{"id":2370,"date":"2023-12-23T18:47:00","date_gmt":"2023-12-23T18:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370"},"modified":"2023-12-23T18:47:00","modified_gmt":"2023-12-23T18:47:00","slug":"makanan-yang-harus-dihindari-anak-ketika-terkena-cacar-air","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370","title":{"rendered":"Makanan yang Harus Dihindari Anak Ketika Terkena Cacar Air"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit satu ini cukup umum terjadi pada anak-anak, merupakan cacar air. Cacar air ialah penyakit infeksi yang diakibatkan oleh virus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Varicella Zoster<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan penyakit ini termasuk jenis virus herpes. Selain mengkonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter, proses penyembuhan cacar air pun bisa dilakukan di rumah dengan perawatan yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, anak yang tidak mematuhi pantangan cacar air mungkin akan mengalami gejala yang lebih parah. Pasalnya, ada beberapa pantangan yang harus dipatuhi saat terkena cacar air, baik itu larangan aktivitas tertentu ataupun larangan makanan. Dan yang akan kita bahas di artikel ini ialah mengenai makanan apa saja yang sebaiknya dihindari anak saat sakit cacar air.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan yang memiliki kandungan lemak jenuh tinggi, seperti susu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">full cream<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan daging ialah pantangan makanan pertama yang sebaiknya dihindari si kecil ketika ia sakit cacar air. Sebab, jenis makanan ini bisa meningkatkan peradangan pada tubuh anak, sehingga ruam-ruam atau bintik-bintik cacar pun akan semakin parah, dan diikuti juga dengan waktu penyembuhannya yang semakin lama.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Makanan Asam<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ruam-ruam cacar air yang muncul di tenggorokan dapat mengakibatkan peradangan, sehingga tenggorokan anak akan terasa sangat kering serta perih saat ia menelan makanan dan minuman. Oleh sebab itu, pantangan makanan selanjutnya ialah sebaiknya anak menghindari mengkonsumsi makanan asam, seperti jeruk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasalnya, makanan dengan asam yang tinggi bisa membuat mulut dan tenggorokan semakin terasa sakit serta perih, dan hal ini juga tentunya juga akan membuat proses penyembuhan yang dibutuhkan semakin lama.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Makanan Pedas dan Asin<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika anak terkena cacar air, hindari makanan-makanan yang pedas dan asin. Sebab, rasa pedas dan asin dalam makanan dapat mengakibatkan iritasi pada area mulut dan tenggorokan anak.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Makanan yang Memiliki Kandungan Arginin<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Arginin ialah sejenis protein yang dapat mempengaruhi proses replikasi cacar air di dalam tubuh. Karena itu, jika virus cacar air bereplikasi di dalam tubuh, maka jumlah virus yang menginfeksi permukaan kulit anak pun akan semakin banyak, diikuti juga dengan gejala yang semakin parah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa makanan yang memiliki kandungan arginin, di antaranya seperti kacang tanah, cokelat, serta kismis.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyakit satu ini cukup umum terjadi pada anak-anak, merupakan cacar air. Cacar air ialah penyakit infeksi yang diakibatkan oleh virus Varicella Zoster, dan penyakit ini termasuk jenis virus herpes. Selain mengkonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter, proses penyembuhan cacar air pun bisa dilakukan di rumah dengan perawatan yang tepat. Akan tetapi, anak yang tidak mematuhi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2369,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-2370","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Makanan yang Harus Dihindari Anak Ketika Terkena Cacar Air - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Makanan yang harus dihindari saat cacar air, 1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh, 2. Makanan Asam, 3. Makanan Pedas dan Asin, 4. Jenis Makanan Arginin.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Makanan yang Harus Dihindari Anak Ketika Terkena Cacar Air - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Makanan yang harus dihindari saat cacar air, 1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh, 2. Makanan Asam, 3. Makanan Pedas dan Asin, 4. Jenis Makanan Arginin.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-23T18:47:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-23-at-10.06.18.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Makanan yang Harus Dihindari Anak Ketika Terkena Cacar Air\",\"datePublished\":\"2023-12-23T18:47:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370\"},\"wordCount\":338,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-23-at-10.06.18.jpeg\",\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370\",\"name\":\"Makanan yang Harus Dihindari Anak Ketika Terkena Cacar Air - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-23-at-10.06.18.jpeg\",\"datePublished\":\"2023-12-23T18:47:00+00:00\",\"description\":\"Makanan yang harus dihindari saat cacar air, 1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh, 2. Makanan Asam, 3. Makanan Pedas dan Asin, 4. Jenis Makanan Arginin.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-23-at-10.06.18.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-23-at-10.06.18.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":1280},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Makanan yang Harus Dihindari Anak Ketika Terkena Cacar Air\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Makanan yang Harus Dihindari Anak Ketika Terkena Cacar Air - TemanMama","description":"Makanan yang harus dihindari saat cacar air, 1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh, 2. Makanan Asam, 3. Makanan Pedas dan Asin, 4. Jenis Makanan Arginin.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Makanan yang Harus Dihindari Anak Ketika Terkena Cacar Air - TemanMama","og_description":"Makanan yang harus dihindari saat cacar air, 1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh, 2. Makanan Asam, 3. Makanan Pedas dan Asin, 4. Jenis Makanan Arginin.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2023-12-23T18:47:00+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":1280,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-23-at-10.06.18.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Makanan yang Harus Dihindari Anak Ketika Terkena Cacar Air","datePublished":"2023-12-23T18:47:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370"},"wordCount":338,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-23-at-10.06.18.jpeg","articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370","name":"Makanan yang Harus Dihindari Anak Ketika Terkena Cacar Air - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-23-at-10.06.18.jpeg","datePublished":"2023-12-23T18:47:00+00:00","description":"Makanan yang harus dihindari saat cacar air, 1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh, 2. Makanan Asam, 3. Makanan Pedas dan Asin, 4. Jenis Makanan Arginin.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=2370"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-23-at-10.06.18.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-23-at-10.06.18.jpeg","width":1280,"height":1280},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2370#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Makanan yang Harus Dihindari Anak Ketika Terkena Cacar Air"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2370","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2370"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2370\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2371,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2370\/revisions\/2371"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2370"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2370"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2370"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}