{"id":3009,"date":"2024-01-05T15:53:04","date_gmt":"2024-01-05T15:53:04","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009"},"modified":"2024-01-05T15:53:04","modified_gmt":"2024-01-05T15:53:04","slug":"bahaya-tetanus-neonatorum-pada-bayi-baru-lahir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009","title":{"rendered":"Bahaya Tetanus Neonatorum pada Bayi Baru Lahir!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetanus neonatorum ialah penyakit tetanus yang terjadi pada bayi baru lahir. Tingkat kematian yang disebabkan oleh tetanus neonatorum sangat tinggi, karena itu pencegahannya lebih diutamakan dibandingkan dengan pengobatannya. Kondisi medis ini seringkali ditemukan di daerah pedesaan yang di mana fasilitas serta tenaga medisnya masih cukup terbatas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apa yang menyebabkan bayi baru lahir mengalami tetanus neonatorum? Berikut uraian selengkapnya.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Apa Itu Tetanus Neonatorum?<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetanus neonatorum merupakan penyakit tetanus yang menyerang bayi baru lahir. Sebenarnya, penyakit ini dapat menyerang bayi pada usia berapa pun, tetapi kategori kelompok yang paling rentan terserang penyakit ini ialah kelompok bayi yang baru lahir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, tetanus ialah penyakit infeksi yang diakibatkan oleh bakteri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Clostridium tetani<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Bakteri ini sering ditemukan di debu, tanah, dan kotoran hewan. Bakteri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Clostridium tetani<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa menginfeksi bayi melalui luka sobekan, goresan, ataupun luka tusukan yang diakibatkan oleh benda-benda yang terkontaminasi bakteri ini.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Penyebab Infeksi Tetanus Neonatorum<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada bayi baru lahir, infeksi tetanus neonatorum terjadi karena bakteri ini masuk ke dalam tubuh bayi melalui proses persalinan yang tidak bersih atau higienis, seperti memotong tali pusat bayi dengan alat-alat yang tidak steril.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Risiko bayi terserang tetanus neonatorum juga bisa meningkat bila ibunya tidak terlindungi oleh vaksin TT (tetanus toxoid) selama periode kehamilan. Risiko meningkat ini juga bukan hanya terjadi pada bayi, namun juga pada ibu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan risiko terinfeksi tetanus neonatorum, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses persalinan dilakukan di luar layanan fasilitas kesehatan, seperti di rumah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki history tetanus neonatorum pada anak sebelumnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya kontaminasi tanah atau lumpur yang berpotensi menularkan bakteri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Clostridium tetani <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada lokasi atau alat yang digunakan untuk proses persalinan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Gejala Tetanus Neonatorum<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa gejala yang bisa muncul apabila bayi terinfeksi tetanus neonatorum, di antaranya seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Otot wajah dan rahang bayi mengencang atau tegang pada hari ke 2 &#8211; 3 usah kelahiran.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mulut bayi menjadi kaku seperti terkunci, sehingga bayi tidak dapat menyusu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Muncul nanah pada bagian tubuh bayi, tepatnya di tali pusat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi mengalami kejang yang dipicu oleh rangsangan suara, sentuhan, dan cahaya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Otot-otot tubuh bayi menjadi kaku, sehingga mengakibatkan tubuh bayi menjadi tegang dan terlihat melengkung ke belakang.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tetanus neonatorum ialah penyakit tetanus yang terjadi pada bayi baru lahir. Tingkat kematian yang disebabkan oleh tetanus neonatorum sangat tinggi, karena itu pencegahannya lebih diutamakan dibandingkan dengan pengobatannya. Kondisi medis ini seringkali ditemukan di daerah pedesaan yang di mana fasilitas serta tenaga medisnya masih cukup terbatas. Lalu, apa yang menyebabkan bayi baru lahir mengalami tetanus &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3008,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,7],"tags":[],"class_list":["post-3009","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bayi","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bahaya Tetanus Neonatorum pada Bayi Baru Lahir! - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tetanus neonatorum ialah penyakit tetanus yang menyerang bayi baru lahir. Tingkat kematian yang disebabkan oleh tetanus neonatorum sangat tinggi. Cek di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bahaya Tetanus Neonatorum pada Bayi Baru Lahir! - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tetanus neonatorum ialah penyakit tetanus yang menyerang bayi baru lahir. Tingkat kematian yang disebabkan oleh tetanus neonatorum sangat tinggi. Cek di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-05T15:53:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-05-at-16.55.54.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"854\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Bahaya Tetanus Neonatorum pada Bayi Baru Lahir!\",\"datePublished\":\"2024-01-05T15:53:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009\"},\"wordCount\":346,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-05-at-16.55.54.jpeg\",\"articleSection\":[\"Bayi\",\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009\",\"name\":\"Bahaya Tetanus Neonatorum pada Bayi Baru Lahir! - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-05-at-16.55.54.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-05T15:53:04+00:00\",\"description\":\"Tetanus neonatorum ialah penyakit tetanus yang menyerang bayi baru lahir. Tingkat kematian yang disebabkan oleh tetanus neonatorum sangat tinggi. Cek di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-05-at-16.55.54.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-05-at-16.55.54.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":854},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bahaya Tetanus Neonatorum pada Bayi Baru Lahir!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bahaya Tetanus Neonatorum pada Bayi Baru Lahir! - TemanMama","description":"Tetanus neonatorum ialah penyakit tetanus yang menyerang bayi baru lahir. Tingkat kematian yang disebabkan oleh tetanus neonatorum sangat tinggi. Cek di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bahaya Tetanus Neonatorum pada Bayi Baru Lahir! - TemanMama","og_description":"Tetanus neonatorum ialah penyakit tetanus yang menyerang bayi baru lahir. Tingkat kematian yang disebabkan oleh tetanus neonatorum sangat tinggi. Cek di sini!","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-01-05T15:53:04+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":854,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-05-at-16.55.54.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Bahaya Tetanus Neonatorum pada Bayi Baru Lahir!","datePublished":"2024-01-05T15:53:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009"},"wordCount":346,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-05-at-16.55.54.jpeg","articleSection":["Bayi","Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009","name":"Bahaya Tetanus Neonatorum pada Bayi Baru Lahir! - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-05-at-16.55.54.jpeg","datePublished":"2024-01-05T15:53:04+00:00","description":"Tetanus neonatorum ialah penyakit tetanus yang menyerang bayi baru lahir. Tingkat kematian yang disebabkan oleh tetanus neonatorum sangat tinggi. Cek di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=3009"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-05-at-16.55.54.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-05-at-16.55.54.jpeg","width":1280,"height":854},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=3009#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bahaya Tetanus Neonatorum pada Bayi Baru Lahir!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3009","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3009"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3009\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3010,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3009\/revisions\/3010"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3008"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3009"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3009"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3009"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}