{"id":1196,"date":"2023-12-07T15:22:20","date_gmt":"2023-12-07T15:22:20","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196"},"modified":"2023-12-07T15:22:20","modified_gmt":"2023-12-07T15:22:20","slug":"asam-lambung-pada-bayi-dan-tips-cara-mengatasinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196","title":{"rendered":"Asam Lambung pada Bayi dan Tips Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah asam lambung pada bayi biasanya ditandai dengan muntah dan beberapa gejala lainnya. Walaupun umumnya tidak berbahaya, namun kondisi ini berisiko mengakibatkan komplikasi, hingga sampai bisa mengganggu tumbuh kembang bayi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila bayi muntah setelah menyusu, ini adalah hal yang normal dan tidak membutuhkan penanganan khusus. Tetapi, apabila bayi muntah dan diikuti dengan sesak nafas, rewel, serta berat badan tidak bertambah, ada kemungkinan si kecil mengalami masalah pada asam lambungnya.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Asam Lambung pada Bayi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila si kecil terlalu sering muntah, apalagi setelah habis makan atau menyusu, keluhan ini harus segera diperiksakan ke dokter. Sebab, gejala ini merupakan tanda-tanda bahwa si kecil mempunyai kemungkinan menderita penyakit asam lambung atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Gastroesophageal Reflux Disease<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau GERD.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit GERD terjadi karena cincin otot yang berguna sebagai katup pemisah kerongkongan bagian bawah dengan lambung tidak bekerja secara optimal, sehingga asam lambung serta makanan yang baru saja dikonsumsi naik kembali ke kerongkongan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada bayi dan balita, biasanya asam lambung naik karena fungsi cincin otot pada tubuh mereka belum berkembang dengan sempurna. Kabar baiknya, cincin otot tersebut akan berfungsi sempurna saat si kecil menginjak usia 4 &#8211; 5 bulan hingga satu tahun, sehingga bayi pun tidak akan muntah lagi setelah selesai makan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain sering muntah saat selesai makan, berikut ini beberapa gejala lain yang menandakan bayi mempunyai asam lambung, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi menangis setelah menyusu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi sering batuk.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi mengalami masalah pernapasan seperti tersedak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Punggung bayi terlihat melengkung.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Si kecil sering mengalami kolik.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Cara Mengatasi Asam Lambung pada Bayi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain memeriksakan si kecil ke dokter, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi bayi dengan gangguan asam lambung, yaitu:<\/span><\/p>\n<h5><strong>1. Menempatkan Kepala Lebih Tinggi Ketika Menyusu<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat bayi sedang menyusu, sebaiknya TemanMama menempatkan atau memposisikan kepalanya lebih tinggi dari badannya. Dengan meninggikan posisi kepala saat menyusu, hal ini bisa membantu mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.<\/span><\/p>\n<h5><strong>2. Menjaga Bayi dalam Posisi Tegak\u00a0<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah si kecil selesai makan atau menyusu, TemanMama perlu memastikan bayi berada dalam posisi duduk tegak selama 30 menit. Posisi ini akan membantu mencegah makanan atau susu yang baru dikonsumsi bayi naik kembali ke kerongkongan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, hindari meletakkan bayi tidur telentang usai memberinya makan. Pasalnya, posisi telentang akan menyulitkan proses pencernaan makanan, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mencerna makanan pun akan lebih lama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, posisi telentang juga bisa membuat makanan yang baru dikonsumsi bayi naik kembali ke kerongkongan dan akan membuatnya mengalami GERD.<\/span><\/p>\n<h5><strong>3. Hindari Memberi Makan secara Berlebihan<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi seorang ibu, sangat sulit mengetahui kapan bayi harus berhenti menyusui. Segera berhenti menyusui jika si kecil sudah muntah. Ini merupakan tanda bahwa ibu terlalu banyak memberi susu pada si kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, hindari menyusui atau memberi makan pada bayi secara berlebihan.<\/span><\/p>\n<h5><strong>4. Jangan Mengayunkan Bayi setelah Makan<\/strong><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merawat bayi dengan kondisi asam lambung tidak mudah, terlebih jika si kecil ingin tidur usai makan. Seperti yang diketahui, bayi akan terasa senang jika kita mengayunkan ia secara perlahan, dan hal ini bisa membuat bayi menjadi mengantuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi, pastikan bahwa TemanMama tidak mengayun bayi setelah memberinya makan. Sebab, susu atau makanan yang baru saja dikonsumsinya membutuhkan proses pencernaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila TemanMama mengayun si kecil setelah ia makan, hal ini malah bisa membuat makanan yang baru saja dikonsumsinya naik kembali ke kerongkongan. Dan hal ini akan membuat bayi merasa tidak nyaman.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masalah asam lambung pada bayi biasanya ditandai dengan muntah dan beberapa gejala lainnya. Walaupun umumnya tidak berbahaya, namun kondisi ini berisiko mengakibatkan komplikasi, hingga sampai bisa mengganggu tumbuh kembang bayi. Apabila bayi muntah setelah menyusu, ini adalah hal yang normal dan tidak membutuhkan penanganan khusus. Tetapi, apabila bayi muntah dan diikuti dengan sesak nafas, rewel, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1195,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,7],"tags":[],"class_list":["post-1196","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bayi","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Asam Lambung pada Bayi dan Tips Cara Mengatasinya - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, asam lambung juga bisa terjadi pada bayi. Lalu, bagaimana gejala GERD dan gimana cara mengatasinya? Simak di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Asam Lambung pada Bayi dan Tips Cara Mengatasinya - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, asam lambung juga bisa terjadi pada bayi. Lalu, bagaimana gejala GERD dan gimana cara mengatasinya? Simak di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-07T15:22:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-07-at-22.10.51.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Asam Lambung pada Bayi dan Tips Cara Mengatasinya\",\"datePublished\":\"2023-12-07T15:22:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196\"},\"wordCount\":533,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-07-at-22.10.51.jpeg\",\"articleSection\":[\"Bayi\",\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196\",\"name\":\"Asam Lambung pada Bayi dan Tips Cara Mengatasinya - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-07-at-22.10.51.jpeg\",\"datePublished\":\"2023-12-07T15:22:20+00:00\",\"description\":\"Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, asam lambung juga bisa terjadi pada bayi. Lalu, bagaimana gejala GERD dan gimana cara mengatasinya? Simak di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-07-at-22.10.51.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-07-at-22.10.51.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Asam Lambung pada Bayi dan Tips Cara Mengatasinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Asam Lambung pada Bayi dan Tips Cara Mengatasinya - TemanMama","description":"Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, asam lambung juga bisa terjadi pada bayi. Lalu, bagaimana gejala GERD dan gimana cara mengatasinya? Simak di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Asam Lambung pada Bayi dan Tips Cara Mengatasinya - TemanMama","og_description":"Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, asam lambung juga bisa terjadi pada bayi. Lalu, bagaimana gejala GERD dan gimana cara mengatasinya? Simak di sini.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2023-12-07T15:22:20+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-07-at-22.10.51.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Asam Lambung pada Bayi dan Tips Cara Mengatasinya","datePublished":"2023-12-07T15:22:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196"},"wordCount":533,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-07-at-22.10.51.jpeg","articleSection":["Bayi","Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196","name":"Asam Lambung pada Bayi dan Tips Cara Mengatasinya - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-07-at-22.10.51.jpeg","datePublished":"2023-12-07T15:22:20+00:00","description":"Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, asam lambung juga bisa terjadi pada bayi. Lalu, bagaimana gejala GERD dan gimana cara mengatasinya? Simak di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=1196"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-07-at-22.10.51.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-07-at-22.10.51.jpeg","width":1280,"height":853},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1196#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Asam Lambung pada Bayi dan Tips Cara Mengatasinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1196","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1196"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1196\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1197,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1196\/revisions\/1197"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1195"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1196"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1196"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1196"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}