{"id":3151,"date":"2024-01-08T15:10:36","date_gmt":"2024-01-08T15:10:36","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151"},"modified":"2024-01-08T15:10:36","modified_gmt":"2024-01-08T15:10:36","slug":"beberapa-jenis-penyakit-autoimun-yang-cukup-sering-ditemui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151","title":{"rendered":"Beberapa Jenis Penyakit Autoimun yang Cukup Sering Ditemui"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit autoimun ialah kondisi yang terjadi saat sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel dalam tubuh. Padahal, sistem kekebalan tubuh semestinya menjadi benteng atau pertahanan bagi tubuh dalam melawan penyakit serta zat asing, seperti virus dan bakteri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit autoimun ini bisa berdampak terhadap banyak anggota tubuh seseorang. Saking banyaknya, diketahui terdapat 80 jenis penyakit autoimun dengan sebagian gejala yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga, hal ini membuat seseorang sulit diketahui apakah ia menderita kelainan ini atau tidak, serta pada jenis penyakit autoimun yang mana. Sedangkan, penyebab dari kelainan ini juga masih belum bisa dipastikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, dari berbagai jenis penyakit autoimun, berikut ini merupakan beberapa jenis penyakit autoimun yang paling sering ditemui.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. <i>Rheumatoid Arthritis<\/i><\/strong><\/h4>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Rheumatoid arthritis<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ialah penyakit autoimun yang cukup sering dijumpai. Kondisi ini membuat sistem kekebalan tubuh memproduksi antibodi yang menyerang pelapis sendi. Akibat dari serangan ini ialah pembengkakan, peradangan, serta nyeri pada sendi. Reaksi radang yang parah juga dapat menimbulkan kerusakan pada anggota tubuh, seperti mata, kulit, dan paru-paru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila penyakit ini tidak segera diobati, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan permanen pada sendi.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Lupus<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit lupus membuat terbentuknya antibodi yang dapat menyerang hampir semua jaringan tubuh penderitanya. Beberapa organ atau bagian tubuh yang cukup sering diserang ialah ginjal, pembuluh darah, paru-paru, sendi, sumsum tulang, jaringan penyambung tubuh, kulit, dan jaringan saraf.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga kini belum ada obat yang bisa menyembuhkan lupus. Biasanya, pengobatan lupus bertujuan untuk menekan sistem kekebalan tubuh, sehingga bisa mencegah kerusakan organ lebih parah dan mengurangi peradangan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Diabetes Tipe 1<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, diabetes tipe 1 akan terdiagnosis saat usia kanak-kanak atau ketika dewasa muda. Penyakit ini diakibatkan oleh serangan sistem kekebalan tubuh pada sel-sel pankreas yang yang mempunyai peran untuk memproduksi insulin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ini kemudian menyebabkan terganggunya produksi insulin sehingga tubuh tidak mampu mengendalikan kadar gula darah. Jika penyakit ini tidak segera diobati, hal ini berisiko menimbulkan kerusakan pada jantung, ginjal, otak, mata, dan pembuluh darah.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. <i>Multiple Sclerosis<\/i><\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang sel-sel sarafnya sendiri, beberapa gejala yang mengerikan berisiko muncul sebagai dampaknya. Kondisi ini biasa dikenal dengan istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">multiple sclerosis<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau MS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa gejala yang bisa muncul, seperti gangguan koordinasi tubuh, nyeri, spasme otot, hingga kebutaan. Gejala lainnya yang mungkin bisa muncul ialah kelumpuhan, tremor, kesulitan berbicara, mati rasa di area tungkai, serta susah berjalan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>5. Penyakit Graves<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit graves ialah penyakit autoimun yang mengakibatkan kelenjar tiroid menjadi terlalu aktif. Orang yang mengidap penyakit ini kemungkinan akan mengalami berbagai gejala yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti sulit tidur, berat badan turun tanpa sebab, mudah terpancing emosinya, serta mata menonjol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah 5 jenis penyakit autoimun yang paling sering ditemui. Segera periksakan diri Anda ke dokter apabila mengalami gejala dari penyakit autoimun di atas.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyakit autoimun ialah kondisi yang terjadi saat sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel dalam tubuh. Padahal, sistem kekebalan tubuh semestinya menjadi benteng atau pertahanan bagi tubuh dalam melawan penyakit serta zat asing, seperti virus dan bakteri. Penyakit autoimun ini bisa berdampak terhadap banyak anggota tubuh seseorang. Saking banyaknya, diketahui terdapat 80 jenis penyakit autoimun dengan sebagian &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3150,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-3151","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Beberapa Jenis Penyakit Autoimun yang Cukup Sering Ditemui - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jenis penyakit autoimun yang paling sering ditemui, 1. Rheumatoid Arthritis, 2. Lupus, 3. Diabetes Tipe 1, 4. Multiple Sclerosis, 5. Penyakit Graves.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Beberapa Jenis Penyakit Autoimun yang Cukup Sering Ditemui - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jenis penyakit autoimun yang paling sering ditemui, 1. Rheumatoid Arthritis, 2. Lupus, 3. Diabetes Tipe 1, 4. Multiple Sclerosis, 5. Penyakit Graves.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-08T15:10:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-08-at-13.03.01.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"854\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Beberapa Jenis Penyakit Autoimun yang Cukup Sering Ditemui\",\"datePublished\":\"2024-01-08T15:10:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151\"},\"wordCount\":436,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-08-at-13.03.01.jpeg\",\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151\",\"name\":\"Beberapa Jenis Penyakit Autoimun yang Cukup Sering Ditemui - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-08-at-13.03.01.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-08T15:10:36+00:00\",\"description\":\"Jenis penyakit autoimun yang paling sering ditemui, 1. Rheumatoid Arthritis, 2. Lupus, 3. Diabetes Tipe 1, 4. Multiple Sclerosis, 5. Penyakit Graves.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-08-at-13.03.01.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-08-at-13.03.01.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":854},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Beberapa Jenis Penyakit Autoimun yang Cukup Sering Ditemui\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Beberapa Jenis Penyakit Autoimun yang Cukup Sering Ditemui - TemanMama","description":"Jenis penyakit autoimun yang paling sering ditemui, 1. Rheumatoid Arthritis, 2. Lupus, 3. Diabetes Tipe 1, 4. Multiple Sclerosis, 5. Penyakit Graves.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Beberapa Jenis Penyakit Autoimun yang Cukup Sering Ditemui - TemanMama","og_description":"Jenis penyakit autoimun yang paling sering ditemui, 1. Rheumatoid Arthritis, 2. Lupus, 3. Diabetes Tipe 1, 4. Multiple Sclerosis, 5. Penyakit Graves.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-01-08T15:10:36+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":854,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-08-at-13.03.01.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Beberapa Jenis Penyakit Autoimun yang Cukup Sering Ditemui","datePublished":"2024-01-08T15:10:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151"},"wordCount":436,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-08-at-13.03.01.jpeg","articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151","name":"Beberapa Jenis Penyakit Autoimun yang Cukup Sering Ditemui - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-08-at-13.03.01.jpeg","datePublished":"2024-01-08T15:10:36+00:00","description":"Jenis penyakit autoimun yang paling sering ditemui, 1. Rheumatoid Arthritis, 2. Lupus, 3. Diabetes Tipe 1, 4. Multiple Sclerosis, 5. Penyakit Graves.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=3151"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-08-at-13.03.01.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-08-at-13.03.01.jpeg","width":1280,"height":854},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3151#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Beberapa Jenis Penyakit Autoimun yang Cukup Sering Ditemui"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3151","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3151"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3151\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3152,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3151\/revisions\/3152"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3150"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3151"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3151"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3151"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}