{"id":1605,"date":"2023-12-11T15:07:10","date_gmt":"2023-12-11T15:07:10","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605"},"modified":"2023-12-11T15:07:10","modified_gmt":"2023-12-11T15:07:10","slug":"hindari-perlakuan-pilih-kasih-dalam-pola-asuh-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605","title":{"rendered":"Hindari Perlakuan Pilih Kasih dalam Pola Asuh Anak"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi setiap orang tua yang mempunyai lebih dari satu anak, terdapat peraturan yang wajib untuk dilakukan, yaitu jangan sampai pilih kasih terhadap anak. Pasalnya, memposisikan salah satu dari mereka sebagai anak emas atau anak yang diunggulkan bisa berdampak negatif terhadap psikologis anak yang di nomor duakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak bisa dipungkiri, bahwa mungkin bisa saja orang tua memiliki kecenderungan lebih memfavoritkan salah satu anaknya. Pilih kasih bisa terjadi secara natural, bahkan bisa terjadi tanpa disadari atau memang karena kebiasaan orang tua yang suka membandingkan anaknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, orang tua mungkin tidak bermaksud untuk menonjolkan salah satu anaknya, namun situasi ini bisa terjadi tanpa disadari atau tanpa disengaja.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Ciri-ciri Orang Tua Pilih Kasih<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini ialah ciri-ciri orang tua yang pilih kasih pada anaknya yang terjadi tanpa disadari ataupun secara alami.<\/span><\/p>\n<h5><strong>1. Orang Tua Memberikan Perlakuan yang Berbeda<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri yang pertama yaitu orang tua cenderung memberikan perlakuan yang berbeda terhadap anaknya, seperti misalnya salah satu anak lebih banyak menerima pujian, hadiah, ataupun perhatian dari anak lainnya.<\/span><\/p>\n<h5><strong>2. Suka Membanding-bandingkan Anak<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin, beberapa orang tua tidak menyadari bahwa mereka sedang bersikap pilih kasih terhadap anaknya dengan suka membanding-bandingkan. Hal ini dapat membuat tekanan yang berat terhadap salah satu anak hingga bisa mengganggu perkembangan emosionalnya.<\/span><\/p>\n<h5><strong>3. Lebih Kritis terhadap Satu Anak<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri selanjutnya yaitu orang tua lebih kritis terhadap satu anak dibandingkan anak yang lainnya. Salah satu anak mungkin menerima kritikan yang lebih sering dari orang tua, sehingga ia merasa tidak dihargai dan merasa bersalah atas keberadaannya.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Dampak Negatif Akibat Pilih Kasih<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlakuan pilih kasih pada anak bisa mempunyai dampak jangka panjang yang serius, seperti:<\/span><\/p>\n<h5><strong>1. Retaknya Hubungan Antar Saudara Kandung<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya melahirkan konflik antara anak dan orang tua, pilih kasih juga bisa berdampak terhadap retaknya hubungan antar saudara kandung, bahkan retaknya hubungan antar saudara ini dapat berlangsung hingga mereka dewasa nantinya.<\/span><\/p>\n<h5><strong>2. Anak Menjadi Tidak Percaya Diri<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang tua yang pilih kasih dapat membuat anaknya menjadi tidak percaya diri. Sebab, ia merasa tidak dihargai ataupun tidak diakui oleh orang tuanya sendiri. Kondisi ini dapat mengganggu perkembangan kepercayaan diri anak dan membuat dirinya menyesali atas keberadaannya di keluarga.<\/span><\/p>\n<h5><strong>3. Anak Mengalami Gangguan Emosional<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih kasih juga dapat mengakibatkan gangguan emosional pada pada anak. Bagaimana tidak, anak yang merasa di nomor duakan dan diabaikan pasti akan mengalami perasaan cemburu, marah, dan sedih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan perlakuan yang diberikan bisa memicu perasaan tidak adil pada anak. Sehingga, rasa emosi ini bisa berkembang menjadi gangguan emosional, seperti perasaan minder, kegelisahan, bahkan hingga bisa menyebabkan depresi pada anak.<\/span><\/p>\n<h5><strong>4. Menciptakan Permusuhan<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang tua yang pilih kasih terhadap salah satu anaknya hanya akan menciptakan rasa permusuhan di antara anak-anaknya. Mereka akan menjadi lebih sering saling bertengkar, berselisih, dan hubungan saudara kandung pun akan menjadi pecah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan biasanya, anak yang merasa diabaikan ataupun di nomor duakan akan memupuk rasa kebencian kepada anak yang selalu diistimewakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang tua yang pilih kasih terhadap anaknya, bisa memberikan luka yang membekas hingga ia dewasa nantinya. Oleh karena itu, belajarlah untuk selalu menjadi orang tua yang lebih baik dari sebelum-sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belajarlah untuk lebih objektif, jangan subjektif, dapat mengendalikan stres, dan berkomunikasilah dengan baik bersama pasangan. Dengan begitu, diharapkan Anda bisa menjalankan peran orang tua dengan baik dan jauh dari pilih kasih.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi setiap orang tua yang mempunyai lebih dari satu anak, terdapat peraturan yang wajib untuk dilakukan, yaitu jangan sampai pilih kasih terhadap anak. Pasalnya, memposisikan salah satu dari mereka sebagai anak emas atau anak yang diunggulkan bisa berdampak negatif terhadap psikologis anak yang di nomor duakan. Tidak bisa dipungkiri, bahwa mungkin bisa saja orang tua &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1604,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,6],"tags":[],"class_list":["post-1605","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-keluarga","category-life"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hindari Perlakuan Pilih Kasih dalam Pola Asuh Anak - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tidak bisa dipungkiri, bahwa mungkin bisa saja orang tua memiliki kecenderungan lebih memfavoritkan salah satu anaknya. Pilih kasih bisa terjadi secara natural, bahkan bisa terjadi tanpa disadari atau memang karena kebiasaan orang tua yang suka membandingkan anaknya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hindari Perlakuan Pilih Kasih dalam Pola Asuh Anak - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tidak bisa dipungkiri, bahwa mungkin bisa saja orang tua memiliki kecenderungan lebih memfavoritkan salah satu anaknya. Pilih kasih bisa terjadi secara natural, bahkan bisa terjadi tanpa disadari atau memang karena kebiasaan orang tua yang suka membandingkan anaknya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-11T15:07:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-11-at-21.57.19.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"796\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"567\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Hindari Perlakuan Pilih Kasih dalam Pola Asuh Anak\",\"datePublished\":\"2023-12-11T15:07:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605\"},\"wordCount\":526,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-11-at-21.57.19.jpeg\",\"articleSection\":[\"Keluarga\",\"Life\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605\",\"name\":\"Hindari Perlakuan Pilih Kasih dalam Pola Asuh Anak - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-11-at-21.57.19.jpeg\",\"datePublished\":\"2023-12-11T15:07:10+00:00\",\"description\":\"Tidak bisa dipungkiri, bahwa mungkin bisa saja orang tua memiliki kecenderungan lebih memfavoritkan salah satu anaknya. Pilih kasih bisa terjadi secara natural, bahkan bisa terjadi tanpa disadari atau memang karena kebiasaan orang tua yang suka membandingkan anaknya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-11-at-21.57.19.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-11-at-21.57.19.jpeg\",\"width\":796,\"height\":567},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hindari Perlakuan Pilih Kasih dalam Pola Asuh Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hindari Perlakuan Pilih Kasih dalam Pola Asuh Anak - TemanMama","description":"Tidak bisa dipungkiri, bahwa mungkin bisa saja orang tua memiliki kecenderungan lebih memfavoritkan salah satu anaknya. Pilih kasih bisa terjadi secara natural, bahkan bisa terjadi tanpa disadari atau memang karena kebiasaan orang tua yang suka membandingkan anaknya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hindari Perlakuan Pilih Kasih dalam Pola Asuh Anak - TemanMama","og_description":"Tidak bisa dipungkiri, bahwa mungkin bisa saja orang tua memiliki kecenderungan lebih memfavoritkan salah satu anaknya. Pilih kasih bisa terjadi secara natural, bahkan bisa terjadi tanpa disadari atau memang karena kebiasaan orang tua yang suka membandingkan anaknya.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2023-12-11T15:07:10+00:00","og_image":[{"width":796,"height":567,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-11-at-21.57.19.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Hindari Perlakuan Pilih Kasih dalam Pola Asuh Anak","datePublished":"2023-12-11T15:07:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605"},"wordCount":526,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-11-at-21.57.19.jpeg","articleSection":["Keluarga","Life"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605","name":"Hindari Perlakuan Pilih Kasih dalam Pola Asuh Anak - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-11-at-21.57.19.jpeg","datePublished":"2023-12-11T15:07:10+00:00","description":"Tidak bisa dipungkiri, bahwa mungkin bisa saja orang tua memiliki kecenderungan lebih memfavoritkan salah satu anaknya. Pilih kasih bisa terjadi secara natural, bahkan bisa terjadi tanpa disadari atau memang karena kebiasaan orang tua yang suka membandingkan anaknya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=1605"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-11-at-21.57.19.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-11-at-21.57.19.jpeg","width":796,"height":567},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1605#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hindari Perlakuan Pilih Kasih dalam Pola Asuh Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1605","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1605"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1605\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1608,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1605\/revisions\/1608"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1604"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1605"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1605"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1605"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}