{"id":2079,"date":"2023-12-19T19:28:37","date_gmt":"2023-12-19T19:28:37","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079"},"modified":"2023-12-19T19:28:37","modified_gmt":"2023-12-19T19:28:37","slug":"cara-merubah-anak-yang-berperilaku-buruk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079","title":{"rendered":"Cara Merubah Anak yang Berperilaku Buruk"},"content":{"rendered":"<p>Memiliki anak memanglah sangat membahagiakan di dalam sebuah keluarga. Tetapi seiring berjalan waktu anak juga tumbuh besar dan terkadang memiliki kebiasaan dan perilaku yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Sebagai orang tua jika memiliki anak yang memiliki kebiasaan buruk sangat menjengkelkan dan kita sering kali menjadi emosi atau kelewat batas untuk mengatasinya.<\/p>\n<h3><strong>Cara Merubah Kebiasaan dan Perilaku Buruk Anak<\/strong><\/h3>\n<p>Kelakuan buruk seorang anak seringkali merupakan akibat dari tidak mendengarkan orangtua dengan baik atau dimanjakan secara berlebihan.\u00a0Sebagai orang tua, bertanggung jawab untuk membuat anak sadar akan tindakannya dan membuatnya lebih dewasa.<\/p>\n<p>Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mendidik dan merubah anak yang memiliki perilaku buruk.<\/p>\n<h4><strong>1. Abaikan Ketika Anak Berprilaku Buruk<\/strong><\/h4>\n<p>Anak-anak cenderung melanjutkan perilaku ketika dihargai dan berhenti ketika diabaikan. Saat anak mulai menunjukan kebiasaan dan perilaku yang buruk abaikan saja. Karena terkadang jika anak sedang dalam fase tantrum mereka akan mencoba melakukan hal apa saja untuk menarik perhatian orang tuanya.<\/p>\n<h4>2. Mencari Tahu Permasalahan yang Dimiliki Anak<\/h4>\n<p>Mengetahui permasalahan apa yang dihadapi anak sangat penting untuk mencari solusi untuk mengatasi serta merubah perilaku anak.<\/p>\n<h4><strong>3. Bicara Bersama<\/strong><\/h4>\n<p>Ajak anak untuk duduk bersama dan mengobrol. Kemudian beri penjelasan kepada anak mengapa perilakunya salah dan perilaku seperti apa yang anda harapkan darinya. Mungkin untuk kali pertama, si kecil akan tidak sepenuhnya memahami. Namun, proses ini tetap penting karena mencakup penanaman nilai dan aturan dalam keluarga supaya anak menjadi lebih baik lagi. Bicara bersama anak seperti ini lebih baik ketimbang selalu memarahinya.<\/p>\n<h4><strong>4. Membuat Aturan Bersama<\/strong><\/h4>\n<p>Menetapkan aturan bersama sejak usia dini, akan mencegah anak mengembangkan perilaku yang tidak pantas. Misalnya dengan memberikan hadiah jika anak menurut dan berprilaku baik, dan memberikan hukuman apabila mereka melanggarnya. Ini akan menjadi motivasinya untuk bisa mengikuti aturan tersebut.<\/p>\n<h4><strong>5. Hindari Kekerasan Fisik<\/strong><\/h4>\n<p>Selain menimbulkan trauma, hukuman fisik juga dapat menghalangi anak untuk berperilaku lebih baik. Anda boleh keras. Tapi dari segi aturan. Kedisiplinan yang Anda terapkan adalah untuk menunjukkan pada anak mana perilaku baik dan buruk. Bukan justru membuat anak semakin terpuruk karena mendapat hukuman yang membuat ia tersakiti. Kekerasan fisik bukanlah solusi untuk merubah perilaku anak<\/p>\n<p>Jika orang tua ingin memahami anak-anaknya, maka perlu menyediakan waktu untuk mereka. <em>Time quality <\/em>\u00a0tidak selalu berarti berbicara atau melakukan sesuatu bersama tapi selalu ada kapan anak membutuhkan orang tuanya, dengan begitu orang tua bisa lebih banyak menanamkan kebaikan-kebaikan kepada anak.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memiliki anak memanglah sangat membahagiakan di dalam sebuah keluarga. Tetapi seiring berjalan waktu anak juga tumbuh besar dan terkadang memiliki kebiasaan dan perilaku yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Sebagai orang tua jika memiliki anak yang memiliki kebiasaan buruk sangat menjengkelkan dan kita sering kali menjadi emosi atau kelewat batas untuk mengatasinya. Cara Merubah Kebiasaan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2078,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,4,11],"tags":[],"class_list":["post-2079","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-balita","category-keluarga","category-tumbuh-kembang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Merubah Anak yang Berperilaku Buruk - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kelakuan buruk seorang anak seringkali merupakan akibat dari tidak mendengarkan orangtua dengan baik atau dimanjakan secara berlebihan.\u00a0Sebagai orang tua, bertanggung jawab untuk membuat anak sadar akan tindakannya dan membuatnya lebih dewasa.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Merubah Anak yang Berperilaku Buruk - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kelakuan buruk seorang anak seringkali merupakan akibat dari tidak mendengarkan orangtua dengan baik atau dimanjakan secara berlebihan.\u00a0Sebagai orang tua, bertanggung jawab untuk membuat anak sadar akan tindakannya dan membuatnya lebih dewasa.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-19T19:28:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/c8575b79-3478-4ae4-8e6c-7b0223725c6c_43.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"539\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Cara Merubah Anak yang Berperilaku Buruk\",\"datePublished\":\"2023-12-19T19:28:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079\"},\"wordCount\":388,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/c8575b79-3478-4ae4-8e6c-7b0223725c6c_43.jpeg\",\"articleSection\":[\"Balita\",\"Keluarga\",\"Tumbuh Kembang\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079\",\"name\":\"Cara Merubah Anak yang Berperilaku Buruk - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/c8575b79-3478-4ae4-8e6c-7b0223725c6c_43.jpeg\",\"datePublished\":\"2023-12-19T19:28:37+00:00\",\"description\":\"Kelakuan buruk seorang anak seringkali merupakan akibat dari tidak mendengarkan orangtua dengan baik atau dimanjakan secara berlebihan.\u00a0Sebagai orang tua, bertanggung jawab untuk membuat anak sadar akan tindakannya dan membuatnya lebih dewasa.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/c8575b79-3478-4ae4-8e6c-7b0223725c6c_43.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/c8575b79-3478-4ae4-8e6c-7b0223725c6c_43.jpeg\",\"width\":720,\"height\":539},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Merubah Anak yang Berperilaku Buruk\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Merubah Anak yang Berperilaku Buruk - TemanMama","description":"Kelakuan buruk seorang anak seringkali merupakan akibat dari tidak mendengarkan orangtua dengan baik atau dimanjakan secara berlebihan.\u00a0Sebagai orang tua, bertanggung jawab untuk membuat anak sadar akan tindakannya dan membuatnya lebih dewasa.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Merubah Anak yang Berperilaku Buruk - TemanMama","og_description":"Kelakuan buruk seorang anak seringkali merupakan akibat dari tidak mendengarkan orangtua dengan baik atau dimanjakan secara berlebihan.\u00a0Sebagai orang tua, bertanggung jawab untuk membuat anak sadar akan tindakannya dan membuatnya lebih dewasa.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2023-12-19T19:28:37+00:00","og_image":[{"width":720,"height":539,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/c8575b79-3478-4ae4-8e6c-7b0223725c6c_43.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Cara Merubah Anak yang Berperilaku Buruk","datePublished":"2023-12-19T19:28:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079"},"wordCount":388,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/c8575b79-3478-4ae4-8e6c-7b0223725c6c_43.jpeg","articleSection":["Balita","Keluarga","Tumbuh Kembang"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079","name":"Cara Merubah Anak yang Berperilaku Buruk - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/c8575b79-3478-4ae4-8e6c-7b0223725c6c_43.jpeg","datePublished":"2023-12-19T19:28:37+00:00","description":"Kelakuan buruk seorang anak seringkali merupakan akibat dari tidak mendengarkan orangtua dengan baik atau dimanjakan secara berlebihan.\u00a0Sebagai orang tua, bertanggung jawab untuk membuat anak sadar akan tindakannya dan membuatnya lebih dewasa.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=2079"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/c8575b79-3478-4ae4-8e6c-7b0223725c6c_43.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/c8575b79-3478-4ae4-8e6c-7b0223725c6c_43.jpeg","width":720,"height":539},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=2079#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Merubah Anak yang Berperilaku Buruk"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2079","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2079"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2079\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2080,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2079\/revisions\/2080"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2079"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2079"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2079"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}