{"id":2617,"date":"2023-12-28T23:00:45","date_gmt":"2023-12-28T23:00:45","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617"},"modified":"2023-12-28T23:01:20","modified_gmt":"2023-12-28T23:01:20","slug":"shaken-baby-symdrome-mengguncang-dapat-membahayakan-nyawa-bayi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617","title":{"rendered":"Shaken Baby Symdrome: Mengguncang Dapat Membahayakan Nyawa Bayi"},"content":{"rendered":"<p>Shaken Baby Syndrome (SBS) adalah kondisi serius yang dapat terjadi pada bayi dan anak kecil ketika mereka diguncang dengan keras. Sindrom ini terjadi ketika seseorang, biasanya orang dewasa yang merawat bayi, mengguncang bayi secara kasar, menyebabkan otak bayi bergerak di dalam tengkorak. Akibatnya, dapat terjadi cedera pada otak dan seringkali membahayakan nyawa bayi.<\/p>\n<h2><strong>Penyebab Shaken Baby Syndrome<\/strong><\/h2>\n<p>Penyebab utama sindrom ini adalah ketidakmampuan bayi untuk mengontrol gerakan kepala mereka sendiri. Ketika seseorang mengguncang bayi, otak mereka bisa bergeser dan menabrak tengkorak bagian dalam, menyebabkan trauma serius. Guncangan yang terjadi bahkan hanya selama beberapa detik dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak bayi.<\/p>\n<h2><strong>Gejala dan Tanda<\/strong><\/h2>\n<p>Gejala Shaken Baby Syndrome dapat bervariasi, termasuk muntah, kejang-kejang, lemas, sulit bernapas, dan bahkan koma. Seringkali, gejala ini muncul tanpa tanda-tanda luar seperti memar atau luka fisik. Oleh karena itu, seringkali sulit untuk mendeteksinya tanpa pemeriksaan medis menyeluruh.<\/p>\n<h2><strong>Dampak Jangka Panjang<\/strong><\/h2>\n<p>SBS dapat memiliki dampak jangka panjang yang serius pada kesehatan bayi. Cedera otak yang disebabkan oleh guncangan dapat menyebabkan kelumpuhan, gangguan penglihatan, kerusakan pendengaran, atau bahkan keterbelakangan mental. Dalam beberapa kasus, sindrom ini dapat berujung pada kematian bayi.<\/p>\n<h2><strong>Pencegahan Shaken Baby Syndrome<\/strong><\/h2>\n<p>Pencegahan adalah kunci utama untuk menghindari sindrom ini. Edukasi kepada para orang tua, pengasuh, dan siapa pun yang merawat bayi tentang risiko guncangan dapat membantu mengurangi insiden sindrom Shaken Baby. Memberikan dukungan kepada orang tua yang mungkin merasa stres atau frustrasi juga merupakan langkah penting untuk mencegah tindakan impulsif yang dapat membahayakan bayi.<\/p>\n<h2><strong>Konsekuensi Hukum<\/strong><\/h2>\n<p>Guncangan yang disengaja pada bayi dianggap sebagai tindak kekerasan anak dan dapat memiliki konsekuensi hukum serius. Pelaku dapat dihadapkan pada tuntutan pidana dan kehilangan hak asuh anak.<\/p>\n<p>Shaken Baby Syndrome adalah kondisi serius yang dapat menyebabkan dampak seumur hidup pada kesehatan bayi. Penting bagi semua orang dewasa yang merawat bayi untuk memahami risiko guncangan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan. Edukasi dan kesadaran masyarakat dapat berperan penting dalam melindungi generasi yang paling rentan ini dari bahaya Shaken Baby Syndrome<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Shaken Baby Syndrome (SBS) adalah kondisi serius yang dapat terjadi pada bayi dan anak kecil ketika mereka diguncang dengan keras. Sindrom ini terjadi ketika seseorang, biasanya orang dewasa yang merawat bayi, mengguncang bayi secara kasar, menyebabkan otak bayi bergerak di dalam tengkorak. Akibatnya, dapat terjadi cedera pada otak dan seringkali membahayakan nyawa bayi. Penyebab Shaken &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2618,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-2617","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bayi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Shaken Baby Symdrome: Mengguncang Dapat Membahayakan Nyawa Bayi - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Shaken Baby Syndrome (SBS) adalah kondisi serius yang dapat terjadi pada bayi dan anak kecil ketika mereka diguncang dengan keras.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Shaken Baby Symdrome: Mengguncang Dapat Membahayakan Nyawa Bayi - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Shaken Baby Syndrome (SBS) adalah kondisi serius yang dapat terjadi pada bayi dan anak kecil ketika mereka diguncang dengan keras.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-28T23:00:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-28T23:01:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ImagetakenbyMayteTorres-e92d3752e5b0451e8efa504dc43d2f3f.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Momore\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Momore\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617\"},\"author\":{\"name\":\"Momore\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216\"},\"headline\":\"Shaken Baby Symdrome: Mengguncang Dapat Membahayakan Nyawa Bayi\",\"datePublished\":\"2023-12-28T23:00:45+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-28T23:01:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617\"},\"wordCount\":329,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ImagetakenbyMayteTorres-e92d3752e5b0451e8efa504dc43d2f3f.webp\",\"articleSection\":[\"Bayi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617\",\"name\":\"Shaken Baby Symdrome: Mengguncang Dapat Membahayakan Nyawa Bayi - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ImagetakenbyMayteTorres-e92d3752e5b0451e8efa504dc43d2f3f.webp\",\"datePublished\":\"2023-12-28T23:00:45+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-28T23:01:20+00:00\",\"description\":\"Shaken Baby Syndrome (SBS) adalah kondisi serius yang dapat terjadi pada bayi dan anak kecil ketika mereka diguncang dengan keras.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ImagetakenbyMayteTorres-e92d3752e5b0451e8efa504dc43d2f3f.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ImagetakenbyMayteTorres-e92d3752e5b0451e8efa504dc43d2f3f.webp\",\"width\":750,\"height\":500},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Shaken Baby Symdrome: Mengguncang Dapat Membahayakan Nyawa Bayi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216\",\"name\":\"Momore\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Momore\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=2\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Shaken Baby Symdrome: Mengguncang Dapat Membahayakan Nyawa Bayi - TemanMama","description":"Shaken Baby Syndrome (SBS) adalah kondisi serius yang dapat terjadi pada bayi dan anak kecil ketika mereka diguncang dengan keras.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Shaken Baby Symdrome: Mengguncang Dapat Membahayakan Nyawa Bayi - TemanMama","og_description":"Shaken Baby Syndrome (SBS) adalah kondisi serius yang dapat terjadi pada bayi dan anak kecil ketika mereka diguncang dengan keras.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2023-12-28T23:00:45+00:00","article_modified_time":"2023-12-28T23:01:20+00:00","og_image":[{"width":750,"height":500,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ImagetakenbyMayteTorres-e92d3752e5b0451e8efa504dc43d2f3f.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Momore","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Momore","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617"},"author":{"name":"Momore","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216"},"headline":"Shaken Baby Symdrome: Mengguncang Dapat Membahayakan Nyawa Bayi","datePublished":"2023-12-28T23:00:45+00:00","dateModified":"2023-12-28T23:01:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617"},"wordCount":329,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ImagetakenbyMayteTorres-e92d3752e5b0451e8efa504dc43d2f3f.webp","articleSection":["Bayi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617","name":"Shaken Baby Symdrome: Mengguncang Dapat Membahayakan Nyawa Bayi - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ImagetakenbyMayteTorres-e92d3752e5b0451e8efa504dc43d2f3f.webp","datePublished":"2023-12-28T23:00:45+00:00","dateModified":"2023-12-28T23:01:20+00:00","description":"Shaken Baby Syndrome (SBS) adalah kondisi serius yang dapat terjadi pada bayi dan anak kecil ketika mereka diguncang dengan keras.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=2617"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ImagetakenbyMayteTorres-e92d3752e5b0451e8efa504dc43d2f3f.webp","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ImagetakenbyMayteTorres-e92d3752e5b0451e8efa504dc43d2f3f.webp","width":750,"height":500},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2617#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Shaken Baby Symdrome: Mengguncang Dapat Membahayakan Nyawa Bayi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/ba5bfbb2dd2f0a32727dd4575e75e216","name":"Momore","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6e56d3a9c2f84cc2c39e02aebd6a966edc0c8b44d9a1cd182ab38dda76fd79de?s=96&d=mm&r=g","caption":"Momore"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=2"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2617","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2617"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2617\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2620,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2617\/revisions\/2620"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2618"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2617"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2617"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2617"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}