{"id":1315,"date":"2023-12-08T15:32:40","date_gmt":"2023-12-08T15:32:40","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315"},"modified":"2023-12-08T15:32:40","modified_gmt":"2023-12-08T15:32:40","slug":"waspadai-risiko-gangguan-kesehatan-pada-bayi-prematur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315","title":{"rendered":"Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Pada Bayi Prematur"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap pasangan pastinya mengharapkan proses kelahiran si kecil yang lancar dan normal. Tetapi, ada beberapa kondisi yang mengharuskan bayi lahir lebih awal. Bayi yang lahir sebelum umur kandungannya berusia 37 minggu biasa dikenal sebagai kelahiran prematur. Sedangkan, kelahiran yang normal terjadi saat umur kandungan berusia sekitar 40 minggu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh sebab itu, bayi yang lahir secara prematur memiliki risiko gangguan kesehatan yang tinggi akibat beberapa kondisi organ vital, seperti paru-paru, jantung, dan otak belum terbentuk secara sempurna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apa saja risiko gangguan kesehatan pada bayi prematur?<\/span><\/p>\n<h3><strong>Ciri-Ciri Bayi Prematur<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mengetahui apa saja risiko gangguan kesehatan yang bisa dialami pada bayi prematur, ada baiknya TemanMama perlu mengetahui beberapa ciri-ciri bayi prematur, di antaranya seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ukuran bayi lebih kecil dibandingkan bayi normal, dan berat badannya di bawah 2,5 kg.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak rambut halus pada tubuh bayi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kulit bayi terasa tipis dan rapuh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu tubuh bayi prematur lebih rendah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki masalah pernapasan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun bayi lahir secara prematur, bukan berarti ia tidak bisa sehat. Serta walaupun bayi prematur memiliki tumbuh kembang yang lambat, bayi prematur tetap bisa bertumbuh dalam keadaan yang sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi prematur yang sehat bisa ditandai dengan sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi bisa bernapas secara normal tanpa menggunakan alat bantu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi bisa merespon suara, gerakan, serta sentuhan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi dapat melakukan kontak mata dan bisa menunjukkan ekspresinya saat berinteraksi dengan orang lain.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi bisa merangkak, duduk, hingga berdiri, hal ini merupakan tanda bahwa bayi mempunyai otot-otot yang kuat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Risiko Gangguan Kesehatan pada Bayi Prematur<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini merupakan beberapa risiko gangguan kesehatan yang bisa dialami oleh bayi prematur, seperti:<\/span><\/p>\n<h5><strong>1. Gangguan Metabolisme<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan metabolisme berkaitan dengan organ vital bayi yang belum terbentuk sempurna. Sehingga, bayi prematur berisiko menderita hipoglikemia. Hipoglikemia merupakan kondisi di mana tubuh bayi mempunyai kadar gula yang rendah..<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, jumlah kadar gula yang normal pada tubuh bayi bisa mendukung tumbuh kembangnya menjadi sehat.<\/span><\/p>\n<h5><strong>2. Gangguan Pernapasan<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, bayi prematur memiliki risiko gangguan pernapasan, seperti berisiko menderita apnea. Apnea adalah kondisi yang bisa membuat denyut jantung bayi melemah, kulitnya berubah menjadi pucat, hingga kondisi ini bisa membuat bayi berhenti bernapas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan pernapasan ini disebabkan karena organ paru-paru bayi prematur belum terbentuk secara sempurna.<\/span><\/p>\n<h5><strong>3. Gangguan Otak<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi prematur memiliki risiko otak yang rawan pendarahan atau penyakit pendarahan intraventrikular. Pendarahan yang ringan masih bisa ditangani dan diobati dalam waktu yang singkat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, apabila pendarahan yang terjadi cukup parah, maka hal ini bisa membuat bayi menjadi cacat otak permanen.<\/span><\/p>\n<h5><strong>4. Gangguan Jantung<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi prematur juga sangat rentan menderita penyakit jantung bawaan, seperti misalnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Patent Ductus Arteriosus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau biasa dikenal penyakit PDA. Penyakit PDA mengacaukan dua pembuluh utama pada jantung si kecil, sehingga membuatnya terus terbuka dan masuk ke dalam jantung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi, penyakit ini biasanya dapat pulih atau sembuh seiring dengan pertumbuhan bayi.<\/span><\/p>\n<h5><strong>5. Gangguan Pencernaan<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi prematur mempunyai risiko terkena penyakit NEC atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Necrotizing Enterocolitis<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Penyakit NEC cukup serius karena sel-sel yang seharusnya melapisi usus justru rusak, sehingga hal ini membuat proses pencernaan pada si kecil menjadi tidak optimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun sulit, orang tua harus sabar dalam merawat dan membesarkan bayi prematur. Jika TemanMama ingin mempelajari lebih dalam mengenai bayi prematur, TemanMama bisa berkonsultasi dengan dokter yang mengerti di bidang ini.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap pasangan pastinya mengharapkan proses kelahiran si kecil yang lancar dan normal. Tetapi, ada beberapa kondisi yang mengharuskan bayi lahir lebih awal. Bayi yang lahir sebelum umur kandungannya berusia 37 minggu biasa dikenal sebagai kelahiran prematur. Sedangkan, kelahiran yang normal terjadi saat umur kandungan berusia sekitar 40 minggu. Oleh sebab itu, bayi yang lahir secara &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1314,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,13,7,11],"tags":[],"class_list":["post-1315","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-balita","category-bayi","category-kesehatan","category-tumbuh-kembang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Pada Bayi Prematur - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Beberapa gangguan kesehatan pada bayi prematur, seperti gangguan metabolisme, gangguan pernapasan, gangguan otak, gangguan jantung, dan gangguan pencernaan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Pada Bayi Prematur - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Beberapa gangguan kesehatan pada bayi prematur, seperti gangguan metabolisme, gangguan pernapasan, gangguan otak, gangguan jantung, dan gangguan pencernaan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-08T15:32:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-18.44.12.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"820\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Pada Bayi Prematur\",\"datePublished\":\"2023-12-08T15:32:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315\"},\"wordCount\":513,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-18.44.12.jpeg\",\"articleSection\":[\"Balita\",\"Bayi\",\"Kesehatan\",\"Tumbuh Kembang\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315\",\"name\":\"Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Pada Bayi Prematur - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-18.44.12.jpeg\",\"datePublished\":\"2023-12-08T15:32:40+00:00\",\"description\":\"Beberapa gangguan kesehatan pada bayi prematur, seperti gangguan metabolisme, gangguan pernapasan, gangguan otak, gangguan jantung, dan gangguan pencernaan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-18.44.12.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-18.44.12.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":820},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Pada Bayi Prematur\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Pada Bayi Prematur - TemanMama","description":"Beberapa gangguan kesehatan pada bayi prematur, seperti gangguan metabolisme, gangguan pernapasan, gangguan otak, gangguan jantung, dan gangguan pencernaan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Pada Bayi Prematur - TemanMama","og_description":"Beberapa gangguan kesehatan pada bayi prematur, seperti gangguan metabolisme, gangguan pernapasan, gangguan otak, gangguan jantung, dan gangguan pencernaan.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2023-12-08T15:32:40+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":820,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-18.44.12.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Pada Bayi Prematur","datePublished":"2023-12-08T15:32:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315"},"wordCount":513,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-18.44.12.jpeg","articleSection":["Balita","Bayi","Kesehatan","Tumbuh Kembang"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315","name":"Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Pada Bayi Prematur - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-18.44.12.jpeg","datePublished":"2023-12-08T15:32:40+00:00","description":"Beberapa gangguan kesehatan pada bayi prematur, seperti gangguan metabolisme, gangguan pernapasan, gangguan otak, gangguan jantung, dan gangguan pencernaan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=1315"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-18.44.12.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-18.44.12.jpeg","width":1280,"height":820},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1315#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Pada Bayi Prematur"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1315","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1315"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1315\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1318,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1315\/revisions\/1318"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1314"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1315"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1315"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1315"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}