{"id":3400,"date":"2024-01-14T16:12:42","date_gmt":"2024-01-14T16:12:42","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400"},"modified":"2024-01-14T16:12:42","modified_gmt":"2024-01-14T16:12:42","slug":"kondisi-yang-membuat-ibu-hamil-dilarang-melakukan-hubungan-seks","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400","title":{"rendered":"Kondisi yang Membuat Ibu Hamil Dilarang Melakukan Hubungan Seks"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun sedang berbadan dua, melakukan hubungan seks bersama pasangan bukanlah suatu hal yang dilarang. Berhubungan intim ketika hamil sejatinya aman dan boleh dilakukan, dengan catatan bahwa kondisi kehamilan TemanMama sehat dan normal. Selama TemanMama tidak mengalami masalah kesehatan, berhubungan intim tidak akan menyakiti janin serta tidak akan memberikan dampak negatif terhadap diri TemanMama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi, ada beberapa kondisi yang membuat ibu hamil tidak disarankan untuk melakukan hubungan seks demi kesehatan ibu maupun janinnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, berikut ialah beberapa kondisi selama kehamilan yang membuat TemanMama sebaiknya tidak melakukan hubungan intim, seperti:<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Mempunyai Gangguan Plasenta<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu kondisi utama yang membuat TemanMama dilarang melakukan hubungan seks ketika hamil ialah memiliki gangguan plasenta previa. Plasenta previa terjadi ketika plasenta menutupi sebagian atau seluruh leher rahim, sehingga bisa menyebabkan pendarahan yang membahayakan ibu dan bayinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aktivitas seksual, terutama penetrasi, dapat meningkatkan risiko pendarahan pada kasus plasenta previa.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Berisiko Mengalami Keguguran<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, kondisi medis seperti ancaman keguguran atau kehamilan ganda dengan komplikasi bisa membuat dokter menyarankan penundaan aktivitas seksual, atau bahkan tidak disarankan untuk berhubungan seksual selama masa kehamilan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ancaman keguguran dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dan aktivitas seksual dapat meningkatkan risiko keguguran pada kasus tertentu. Ancaman keguguran juga dapat terjadi kembali apabila TemanMama sebelumnya pernah mengalami kondisi ini.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Ketuban Pecah Dini<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi lain yang membuat hubungan seksual tidak disarankan ialah ketuban pecah dini. Apabila ketuban pecah sebelum waktunya, kondisi ini bisa mengakibatkan infeksi dan komplikasi lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, hubungan seksual pada kondisi ini dapat memperbesar risiko infeksi dan tidak dianjurkan oleh para profesional medis.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Preeklamsia<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Preeklamsia ialah peningkatan tekanan darah dan kelebihan protein dalam urine yang terjadi ketika usia kehamilan lebih dari 20 minggu. Kondisi ini juga dapat menjadi alasan untuk menghindari hubungan intim selama kehamilan. Pasalnya, aktivitas seksual dapat meningkatkan tekanan darah yang dapat membahayakan Bumil dengan preeklamsia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah penjelasan mengenai kondisi yang membuat ibu hamil dilarang melakukan hubungan seks. Sangat penting bagi TemanMama untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengambil keputusan mengenai aktivitas seksual selama kehamilan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan berkonsultasi secara rutin, TemanMama bisa memastikan bahwa kehamilan berjalan dengan aman dan sehat.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meskipun sedang berbadan dua, melakukan hubungan seks bersama pasangan bukanlah suatu hal yang dilarang. Berhubungan intim ketika hamil sejatinya aman dan boleh dilakukan, dengan catatan bahwa kondisi kehamilan TemanMama sehat dan normal. Selama TemanMama tidak mengalami masalah kesehatan, berhubungan intim tidak akan menyakiti janin serta tidak akan memberikan dampak negatif terhadap diri TemanMama. Tetapi, ada &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3399,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-3400","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kehamilan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kondisi yang Membuat Ibu Hamil Dilarang Melakukan Hubungan Seks - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"1. Memiliki Gangguan Plasenta, 2. Berisiko Tinggi Mengalami Keguguran, 3. Mengalami Ketuban Pecah Dini, 4. Preeklamsia. Selengkapnya cek di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kondisi yang Membuat Ibu Hamil Dilarang Melakukan Hubungan Seks - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"1. Memiliki Gangguan Plasenta, 2. Berisiko Tinggi Mengalami Keguguran, 3. Mengalami Ketuban Pecah Dini, 4. Preeklamsia. Selengkapnya cek di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-14T16:12:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-13-at-17.26.48.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Kondisi yang Membuat Ibu Hamil Dilarang Melakukan Hubungan Seks\",\"datePublished\":\"2024-01-14T16:12:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400\"},\"wordCount\":344,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-13-at-17.26.48.jpeg\",\"articleSection\":[\"Kehamilan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400\",\"name\":\"Kondisi yang Membuat Ibu Hamil Dilarang Melakukan Hubungan Seks - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-13-at-17.26.48.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-14T16:12:42+00:00\",\"description\":\"1. Memiliki Gangguan Plasenta, 2. Berisiko Tinggi Mengalami Keguguran, 3. Mengalami Ketuban Pecah Dini, 4. Preeklamsia. Selengkapnya cek di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-13-at-17.26.48.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-13-at-17.26.48.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kondisi yang Membuat Ibu Hamil Dilarang Melakukan Hubungan Seks\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kondisi yang Membuat Ibu Hamil Dilarang Melakukan Hubungan Seks - TemanMama","description":"1. Memiliki Gangguan Plasenta, 2. Berisiko Tinggi Mengalami Keguguran, 3. Mengalami Ketuban Pecah Dini, 4. Preeklamsia. Selengkapnya cek di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kondisi yang Membuat Ibu Hamil Dilarang Melakukan Hubungan Seks - TemanMama","og_description":"1. Memiliki Gangguan Plasenta, 2. Berisiko Tinggi Mengalami Keguguran, 3. Mengalami Ketuban Pecah Dini, 4. Preeklamsia. Selengkapnya cek di sini!","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-01-14T16:12:42+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-13-at-17.26.48.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Kondisi yang Membuat Ibu Hamil Dilarang Melakukan Hubungan Seks","datePublished":"2024-01-14T16:12:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400"},"wordCount":344,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-13-at-17.26.48.jpeg","articleSection":["Kehamilan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400","name":"Kondisi yang Membuat Ibu Hamil Dilarang Melakukan Hubungan Seks - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-13-at-17.26.48.jpeg","datePublished":"2024-01-14T16:12:42+00:00","description":"1. Memiliki Gangguan Plasenta, 2. Berisiko Tinggi Mengalami Keguguran, 3. Mengalami Ketuban Pecah Dini, 4. Preeklamsia. Selengkapnya cek di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=3400"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-13-at-17.26.48.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-13-at-17.26.48.jpeg","width":1280,"height":853},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3400#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kondisi yang Membuat Ibu Hamil Dilarang Melakukan Hubungan Seks"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3400","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3400"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3400\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3401,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3400\/revisions\/3401"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3399"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3400"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3400"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3400"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}