{"id":1321,"date":"2023-12-08T15:38:43","date_gmt":"2023-12-08T15:38:43","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321"},"modified":"2023-12-08T15:38:43","modified_gmt":"2023-12-08T15:38:43","slug":"mengatasi-ruam-popok-pada-bayi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321","title":{"rendered":"Mengatasi Ruam Popok pada Bayi"},"content":{"rendered":"<p>Ruam popok adalah peradangan pada area yang tertutup popok, seperti sekitar alat kelamin, bokong, dan bagian dalam selangkangan. Ruam popok sering terjadi pada bayi baru lahir. Biasanya berwarna kemerahan dan disertai rasa gatal dan lecet-lecet ringan. Ruam popok disebabkan oleh gesekan antara popok dengan kulit bayi. Sebab kulit bayi masih sangat lembut dan sensitif. Mengenakan popok secara otomatis menutupi kulit bayi dan membuat kulitnya tetap lembab. Kelembapan yang berlebihan dapat menyebabkan ruam popok.<\/p>\n<p>Penyebab ruam popok lainnya antara lain kulit bayi lama terkena urin atau kotoran bayi dalam waktu lama akibat penggunaan popok dalam waktu lama di kondisi kotor, dan penggunaan popok plastik atau karet dalam waktu lama.yang bisa menyebabkan iritasi dan terakhir karena memiliki riwayat alergi.<\/p>\n<p>Untuk mencegah dan mengatasi ruam popok pada bayi, bisa dengan melakukan langkah-langkah berikut ini:<\/p>\n<p><strong>1. Rutin memeriksa popok<\/strong><\/p>\n<p>Usahakan untuk lebih sering memeriksa popok di siang hari. Anda mungkin juga harus bangun di tengah malam untuk memeriksa dan mengganti popok yang mungkin kotor. Memeriksa popok bayi secara teratur dapat membantu mencegah ruam dan memberi tahu anda kapan saatnya mengganti popok baru. Jika popok mulai menggembung, terasa berat, basah, atau terlihat kotor, segera ganti dengan yang baru.<\/p>\n<p><strong>2. Ganti popok secara berkala<\/strong><\/p>\n<p>Mengganti popok yang basah pada bayi dengan yang baru adalah cara yang baik untuk mengatasi ruam. Biasanya, popok bayi harus diganti setiap 3 sampai 4 jam, namun semakin cepat akan lebih semakin baik. Jika basah sedikit saja atau terasa bengkak, segera ganti dengan yang baru. Saat mengenakan popok bayi yang baru, berhati-hatilah agar tidak memakainya terlalu ketat agar kulit dapat bernapas lega dan tidak terlalu banyak gesekan pada popok.<\/p>\n<p><strong>3. Pilih pakaian yang menyerap keringat<\/strong><\/p>\n<p>Cara mengatasi ruam popok pada bayi selanjutnya adalah dengan memilih bahan pakaian yang tepat untuk bayi anda. Mengenakan pakaian ketat dapat meningkatkan gesekan pada kulit yang iritasi. Hal ini akan menimbulkan rasa sakit pada bayi. Selain itu bayi lebih mudah berkeringat jika mengenakan pakaian ketat. Hal ini menyebabkan area di sekitar pantat bayi menjadi lembap sehingga memperparah iritasi.<\/p>\n<p><strong>4. Biarkan kulit bayi bernapas<\/strong><\/p>\n<p>Berikan bayi anda waktu kosong selama 10 menit tanpa popok tiga kali sehari. Anda dapat melakukan ini saat mengganti popok atau saat bayi sedang tidur siang. Selain itu, mengatasi ruam popok bayi semacam ini juga bisa diakali dengan melonggarkan popok bayi. Dengan begitu menciptakan celah bagi udara untuk masuk dan menjaga kulit bayi tetap kering.<\/p>\n<p><strong>5. Gunakan produk yang aman untuk kulit bayi<\/strong><\/p>\n<p>Kulit bayi sensitif sehingga mudah iritasi. Jika kulitnya sudah mengalami iritasi, anda harus sangat berhati-hati saat memilih produk perawatan kulit. Ini merupakan salah satu cara mengatasi ruam popok pada bayi dan mempercepat pemulihan kulit. Oleh karena itu, terdapat zat iritan yang sebaiknya dihindari pada kulit bayi, seperti fenol, hidrogen borat, difenhidramin, salisilat, dan benzokain.<\/p>\n<p><strong>6. Oleskan krim atau gel untuk meredakan gejala<\/strong><\/p>\n<p>Untuk mengatasi ruam popok pada bayi, anda bisa menggunakan witch hazel, gel lidah buaya, atau krim yang terdapat kandungan calendula. Gel ini merupakan bagian dari perlengkapan yang perlu dimiliki untuk bayi baru lahir. Namun, tanyakan terlebih dahulu kepada dokter atau apoteker mengenai krim yang mudah dan aman untuk dioleskan pada kulit bayi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ruam popok adalah peradangan pada area yang tertutup popok, seperti sekitar alat kelamin, bokong, dan bagian dalam selangkangan. Ruam popok sering terjadi pada bayi baru lahir. Biasanya berwarna kemerahan dan disertai rasa gatal dan lecet-lecet ringan. Ruam popok disebabkan oleh gesekan antara popok dengan kulit bayi. Sebab kulit bayi masih sangat lembut dan sensitif. Mengenakan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1320,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,7],"tags":[],"class_list":["post-1321","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bayi","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengatasi Ruam Popok pada Bayi - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ruam popok adalah peradangan pada area yang tertutup popok, seperti sekitar alat kelamin, bokong, dan bagian dalam selangkangan. Ruam popok disebabkan oleh gesekan antara popok dengan kulit bayi. Disebabkan karena kulit bayi yang masih lembut dan sensitif. Menggunakan popok menutup kulit bayi dan membuat kulitnya tetap lembap. Kelembapan yang berlebihan inilah yang dapat menyebabkan ruam popok. Untuk mencegah dan mengatasi ruam popok bisa melakukan langkah-langkah berikut ini. Rutin memeriksa popok, ganti popok secara berkala, pilih pakaian yang menyerap keringat, biarkan kulit bayi bernapas, gunakan produk yang aman untuk kulit bayi, dan yang terakhir oleskan krim atau gel untuk meredakan gejala\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengatasi Ruam Popok pada Bayi - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ruam popok adalah peradangan pada area yang tertutup popok, seperti sekitar alat kelamin, bokong, dan bagian dalam selangkangan. Ruam popok disebabkan oleh gesekan antara popok dengan kulit bayi. Disebabkan karena kulit bayi yang masih lembut dan sensitif. Menggunakan popok menutup kulit bayi dan membuat kulitnya tetap lembap. Kelembapan yang berlebihan inilah yang dapat menyebabkan ruam popok. Untuk mencegah dan mengatasi ruam popok bisa melakukan langkah-langkah berikut ini. Rutin memeriksa popok, ganti popok secara berkala, pilih pakaian yang menyerap keringat, biarkan kulit bayi bernapas, gunakan produk yang aman untuk kulit bayi, dan yang terakhir oleskan krim atau gel untuk meredakan gejala\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-08T15:38:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ruam-popok-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Mengatasi Ruam Popok pada Bayi\",\"datePublished\":\"2023-12-08T15:38:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321\"},\"wordCount\":510,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ruam-popok-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Bayi\",\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321\",\"name\":\"Mengatasi Ruam Popok pada Bayi - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ruam-popok-1.jpg\",\"datePublished\":\"2023-12-08T15:38:43+00:00\",\"description\":\"Ruam popok adalah peradangan pada area yang tertutup popok, seperti sekitar alat kelamin, bokong, dan bagian dalam selangkangan. Ruam popok disebabkan oleh gesekan antara popok dengan kulit bayi. Disebabkan karena kulit bayi yang masih lembut dan sensitif. Menggunakan popok menutup kulit bayi dan membuat kulitnya tetap lembap. Kelembapan yang berlebihan inilah yang dapat menyebabkan ruam popok. Untuk mencegah dan mengatasi ruam popok bisa melakukan langkah-langkah berikut ini. Rutin memeriksa popok, ganti popok secara berkala, pilih pakaian yang menyerap keringat, biarkan kulit bayi bernapas, gunakan produk yang aman untuk kulit bayi, dan yang terakhir oleskan krim atau gel untuk meredakan gejala\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ruam-popok-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ruam-popok-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":600},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengatasi Ruam Popok pada Bayi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengatasi Ruam Popok pada Bayi - TemanMama","description":"Ruam popok adalah peradangan pada area yang tertutup popok, seperti sekitar alat kelamin, bokong, dan bagian dalam selangkangan. Ruam popok disebabkan oleh gesekan antara popok dengan kulit bayi. Disebabkan karena kulit bayi yang masih lembut dan sensitif. Menggunakan popok menutup kulit bayi dan membuat kulitnya tetap lembap. Kelembapan yang berlebihan inilah yang dapat menyebabkan ruam popok. Untuk mencegah dan mengatasi ruam popok bisa melakukan langkah-langkah berikut ini. Rutin memeriksa popok, ganti popok secara berkala, pilih pakaian yang menyerap keringat, biarkan kulit bayi bernapas, gunakan produk yang aman untuk kulit bayi, dan yang terakhir oleskan krim atau gel untuk meredakan gejala","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengatasi Ruam Popok pada Bayi - TemanMama","og_description":"Ruam popok adalah peradangan pada area yang tertutup popok, seperti sekitar alat kelamin, bokong, dan bagian dalam selangkangan. Ruam popok disebabkan oleh gesekan antara popok dengan kulit bayi. Disebabkan karena kulit bayi yang masih lembut dan sensitif. Menggunakan popok menutup kulit bayi dan membuat kulitnya tetap lembap. Kelembapan yang berlebihan inilah yang dapat menyebabkan ruam popok. Untuk mencegah dan mengatasi ruam popok bisa melakukan langkah-langkah berikut ini. Rutin memeriksa popok, ganti popok secara berkala, pilih pakaian yang menyerap keringat, biarkan kulit bayi bernapas, gunakan produk yang aman untuk kulit bayi, dan yang terakhir oleskan krim atau gel untuk meredakan gejala","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2023-12-08T15:38:43+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ruam-popok-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Mengatasi Ruam Popok pada Bayi","datePublished":"2023-12-08T15:38:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321"},"wordCount":510,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ruam-popok-1.jpg","articleSection":["Bayi","Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321","name":"Mengatasi Ruam Popok pada Bayi - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ruam-popok-1.jpg","datePublished":"2023-12-08T15:38:43+00:00","description":"Ruam popok adalah peradangan pada area yang tertutup popok, seperti sekitar alat kelamin, bokong, dan bagian dalam selangkangan. Ruam popok disebabkan oleh gesekan antara popok dengan kulit bayi. Disebabkan karena kulit bayi yang masih lembut dan sensitif. Menggunakan popok menutup kulit bayi dan membuat kulitnya tetap lembap. Kelembapan yang berlebihan inilah yang dapat menyebabkan ruam popok. Untuk mencegah dan mengatasi ruam popok bisa melakukan langkah-langkah berikut ini. Rutin memeriksa popok, ganti popok secara berkala, pilih pakaian yang menyerap keringat, biarkan kulit bayi bernapas, gunakan produk yang aman untuk kulit bayi, dan yang terakhir oleskan krim atau gel untuk meredakan gejala","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=1321"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ruam-popok-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/ruam-popok-1.jpg","width":1200,"height":600},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1321#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengatasi Ruam Popok pada Bayi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1321","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1321"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1321\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1324,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1321\/revisions\/1324"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1320"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1321"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1321"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1321"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}