{"id":3322,"date":"2024-01-11T17:30:38","date_gmt":"2024-01-11T17:30:38","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322"},"modified":"2024-01-11T17:30:38","modified_gmt":"2024-01-11T17:30:38","slug":"cara-mudah-mengatasi-kebiasaan-mengompol-pada-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322","title":{"rendered":"Cara Mudah Mengatasi Kebiasaan Mengompol pada Anak"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengompol merupakan hal yang biasa terjadi pada anak-anak. Dalam dunia kesehatan, mengompol ketika sedang tidur di malam hari biasa dikenal dengan sebutan nocturnal enuresis. Jadi, apabila si kecil mengalami kondisi ini, TemanMama tidak perlu khawatir, ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, sebaiknya kebiasaan ini harus segera dihentikan, agar kebiasaan mengompol tidak terbawa pada anak sampai ia dewasa. Untuk mengatasi kebiasaan kebiasaan ini, sebetulnya terdapat beberapa cara sederhana namun efektif yang dapat TemanMama lakukan untuk membantu anak menghilangkan kebiasaan mengompol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, bagaimana tips mengatasi kebiasaan mengompol pada si kecil? Berikut penjelasannya.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Atur Asupan Minum Si Kecil<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu cara yang bisa TemanMama lakukan untuk menghilangkan kebiasaan mengompol pada anak ialah dengan mengajak si kecil untuk lebih banyak minum di siang hari, dan membatasinya di malam hari, termasuk 1 &#8211; 2 jam sebelum anak tidur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini bertujuan untuk membantu kandung kemih agar tidak bekerja terlalu aktif di malam hari yang bisa membuat anak mengompol.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Ajak Anak Rutin ke Toilet<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut IDAI atau Ikatan Dokter Anak Indonesia dijelaskan bahwa orang tua juga harus mulai membiasakan si kecil untuk buang air kecil ke toilet secara rutin di siang hari, meskipun anak belum merasa ingin buang air kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ajaklah si kecil ke toilet setidaknya setiap 2 &#8211; 3 jam sekali di siang hari dan tepat sebelum anak ingin tidur di malam hari. Hal ini bisa membantu mengosongkan kandung kemih anak ketika tidur dan mencegahnya mengompol.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Hindari Memberikan Minuman yang Memicu Buang Air Kecil<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa orang tua mungkin tidak mengetahui bahwa ada beberapa jenis minuman yang mempunyai sifat diuretik, yaitu bisa membuat lebih sering buang air kecil. Beberapa jenis minuman yang dimaksud, seperti susu, teh, kopi, dan minuman bersoda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, untuk menghentikan kebiasaan mengompol pada anak, sebaiknya TemanMama tidak memberikan jenis minuman tersebut, terutama menjelang waktu tidur anak pada malam hari.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Pastikan Letak Toilet Dekat dengan Kamar Anak<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengompol tidak hanya terjadi karena si kecil terlalu banyak minum, namun juga bisa terjadi karena letak toilet yang terlalu jauh dari kamar anak, sehingga anak menjadi tidak bisa mencapai toilet tepat waktu saat ia sudah merasa sangat ingin buang air kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, jika anak sudah tidur di kamarnya sendiri, sebaiknya pastikan letak toilet tidak jauh dari kamarnya. Selain itu, biarkan lampu toilet tetap menyala di malam hari supaya anak bisa segera menggunakan toilet ketika ia sudah ingin buang air kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengompol sebenarnya merupakan proses yang terjadi secara alami dalam fase tumbuh kembang anak. Kebiasaan ini pun bisa menghilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia anak. Namun jika anak tetap tidak bisa berhenti mengompol meski TemanMama sudah mengikuti beberapa tips di atas, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter supaya anak mendapat penanganan yang tepat.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengompol merupakan hal yang biasa terjadi pada anak-anak. Dalam dunia kesehatan, mengompol ketika sedang tidur di malam hari biasa dikenal dengan sebutan nocturnal enuresis. Jadi, apabila si kecil mengalami kondisi ini, TemanMama tidak perlu khawatir, ya. Meski begitu, sebaiknya kebiasaan ini harus segera dihentikan, agar kebiasaan mengompol tidak terbawa pada anak sampai ia dewasa. Untuk &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3321,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-3322","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-balita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Mudah Mengatasi Kebiasaan Mengompol pada Anak - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"1. Atur Asupan Minum Anak, 2. Ajak Ia Rutin ke Toilet, 3. Jangan Memberikan Minuman yang Memiliki Sifat Diuretik, 4. Pastikan Letak Toilet Dekat dengan Kamar.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mudah Mengatasi Kebiasaan Mengompol pada Anak - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"1. Atur Asupan Minum Anak, 2. Ajak Ia Rutin ke Toilet, 3. Jangan Memberikan Minuman yang Memiliki Sifat Diuretik, 4. Pastikan Letak Toilet Dekat dengan Kamar.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-11T17:30:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-11-at-13.36.25.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1011\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Cara Mudah Mengatasi Kebiasaan Mengompol pada Anak\",\"datePublished\":\"2024-01-11T17:30:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322\"},\"wordCount\":436,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-11-at-13.36.25.jpeg\",\"articleSection\":[\"Balita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322\",\"name\":\"Cara Mudah Mengatasi Kebiasaan Mengompol pada Anak - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-11-at-13.36.25.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-11T17:30:38+00:00\",\"description\":\"1. Atur Asupan Minum Anak, 2. Ajak Ia Rutin ke Toilet, 3. Jangan Memberikan Minuman yang Memiliki Sifat Diuretik, 4. Pastikan Letak Toilet Dekat dengan Kamar.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-11-at-13.36.25.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-11-at-13.36.25.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":1011},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Mudah Mengatasi Kebiasaan Mengompol pada Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mudah Mengatasi Kebiasaan Mengompol pada Anak - TemanMama","description":"1. Atur Asupan Minum Anak, 2. Ajak Ia Rutin ke Toilet, 3. Jangan Memberikan Minuman yang Memiliki Sifat Diuretik, 4. Pastikan Letak Toilet Dekat dengan Kamar.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Mudah Mengatasi Kebiasaan Mengompol pada Anak - TemanMama","og_description":"1. Atur Asupan Minum Anak, 2. Ajak Ia Rutin ke Toilet, 3. Jangan Memberikan Minuman yang Memiliki Sifat Diuretik, 4. Pastikan Letak Toilet Dekat dengan Kamar.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-01-11T17:30:38+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":1011,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-11-at-13.36.25.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Cara Mudah Mengatasi Kebiasaan Mengompol pada Anak","datePublished":"2024-01-11T17:30:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322"},"wordCount":436,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-11-at-13.36.25.jpeg","articleSection":["Balita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322","name":"Cara Mudah Mengatasi Kebiasaan Mengompol pada Anak - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-11-at-13.36.25.jpeg","datePublished":"2024-01-11T17:30:38+00:00","description":"1. Atur Asupan Minum Anak, 2. Ajak Ia Rutin ke Toilet, 3. Jangan Memberikan Minuman yang Memiliki Sifat Diuretik, 4. Pastikan Letak Toilet Dekat dengan Kamar.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=3322"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-11-at-13.36.25.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-11-at-13.36.25.jpeg","width":1280,"height":1011},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3322#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mudah Mengatasi Kebiasaan Mengompol pada Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3322","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3322"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3322\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3323,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3322\/revisions\/3323"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3321"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3322"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3322"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3322"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}