{"id":2804,"date":"2024-01-02T17:28:34","date_gmt":"2024-01-02T17:28:34","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804"},"modified":"2024-01-02T17:28:34","modified_gmt":"2024-01-02T17:28:34","slug":"bahaya-memberikan-air-putih-untuk-bayi-yang-perlu-diketahui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804","title":{"rendered":"Bahaya Memberikan Air Putih untuk Bayi yang Perlu Diketahui"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Air putih ialah minuman sehat yang bisa memberikan banyak manfaat kesehatan pada tubuh kita. Sehingga, banyak orang tua yang menganggap air putih juga baik apabila diberikan pada bayi. Tetapi, bolehkah bayi diberi minum air putih?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan air putih pada bayi yang usianya masih di bawah 6 bulan sebaiknya tidak dilakukan, karena hal ini justru mempunyai lebih banyak risiko daripada manfaatnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama 6 bulan pertama kehidupannya di dunia, sebaiknya bayi hanya diberikan asupan ASI eksklusif. ASI eksklusif di sini maksudnya ialah bayi hanya diberikan ASI sebagai satu-satunya asupan nutrisi, serta tidak mengkonsumsi makanan atau minuman lainnya, termasuk air putih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, apabila bayi berusia di bawah 6 bulan diberikan air putih, ia bisa berisiko mengalami beberapa gangguan kesehatan, seperti:<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Perut Kembung<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan air putih pada bayi yang masih berusia di bawah 6 bulan bisa membuat perutnya terasa kembung. Hal ini dikarenakan sistem pencernaan bayi belum mampu menyerap cairan dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, pada dasarnya kapasitas perut bayi yang baru lahir belum maksimal, sehingga membuat bayi belum bisa menerima terlalu banyak asupan cairan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Diare<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi yang diberikan air putih juga bisa membuatnya berisiko mengalami diare. Pasalnya, bayi umumnya lebih rentan terhadap infeksi virus atau bakteri. Nah, memberikan air putih yang terkontaminasi atau tidak steril pada bayi bisa menyebabkan si kecil mengalami gangguan pencernaan atau diare.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, apabila si kecil minum susu formula yang perlu ditambah dengan air putih, maka sangat penting untuk menggunakan air putih yang sudah dimasak sampai benar-benar matang.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Intoksikasi Air<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun jarang terjadi, memberikan air putih pada bayi berusia di bawah 6 bulan bisa mengakibatkan bayi mengalami intoksikasi air atau keracunan air. Keracunan air terjadi saat tubuh mengandung terlalu banyak air, sehingga membuat kadar natrium dalam darah menjadi sangat rendah dan mengganggu keseimbangan elektrolit di dalam tubuh.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Kekurangan Gizi<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan air putih pada si kecil bisa membuatnya merasa kenyang, sehingga keinginannya untuk mengkonsumsi ASI menjadi berkurang. Hal ini bisa membuat si kecil tidak mendapat asupan nutrisi yang cukup dari ASI untuk tumbuh kembangnya. Sehingga, hal ini bisa membuat anak berisiko mengalami gizi buruk serta penurunan berat badan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Air putih ialah minuman sehat yang bisa memberikan banyak manfaat kesehatan pada tubuh kita. Sehingga, banyak orang tua yang menganggap air putih juga baik apabila diberikan pada bayi. Tetapi, bolehkah bayi diberi minum air putih? Memberikan air putih pada bayi yang usianya masih di bawah 6 bulan sebaiknya tidak dilakukan, karena hal ini justru mempunyai &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2803,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,7],"tags":[],"class_list":["post-2804","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bayi","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bahaya Memberikan Air Putih untuk Bayi yang Perlu Diketahui - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Memberikan air putih pada bayi yang usianya masih di bawah 6 bulan sebaiknya tidak dilakukan, karena bayi bisa berisiko mengalami gangguan kesehatan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bahaya Memberikan Air Putih untuk Bayi yang Perlu Diketahui - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Memberikan air putih pada bayi yang usianya masih di bawah 6 bulan sebaiknya tidak dilakukan, karena bayi bisa berisiko mengalami gangguan kesehatan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-02T17:28:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-02-at-18.25.49.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Bahaya Memberikan Air Putih untuk Bayi yang Perlu Diketahui\",\"datePublished\":\"2024-01-02T17:28:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804\"},\"wordCount\":343,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-02-at-18.25.49.jpeg\",\"articleSection\":[\"Bayi\",\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804\",\"name\":\"Bahaya Memberikan Air Putih untuk Bayi yang Perlu Diketahui - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-02-at-18.25.49.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-02T17:28:34+00:00\",\"description\":\"Memberikan air putih pada bayi yang usianya masih di bawah 6 bulan sebaiknya tidak dilakukan, karena bayi bisa berisiko mengalami gangguan kesehatan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-02-at-18.25.49.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-02-at-18.25.49.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bahaya Memberikan Air Putih untuk Bayi yang Perlu Diketahui\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bahaya Memberikan Air Putih untuk Bayi yang Perlu Diketahui - TemanMama","description":"Memberikan air putih pada bayi yang usianya masih di bawah 6 bulan sebaiknya tidak dilakukan, karena bayi bisa berisiko mengalami gangguan kesehatan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bahaya Memberikan Air Putih untuk Bayi yang Perlu Diketahui - TemanMama","og_description":"Memberikan air putih pada bayi yang usianya masih di bawah 6 bulan sebaiknya tidak dilakukan, karena bayi bisa berisiko mengalami gangguan kesehatan.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-01-02T17:28:34+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-02-at-18.25.49.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Bahaya Memberikan Air Putih untuk Bayi yang Perlu Diketahui","datePublished":"2024-01-02T17:28:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804"},"wordCount":343,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-02-at-18.25.49.jpeg","articleSection":["Bayi","Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804","name":"Bahaya Memberikan Air Putih untuk Bayi yang Perlu Diketahui - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-02-at-18.25.49.jpeg","datePublished":"2024-01-02T17:28:34+00:00","description":"Memberikan air putih pada bayi yang usianya masih di bawah 6 bulan sebaiknya tidak dilakukan, karena bayi bisa berisiko mengalami gangguan kesehatan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=2804"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-02-at-18.25.49.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-02-at-18.25.49.jpeg","width":1280,"height":853},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2804#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bahaya Memberikan Air Putih untuk Bayi yang Perlu Diketahui"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2804","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2804"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2804\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2805,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2804\/revisions\/2805"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2803"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2804"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2804"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2804"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}