{"id":1722,"date":"2023-12-12T16:04:06","date_gmt":"2023-12-12T16:04:06","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722"},"modified":"2023-12-12T16:04:06","modified_gmt":"2023-12-12T16:04:06","slug":"tips-menghentikan-kebiasaan-anak-menghisap-jempol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722","title":{"rendered":"Tips Menghentikan Kebiasaan Anak Menghisap Jempol"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghisap jari, terutama jempol adalah kebiasaan yang cukup wajar dilakukan oleh anak kecil. Tetapi, pada kondisi tertentu, orang tua mulai khawatir dengan kebiasaan ini dan ingin si kecil menghentikan kebiasaan menghisap jempol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diketahui, bahwa menghisap jempol diyakini bisa membuat bayi merasa nyaman, karena ia membayangkan sama seperti saat ia menyusu ASI. Karena itu, untuk menghentikan kebiasaan menghisap jempol pada anak bukanlah suatu hal yang mudah, terlebih apabila si kecil sudah melakukan kebiasaan ini sejak lama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab, karena menghisap jempol bisa membuat si kecil merasa nyaman, maka pada akhirnya beberapa anak mempertahankan kebiasaan ini saat ia butuh ketenangan untuk tidur.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Dampak Buruk Menghisap Jempol<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila TemanMama tidak segera menghentikan kebiasaan ini pada anak saat usianya mencapai 4 &#8211; 5 tahun, terdapat beberapa dampak negatif yang bisa dialami anak, seperti:<\/span><\/p>\n<h5><strong>1. Mempengaruhi Susunan Gigi<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebiasaan menghisap jempol pada anak bisa meningkatkan tekanan pada rahang atas dan langit-langit mulut anak. Tekanan ini dapat menyebabkan rahang atas menyempit, sehingga membuat pertumbuhan gigi anak terganggu dan susunan gigi menjadi tidak rata.<\/span><\/p>\n<h5><strong>2. Anak Menjadi Cadel<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susunan gigi depan bagian atas yang tidak rata juga dapat mengubah bentuk rahang, sehingga hal ini mempengaruhi cara bicara si kecil. Seperti misalnya anak akan terdengar cadel ketika mengatakan sebagian huruf konsonan, seperti L, R, ataupun S.<\/span><\/p>\n<h5><strong>3. <i>Cheilitis Angular<\/i><\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebiasaan menghisap jempol pada anak juga bisa menyebabkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cheilitis angular<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu kondisi ujung bibir menjadi kering dan rawan mengalami infeksi.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Cara Menghentikan Kebiasaan Menghisap Jempol<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebiasaan menghisap jempol pada si kecil memang dapat berhenti sendirinya seiring dengan bertambahnya usia. Tetapi, TemanMama juga tetap perlu membantu anak untuk menghentikan kebiasaan menghisap jempol sedini mungkin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan agar anak bisa menghentikan kebiasaan ini, mulai dari:<\/span><\/p>\n<h5><strong>1. Memberikan Pemahaman pada Anak<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara pertama yang bisa dilakukan, TemanMama dapat memberikan pemahaman pada anak mengenai dampak negatif menghisap jempol. Jelaskan secara sabar dan lembut bahwa menghisap jempol bisa memberikan dampak negatif terhadap kesehatannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun ingat, dalam memberikan pemahaman, TemanMama harus menyesuaikannya dengan usia anak, ya. Seperti misalnya untuk anak usia 2 &#8211; 3 tahun, TemanMama bisa menggunakan gambar yang menarik dan kalimat yang sederhana saat memberikan pemahaman.<\/span><\/p>\n<h5><strong>2. Memakaikan Sarung Tangan pada Anak<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara selanjutnya, TemanMama dapat memakaikan sarung tangan pada anak. Hal ini bisa membuat si kecil merasa tidak nyaman saat ia menghisap jempol, sehingga secara perlahan-lahan ia pun akan menghentikan kebiasaan menghisap jempol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa untuk memberinya apresiasi saat anak berhasil menahan keinginannya untuk menghisap jempol. Dengan begitu, si kecil akan termotivasi untuk berhenti melakukan kebiasaan ini.<\/span><\/p>\n<h5><strong>3. Memberikan Batasan Waktu<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila anak TemanMama sudah cukup besar, TemanMama dapat memberikan batasan waktu pada si kecil dalam menghisap jempol. Seperti misalnya hanya memperbolehkan anak menghisap jempol di waktu siang hari atau malam hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menerapkan aturan ini, si kecil diharapkan bisa menghentikan kebiasaan ini secara perlahan-lahan.<\/span><\/p>\n<h5><strong>4. Mencari Tahu Penyebabnya<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara terakhir, TemanMama bisa mencari tahu penyebab si kecil suka menghisap jempol. Apabila anak terlihat menghisap jempolnya saat ia sedang merasa khawatir, TemanMama bisa mengalihkan perhatiannya ke aktivitas lain yang dapat membuatnya merasa nyaman, seperti memeluknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, apabila anak sering menghisap jempolnya saat ia sedang terlihat bosan, TemanMama bisa memberikan si kecil aktivitas lain yang menyenangkan, seperti menggambar ataupun mewarnai.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menghisap jari, terutama jempol adalah kebiasaan yang cukup wajar dilakukan oleh anak kecil. Tetapi, pada kondisi tertentu, orang tua mulai khawatir dengan kebiasaan ini dan ingin si kecil menghentikan kebiasaan menghisap jempol. Perlu diketahui, bahwa menghisap jempol diyakini bisa membuat bayi merasa nyaman, karena ia membayangkan sama seperti saat ia menyusu ASI. Karena itu, untuk &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1721,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,7,11],"tags":[],"class_list":["post-1722","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-balita","category-kesehatan","category-tumbuh-kembang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tips Menghentikan Kebiasaan Anak Menghisap Jempol - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perlu diketahui, bahwa menghisap jempol diyakini bisa membuat bayi merasa nyaman, karena ia membayangkan sama seperti saat ia menyusu ASI. Karena itu, untuk menghentikan kebiasaan menghisap jempol pada anak bukanlah suatu hal yang mudah, terlebih apabila si kecil sudah melakukan kebiasaan ini sejak lama.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tips Menghentikan Kebiasaan Anak Menghisap Jempol - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perlu diketahui, bahwa menghisap jempol diyakini bisa membuat bayi merasa nyaman, karena ia membayangkan sama seperti saat ia menyusu ASI. Karena itu, untuk menghentikan kebiasaan menghisap jempol pada anak bukanlah suatu hal yang mudah, terlebih apabila si kecil sudah melakukan kebiasaan ini sejak lama.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-12T16:04:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-12-at-21.09.27.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"848\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Tips Menghentikan Kebiasaan Anak Menghisap Jempol\",\"datePublished\":\"2023-12-12T16:04:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722\"},\"wordCount\":518,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-12-at-21.09.27.jpeg\",\"articleSection\":[\"Balita\",\"Kesehatan\",\"Tumbuh Kembang\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722\",\"name\":\"Tips Menghentikan Kebiasaan Anak Menghisap Jempol - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-12-at-21.09.27.jpeg\",\"datePublished\":\"2023-12-12T16:04:06+00:00\",\"description\":\"Perlu diketahui, bahwa menghisap jempol diyakini bisa membuat bayi merasa nyaman, karena ia membayangkan sama seperti saat ia menyusu ASI. Karena itu, untuk menghentikan kebiasaan menghisap jempol pada anak bukanlah suatu hal yang mudah, terlebih apabila si kecil sudah melakukan kebiasaan ini sejak lama.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-12-at-21.09.27.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-12-at-21.09.27.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":848},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tips Menghentikan Kebiasaan Anak Menghisap Jempol\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tips Menghentikan Kebiasaan Anak Menghisap Jempol - TemanMama","description":"Perlu diketahui, bahwa menghisap jempol diyakini bisa membuat bayi merasa nyaman, karena ia membayangkan sama seperti saat ia menyusu ASI. Karena itu, untuk menghentikan kebiasaan menghisap jempol pada anak bukanlah suatu hal yang mudah, terlebih apabila si kecil sudah melakukan kebiasaan ini sejak lama.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tips Menghentikan Kebiasaan Anak Menghisap Jempol - TemanMama","og_description":"Perlu diketahui, bahwa menghisap jempol diyakini bisa membuat bayi merasa nyaman, karena ia membayangkan sama seperti saat ia menyusu ASI. Karena itu, untuk menghentikan kebiasaan menghisap jempol pada anak bukanlah suatu hal yang mudah, terlebih apabila si kecil sudah melakukan kebiasaan ini sejak lama.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2023-12-12T16:04:06+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":848,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-12-at-21.09.27.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Tips Menghentikan Kebiasaan Anak Menghisap Jempol","datePublished":"2023-12-12T16:04:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722"},"wordCount":518,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-12-at-21.09.27.jpeg","articleSection":["Balita","Kesehatan","Tumbuh Kembang"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722","name":"Tips Menghentikan Kebiasaan Anak Menghisap Jempol - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-12-at-21.09.27.jpeg","datePublished":"2023-12-12T16:04:06+00:00","description":"Perlu diketahui, bahwa menghisap jempol diyakini bisa membuat bayi merasa nyaman, karena ia membayangkan sama seperti saat ia menyusu ASI. Karena itu, untuk menghentikan kebiasaan menghisap jempol pada anak bukanlah suatu hal yang mudah, terlebih apabila si kecil sudah melakukan kebiasaan ini sejak lama.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=1722"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-12-at-21.09.27.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-12-at-21.09.27.jpeg","width":1280,"height":848},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1722#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tips Menghentikan Kebiasaan Anak Menghisap Jempol"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1722","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1722"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1722\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1723,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1722\/revisions\/1723"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1721"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1722"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1722"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1722"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}