{"id":3065,"date":"2024-01-06T16:31:07","date_gmt":"2024-01-06T16:31:07","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065"},"modified":"2024-01-06T16:31:07","modified_gmt":"2024-01-06T16:31:07","slug":"mengenal-jenis-kedutan-pada-mata-dan-cara-mengatasinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065","title":{"rendered":"Mengenal Jenis Kedutan pada Mata dan Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mata kedutan kerap dihubungkan dengan mitos, seperti akan ada peristiwa yang membuat Anda menangis atau ada orang lain yang sedang membicarakan Anda. Padahal, kondisi ini bisa menjadi pertanda sedang mengalami gangguan kesehatan tertentu, seperti konjungtivitis atau mata kering.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mata kedutan bukanlah gejala yang berbahaya serta bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi, jika kondisi ini sering dialami, hal ini tentu bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Mata kedutan memang biasa terjadi secara spontan atau tiba-tiba, dan umumnya berlangsung selama 1 hingga 2 menit.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Jenis Mata Kedutan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meta kedutan juga lebih kerap terjadi pada salah satu mata, namun bisa juga muncul pada kedua mata. Berdasarkan tingkat keparahannya, mata kedutan bisa dikategorikan menjadi 3 jenis, seperti:<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Kedutan Minor<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedutan kecil atau minor pada kelopak mata sering muncul akibat stres, merasa kelelahan, konsumsi minuman beralkohol atau kafein secara berlebihan, dan kebiasaan merokok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis kedutan ini juga bisa diakibatkan oleh konjungtiva atau iritasi pada kornea, ialah selaput yang melapisi kelopak mata. Biasanya, kedutan mata minor tidak menimbulkan rasa nyeri dan tidak berbahaya.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Blefarospasme Essential Jinak<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mata kedutan yang menjadi tidak terkendali atau kronis dalam medis dikenal dengan blefarospasme essensial jinak. Kondisi ini umumnya mempengaruhi kedua mata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab kedutan mata jenis ini belum diketahui dengan pasti, tetapi ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko Anda mengalami blefarospasme essensial jinak, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konjungtivitis, ialah peradangan pada permukaan kelopak mata.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mata kering.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Blefaritis, ialah peradangan pada kelopak mata karena infeksi bakteri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uveitis, ialah peradangan pada area lapisan tengah mata.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Entropion, ialah kondisi saat kelopak mata masuk ke bagian kelopak dalam mata.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h4><strong>3. Hemifacial Spasm<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kejang pada wajah atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hemifacial spasm<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ialah jenis kedutan mata yang jarang terjadi. Kondisi ini melibatkan otot di kelopak mata serta sekitar mulut. Tidak sama dengan dua jenis kedutan mata lainnya, kedutan mata jenis ini hanya mempengaruhi satu sisi wajah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hemifacial spasm<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sering diakibatkan oleh pembuluh darah yang menekan saraf wajah.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Cara Mengatasi Kedutan Mata<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengurangi atau menghilangkan kedutan mata, Anda bisa mencoba cara-cara seperti berikut ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mencukupi waktu istirahat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membatasi konsumsi minuman beralkohol serta kafein.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berhenti kebiasaan merokok.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjaga permukaan mata supaya tetap lembap dengan memakai obat tetes mata buatan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membatasi waktu menatap layar alat elektronik, seperti laptop, TV, komputer, dan ponsel.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila mata kedutan tidak kunjung reda setelah mencoba cara-cara di atas, segera konsultasikan ke dokter supaya Anda bisa mendapat perawatan dan penanganan medis yang tepat.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mata kedutan kerap dihubungkan dengan mitos, seperti akan ada peristiwa yang membuat Anda menangis atau ada orang lain yang sedang membicarakan Anda. Padahal, kondisi ini bisa menjadi pertanda sedang mengalami gangguan kesehatan tertentu, seperti konjungtivitis atau mata kering. Mata kedutan bukanlah gejala yang berbahaya serta bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi, jika kondisi ini sering dialami, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3064,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-3065","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Jenis Kedutan pada Mata dan Cara Mengatasinya - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mata kedutan bukanlah gejala yang berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya. Namun, jika kondisi ini sering dialami tentu bisa mengganggu aktivitas.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Jenis Kedutan pada Mata dan Cara Mengatasinya - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mata kedutan bukanlah gejala yang berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya. Namun, jika kondisi ini sering dialami tentu bisa mengganggu aktivitas.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-06T16:31:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-06-at-16.40.47.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"810\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Mengenal Jenis Kedutan pada Mata dan Cara Mengatasinya\",\"datePublished\":\"2024-01-06T16:31:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065\"},\"wordCount\":387,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-06-at-16.40.47.jpeg\",\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065\",\"name\":\"Mengenal Jenis Kedutan pada Mata dan Cara Mengatasinya - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-06-at-16.40.47.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-06T16:31:07+00:00\",\"description\":\"Mata kedutan bukanlah gejala yang berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya. Namun, jika kondisi ini sering dialami tentu bisa mengganggu aktivitas.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-06-at-16.40.47.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-06-at-16.40.47.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":810},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Jenis Kedutan pada Mata dan Cara Mengatasinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Jenis Kedutan pada Mata dan Cara Mengatasinya - TemanMama","description":"Mata kedutan bukanlah gejala yang berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya. Namun, jika kondisi ini sering dialami tentu bisa mengganggu aktivitas.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Jenis Kedutan pada Mata dan Cara Mengatasinya - TemanMama","og_description":"Mata kedutan bukanlah gejala yang berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya. Namun, jika kondisi ini sering dialami tentu bisa mengganggu aktivitas.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-01-06T16:31:07+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":810,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-06-at-16.40.47.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Mengenal Jenis Kedutan pada Mata dan Cara Mengatasinya","datePublished":"2024-01-06T16:31:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065"},"wordCount":387,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-06-at-16.40.47.jpeg","articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065","name":"Mengenal Jenis Kedutan pada Mata dan Cara Mengatasinya - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-06-at-16.40.47.jpeg","datePublished":"2024-01-06T16:31:07+00:00","description":"Mata kedutan bukanlah gejala yang berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya. Namun, jika kondisi ini sering dialami tentu bisa mengganggu aktivitas.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=3065"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-06-at-16.40.47.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-06-at-16.40.47.jpeg","width":1280,"height":810},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3065#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Jenis Kedutan pada Mata dan Cara Mengatasinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3065","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3065"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3065\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3066,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3065\/revisions\/3066"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3064"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3065"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3065"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3065"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}