terinfeksi nanah, dan lebih dalam serta lebih besar daripada furunkel. Kondisi ini bahkan bisa mengakibatkan demam dan nyeri pada bayi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h4><strong>2. Luka di Kulit Si Kecil<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain infeksi bakteri pada folikel rambut, bisul pada si kecil juga dapat disebabkan oleh luka akibat gesekan popok atau pakaian. Ketika bayi mengalami luka di kulitnya, bakteri dari debu atau kotoran akan mudah masuk ke dalam kulit bayi dan menghasilkan bisul.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, untuk mencegah kondisi ini, popok si kecil harus diganti lebih sering.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Impetigo<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Impetigo ialah infeksi bakteri di kulit yang cukup sering dialami oleh bayi. Penyakit yang dapat menular ini bisa menyebabkan munculnya bisul pada bagian wajah (sekitar mulut dan hidung), lengan, leher, serta lipatan siku bayi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisul tersebut umumnya bisa pecah dengan sendirinya dan menghasilkan koreng yang berwarna kekuningan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. <i>Staphylococcal scalded skin syndrome<\/i> (SSSS)<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">SSSS ialah infeksi berat pada kulit yang diakibatkan oleh bakteri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Staphylococcus aureus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kondisi ini sering menyerang anak-anak dan bayi. Bayi yang terserang SSSS memerlukan penanganan medis dari dokter secepat mungkin, karena penyakit ini berisiko mengakibatkan komplikasi yang lebih parah, seperti dehidrasi dan sepsis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi yang terserang SSSS umumnya memerlukan perawatan di rumah sakit selama beberapa hari.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Cara Mengatasi Bisul pada Bayi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Guna mempercepat proses penyembuhan bisul pada si kecil, TemanMama bisa melakukan beberapa hal berikut ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kompres bisul menggunakan kain atau handuk hangat selama 10 &#8211; 15 sebanyak 3 hingga 4 kali per hari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kenakan si kecil pakaian yang bersih, mudah menyerap keringat, dan tidak terlalu ketat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat bisul pada bayi sudah pecah dengan sendirinya, bersihkan kulitnya dengan sabun khusus bayi untuk menghilangkan nanah, setelah itu tutup lukanya dengan perban steril.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum maupun sesudah menyentuh kulit si kecil.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisul pada bayi umumnya dapat diatasi dengan perawatan rumah yang tepat. Namun, apabila kondisi bisul tidak kunjung membaik, hal ini perlu mendapatkan perhatian medis. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang akurat serta perawatan yang sesuai untuk kesehatan kulit si kecil.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bisul pada bayi dapat diakibatkan oleh berbagai hal, namun paling sering diakibatkan oleh infeksi bakteri pada kulitnya. Bisul kecil umumnya bisa sembuh dengan sendirinya. Tetapi, apabila bisul pada bayi disertai keluhan lain, sebaiknya segera periksakan si kecil ke dokter, karena bisa jadi kondisi ini merupakan tanda gangguan kesehatan yang serius. Bisul pada si kecil ditandai &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3534,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-3535","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bisul pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bisul pada bayi ditandai dengan munculnya benjolan di permukaan kulit yang berisi nanah. Ketahui selengkapnya mengenai penyebab dan cara mengatasinya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bisul pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bisul pada bayi ditandai dengan munculnya benjolan di permukaan kulit yang berisi nanah. Ketahui selengkapnya mengenai penyebab dan cara mengatasinya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-16T17:14:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-16-at-09.10.43.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"807\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"480\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Bisul pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya\",\"datePublished\":\"2024-01-16T17:14:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535\"},\"wordCount\":488,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-16-at-09.10.43.jpeg\",\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535\",\"name\":\"Bisul pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-16-at-09.10.43.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-16T17:14:04+00:00\",\"description\":\"Bisul pada bayi ditandai dengan munculnya benjolan di permukaan kulit yang berisi nanah. Ketahui selengkapnya mengenai penyebab dan cara mengatasinya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-16-at-09.10.43.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-16-at-09.10.43.jpeg\",\"width\":807,\"height\":480},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bisul pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bisul pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya - TemanMama","description":"Bisul pada bayi ditandai dengan munculnya benjolan di permukaan kulit yang berisi nanah. Ketahui selengkapnya mengenai penyebab dan cara mengatasinya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bisul pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya - TemanMama","og_description":"Bisul pada bayi ditandai dengan munculnya benjolan di permukaan kulit yang berisi nanah. Ketahui selengkapnya mengenai penyebab dan cara mengatasinya di sini!","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-01-16T17:14:04+00:00","og_image":[{"width":807,"height":480,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-16-at-09.10.43.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Bisul pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya","datePublished":"2024-01-16T17:14:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535"},"wordCount":488,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-16-at-09.10.43.jpeg","articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535","name":"Bisul pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-16-at-09.10.43.jpeg","datePublished":"2024-01-16T17:14:04+00:00","description":"Bisul pada bayi ditandai dengan munculnya benjolan di permukaan kulit yang berisi nanah. Ketahui selengkapnya mengenai penyebab dan cara mengatasinya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=3535"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-16-at-09.10.43.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-16-at-09.10.43.jpeg","width":807,"height":480},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3535#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bisul pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3535","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3535"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3535\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3536,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3535\/revisions\/3536"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3534"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3535"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3535"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3535"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}