{"id":2530,"date":"2023-12-27T15:57:10","date_gmt":"2023-12-27T15:57:10","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530"},"modified":"2023-12-27T15:57:10","modified_gmt":"2023-12-27T15:57:10","slug":"keringat-dingin-pada-bayi-pertanda-apa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530","title":{"rendered":"Keringat Dingin pada Bayi, Pertanda Apa?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika TemanMama melihat si kecil berkeringat namun tubuhnya terasa dingin, hal ini bisa menandakan bayi sedang mengalami keringat dingin. Walaupun terlihat biasa, kondisi ini dapat menjadi gejala atau pertanda dari suatu penyakit yang mungkin sedang dialami bayi, terutama jika keringat dingin membuat si kecil tampak lemas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya, keringat dingin pada bayi terjadi karena tubuhnya belum mampu mengatur suhu tubuh dengan baik. Jadi, si kecil berkeringat ialah hal yang normal. Keringat dingin bisa muncul di beberapa bagian tubuh, telapak tangan serta kaki dan area ketiak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, keringat dingin seringkali juga dapat terjadi saat bayi sedang menderita suatu penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Karena itu, orang tua juga tetap perlu waspada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk lebih jelasnya, berikut ialah beberapa penyebab keringat dingin pada bayi.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Syok<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Syok ialah kondisi saat tekanan darah menurun sangat pesat, sehingga membuat fungsi organ tubuh menjadi terganggu karena tidak menerima cukup darah ataupun oksigen. Pada bayi, syok dapat diakibatkan oleh suatu infeksi berat serta dehidrasi. Apabila tidak cepat ditangani, kondisi ini bisa merusak organ tubuh bayi, bahkan bisa mengancam nyawanya.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Sepsis<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepsis merupakan infeksi virus atau bakteri di dalam darah. Kondisi ini dapat membuat darah menggumpal serta menyebabkan aliran darah di dalam tubuh menjadi tidak lancar, sehingga organ dan jaringan tubuh kesulitan memperoleh oksigen maupun darah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi yang menderita sepsis dapat mengalami keringat dingin dan diikuti dengan gejala lain, seperti demam, kejang, sesak napas, lemas, pucat, dan tidak mau menyusu.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Penyakit Jantung Bawaan<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keringat dingin yang dialami bayi juga dapat terjadi karena penyakit jantung bawaan. Kelainan jantung pada bayi bisa membuat aliran darah tubuhnya bermasalah, sehingga asupan oksigen ke jaringan dan organ tubuh menjadi berkurang.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Kekurangan Oksigen<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keringat dingin bisa muncul sebagai respon atau reaksi tubuh saat otak kekurangan oksigen. Hipoksia atau kekurangan oksigen pada bayi dapat diakibatkan oleh penyakit atau kondisi medis tertentu, seperti misalnya anemia, sesak napas, cedera kepala ketika lahir, ataupun infeksi berat.<\/span><\/p>\n<h4><strong>5. Hipoglikemia<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gula darah ialah sumber energi utama bagi tubuh. Saat kadar gula darah turun, tubuh akan kekurangan energi serta tidak bisa berfungsi dengan baik. Kondisi inilah yang dikenal sebagai hipoglikemia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada bayi, hipoglikemia dapat disebabkan oleh infeksi berat, kelahiran prematur, terlahir dari ibu yang mengidap diabetes, berat badan lahir cenderung rendah, kedinginan, serta cacat bawaan lahir atau kelainan kongenital, seperti penyakit jantung bawaan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika TemanMama melihat si kecil berkeringat namun tubuhnya terasa dingin, hal ini bisa menandakan bayi sedang mengalami keringat dingin. Walaupun terlihat biasa, kondisi ini dapat menjadi gejala atau pertanda dari suatu penyakit yang mungkin sedang dialami bayi, terutama jika keringat dingin membuat si kecil tampak lemas. Biasanya, keringat dingin pada bayi terjadi karena tubuhnya belum &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2529,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-2530","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Keringat Dingin pada Bayi, Pertanda Apa? - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bayi berkeringat dingin ialah hal yang normal. Namun, hal ini juga bisa menjadi pertanda bayi sedang menderita suatu penyakit atau masalah kesehatan tertentu.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Keringat Dingin pada Bayi, Pertanda Apa? - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bayi berkeringat dingin ialah hal yang normal. Namun, hal ini juga bisa menjadi pertanda bayi sedang menderita suatu penyakit atau masalah kesehatan tertentu.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-27T15:57:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-27-at-13.34.33.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Keringat Dingin pada Bayi, Pertanda Apa?\",\"datePublished\":\"2023-12-27T15:57:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530\"},\"wordCount\":375,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-27-at-13.34.33.jpeg\",\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530\",\"name\":\"Keringat Dingin pada Bayi, Pertanda Apa? - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-27-at-13.34.33.jpeg\",\"datePublished\":\"2023-12-27T15:57:10+00:00\",\"description\":\"Bayi berkeringat dingin ialah hal yang normal. Namun, hal ini juga bisa menjadi pertanda bayi sedang menderita suatu penyakit atau masalah kesehatan tertentu.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-27-at-13.34.33.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-27-at-13.34.33.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Keringat Dingin pada Bayi, Pertanda Apa?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Keringat Dingin pada Bayi, Pertanda Apa? - TemanMama","description":"Bayi berkeringat dingin ialah hal yang normal. Namun, hal ini juga bisa menjadi pertanda bayi sedang menderita suatu penyakit atau masalah kesehatan tertentu.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Keringat Dingin pada Bayi, Pertanda Apa? - TemanMama","og_description":"Bayi berkeringat dingin ialah hal yang normal. Namun, hal ini juga bisa menjadi pertanda bayi sedang menderita suatu penyakit atau masalah kesehatan tertentu.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2023-12-27T15:57:10+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-27-at-13.34.33.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Keringat Dingin pada Bayi, Pertanda Apa?","datePublished":"2023-12-27T15:57:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530"},"wordCount":375,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-27-at-13.34.33.jpeg","articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530","name":"Keringat Dingin pada Bayi, Pertanda Apa? - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-27-at-13.34.33.jpeg","datePublished":"2023-12-27T15:57:10+00:00","description":"Bayi berkeringat dingin ialah hal yang normal. Namun, hal ini juga bisa menjadi pertanda bayi sedang menderita suatu penyakit atau masalah kesehatan tertentu.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=2530"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-27-at-13.34.33.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-27-at-13.34.33.jpeg","width":1280,"height":853},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2530#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Keringat Dingin pada Bayi, Pertanda Apa?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2530","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2530"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2530\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2531,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2530\/revisions\/2531"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2529"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2530"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2530"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2530"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}