{"id":2189,"date":"2023-12-20T16:02:55","date_gmt":"2023-12-20T16:02:55","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189"},"modified":"2023-12-20T16:02:55","modified_gmt":"2023-12-20T16:02:55","slug":"bahaya-pola-asuh-strict-parents-bagi-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189","title":{"rendered":"Bahaya Pola Asuh Strict Parents Bagi Anak"},"content":{"rendered":"<p>Banyak sekali gaya pola asuh orang tua terhadap anaknya. Dari beberapa gaya pola asuh yang diterapkan oleh orang tua ada satu yang menjadi <em>red flag<\/em>, yaitu pola asuh yang otoriter terhadap anak. Pola asuh otoriter kerap dilakukan oleh strict parents. Orang tua seperti ini biasanya selalu \u00a0banyak menuntut, tetapi tidak responsif pada perasaan anak.<\/p>\n<h3>Ciri-Ciri Strict Parents<\/h3>\n<p>Orang tua yang otoriter juga percaya bahwa memerintah dengan \u2018tangan besi\u2019 merupakan cara terbaik untuk membuat anak-anaknya agar takut dan patuh terhadap mereka. Dengan menetapkan aturan dan batasan yang ketat kepada anak, para orang tua yakin bahwa itulah yang terbaik bagi anak. Berikut beberapa ciri strict parents.<\/p>\n<ul>\n<li>Membuat anak harus mematuhi semua aturan yang ditetapkan oleh orang tua tanpa terkecuali.<\/li>\n<li>Tidak memberikan kesempatan anak untuk menyampaikan opini mereka. Dalam hal ini taka da komunikasi dua arah antara orang tua dan anak.<\/li>\n<li>Selalu mendikte anak terhadap segala sesuatu yang dilakukannya.<\/li>\n<li>Memberikan hukuman yang berlebihan ketika anak melanggar aturan yang telah ditetapkan.<\/li>\n<li>Tidak memiliki toleransi dan selalu memarahi anak saat anak membuat kesalahan.<\/li>\n<li>Tidak pernah memberikan apresiasi pada anak saat anak meraih pencapaiannya.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Dampak Strict Parents Bagi Anak<\/h3>\n<p>Pola asuh ini dapat memicu gangguan pada perilaku anak. Bahkan bisa memberikan dampak negative yang signifikan pada tumbuh kembang anak. Berikut hal negatif lain yang berdampak pada penerapan pola asuh yang otoriter.<\/p>\n<h4><strong>1. Anak Menjadi Pemberontak<\/strong><\/h4>\n<p>Anak-anak yang tumbuh dengan orang tua otoriter bisa membuat anak memiliki tingkat agresi yang tinggi. Mereka juga bisa mengembangkan perilaku memberontak hingga usia dewasa.<\/p>\n<h4><strong>2. Anak Menjadi Depresi<\/strong><\/h4>\n<p>Bahaya anak-anak yang memiliki orangtua yang strict, yakni lebih rentan mengalami depresi, karena mereka merasa tidak nyaman dan tidak bahagia saat berada di rumah sendiri.<\/p>\n<h4>3. Tidak Memiliki Kepercayaan Diri<\/h4>\n<p>Anak yang menjadi korban dari strict parents biasanya akan tumbuh dengan tidak memiliki rasa percaya diri. Hal ini dikarenakan orang tua mereka selalu dihantui orang tua yang memarahi saat mereka melakukan kesalahan, sehingga mereka tidak bisa membuat keputusannya sendiri<\/p>\n<p>Jika orang tua masih merasa bingung untuk menentukan pola asuh yang tepat untuk anak, tidak ada salahnya untuk bertanya pada kerabat atau keluarga untuk meminta saran.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak sekali gaya pola asuh orang tua terhadap anaknya. Dari beberapa gaya pola asuh yang diterapkan oleh orang tua ada satu yang menjadi red flag, yaitu pola asuh yang otoriter terhadap anak. Pola asuh otoriter kerap dilakukan oleh strict parents. Orang tua seperti ini biasanya selalu \u00a0banyak menuntut, tetapi tidak responsif pada perasaan anak. Ciri-Ciri &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2188,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,6,11],"tags":[],"class_list":["post-2189","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-keluarga","category-life","category-tumbuh-kembang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bahaya Pola Asuh Strict Parents Bagi Anak - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Orang tua yang otoriter juga percaya bahwa memerintah dengan \u2018tangan besi\u2019 merupakan cara terbaik untuk membuat anak-anaknya agar takut dan patuh terhadap mereka. Dengan menetapkan aturan dan batasan yang ketat kepada anak, para orang tua yakin bahwa itulah yang terbaik bagi anak. Berikut beberapa ciri strict parents.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bahaya Pola Asuh Strict Parents Bagi Anak - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Orang tua yang otoriter juga percaya bahwa memerintah dengan \u2018tangan besi\u2019 merupakan cara terbaik untuk membuat anak-anaknya agar takut dan patuh terhadap mereka. Dengan menetapkan aturan dan batasan yang ketat kepada anak, para orang tua yakin bahwa itulah yang terbaik bagi anak. Berikut beberapa ciri strict parents.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-20T16:02:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/93093a2da3c955cabb2cf8d7a86afb81.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"612\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"420\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Bahaya Pola Asuh Strict Parents Bagi Anak\",\"datePublished\":\"2023-12-20T16:02:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189\"},\"wordCount\":346,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/93093a2da3c955cabb2cf8d7a86afb81.jpg\",\"articleSection\":[\"Keluarga\",\"Life\",\"Tumbuh Kembang\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189\",\"name\":\"Bahaya Pola Asuh Strict Parents Bagi Anak - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/93093a2da3c955cabb2cf8d7a86afb81.jpg\",\"datePublished\":\"2023-12-20T16:02:55+00:00\",\"description\":\"Orang tua yang otoriter juga percaya bahwa memerintah dengan \u2018tangan besi\u2019 merupakan cara terbaik untuk membuat anak-anaknya agar takut dan patuh terhadap mereka. Dengan menetapkan aturan dan batasan yang ketat kepada anak, para orang tua yakin bahwa itulah yang terbaik bagi anak. Berikut beberapa ciri strict parents.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/93093a2da3c955cabb2cf8d7a86afb81.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/93093a2da3c955cabb2cf8d7a86afb81.jpg\",\"width\":612,\"height\":420},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bahaya Pola Asuh Strict Parents Bagi Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bahaya Pola Asuh Strict Parents Bagi Anak - TemanMama","description":"Orang tua yang otoriter juga percaya bahwa memerintah dengan \u2018tangan besi\u2019 merupakan cara terbaik untuk membuat anak-anaknya agar takut dan patuh terhadap mereka. Dengan menetapkan aturan dan batasan yang ketat kepada anak, para orang tua yakin bahwa itulah yang terbaik bagi anak. Berikut beberapa ciri strict parents.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bahaya Pola Asuh Strict Parents Bagi Anak - TemanMama","og_description":"Orang tua yang otoriter juga percaya bahwa memerintah dengan \u2018tangan besi\u2019 merupakan cara terbaik untuk membuat anak-anaknya agar takut dan patuh terhadap mereka. Dengan menetapkan aturan dan batasan yang ketat kepada anak, para orang tua yakin bahwa itulah yang terbaik bagi anak. Berikut beberapa ciri strict parents.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2023-12-20T16:02:55+00:00","og_image":[{"width":612,"height":420,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/93093a2da3c955cabb2cf8d7a86afb81.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Bahaya Pola Asuh Strict Parents Bagi Anak","datePublished":"2023-12-20T16:02:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189"},"wordCount":346,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/93093a2da3c955cabb2cf8d7a86afb81.jpg","articleSection":["Keluarga","Life","Tumbuh Kembang"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189","name":"Bahaya Pola Asuh Strict Parents Bagi Anak - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/93093a2da3c955cabb2cf8d7a86afb81.jpg","datePublished":"2023-12-20T16:02:55+00:00","description":"Orang tua yang otoriter juga percaya bahwa memerintah dengan \u2018tangan besi\u2019 merupakan cara terbaik untuk membuat anak-anaknya agar takut dan patuh terhadap mereka. Dengan menetapkan aturan dan batasan yang ketat kepada anak, para orang tua yakin bahwa itulah yang terbaik bagi anak. Berikut beberapa ciri strict parents.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=2189"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/93093a2da3c955cabb2cf8d7a86afb81.jpg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/93093a2da3c955cabb2cf8d7a86afb81.jpg","width":612,"height":420},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2189#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bahaya Pola Asuh Strict Parents Bagi Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2189","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2189"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2189\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2190,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2189\/revisions\/2190"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2188"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2189"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2189"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2189"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}