{"id":11426,"date":"2024-05-31T15:33:04","date_gmt":"2024-05-31T15:33:04","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426"},"modified":"2024-05-31T15:33:04","modified_gmt":"2024-05-31T15:33:04","slug":"bayi-tidak-menangis-saat-baru-lahir-penyebab-bahaya-dan-penanganan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426","title":{"rendered":"Bayi Tidak Menangis Saat Baru Lahir: Penyebab, Bahaya, dan Penanganan"},"content":{"rendered":"<p>Tangisan bayi baru lahir sering dianggap sebagai tanda bahwa bayi tersebut sehat dan beradaptasi dengan lingkungan luar rahim. Namun, terdapat beberapa situasi di mana bayi tidak langsung menangis setelah lahir, yang dapat menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua. Mari kita bahas alasan penyebab, bahaya, dan penanganan bayi yang tidak menangis saat baru lahir.<\/p>\n<h2 class=\"mb-2 mt-6 text-lg first:mt-3\">Penyebab Bayi Tidak Menangis Saat Baru Lahir<\/h2>\n<p>Beberapa penyebab bayi tidak menangis saat baru lahir antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Asfiksia Neonatorum<\/strong>: Kondisi ini terjadi ketika bayi tidak mendapatkan cukup oksigen selama proses kelahiran. Asfiksia dapat disebabkan oleh sumbatan di jalan napas, anemia, proses persalinan yang berlangsung sangat lama, atau plasenta terlepas terlalu cepat.<\/li>\n<li><strong>Kekurangan Oksigen<\/strong>: Bayi yang tidak mendapatkan cukup oksigen di dalam kandungan dapat mengalami kekurangan oksigen di dalam tubuhnya, termasuk di otak dan paru-parunya.<\/li>\n<li><strong>Kelahiran Prematur<\/strong>: Bayi yang lahir prematur, yaitu sebelum minggu ke-37 usia kehamilan, lebih berisiko mengalami gangguan pada organ paru-paru, sehingga mereka mungkin tidak menangis segera setelah lahir.<\/li>\n<li><strong>Keracunan Air Ketuban<\/strong>: Cairan ketuban yang tercampur dengan mekonium dapat menyebabkan bayi tidak menangis saat dilahirkan.<\/li>\n<li><strong>Kelainan Jantung atau Paru-Paru<\/strong>: Beberapa kelainan jantung atau paru-paru pada bayi dapat mengganggu fungsi pernapasan normal dan menyebabkan bayi tidak menangis segera setelah lahir.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 class=\"mb-2 mt-6 text-lg first:mt-3\">Bahaya Bayi yang Tidak Menangis Saat Baru Lahir<\/h2>\n<p>Bayi yang tidak menangis saat baru lahir dapat menimbulkan beberapa dampak bahaya bagi bayi, seperti:<\/p>\n<ul class=\"list-decimal marker:font-mono marker:text-sm pl-11\">\n<li><strong>Kekurangan Oksigen<\/strong>: Kekurangan oksigen dapat menyebabkan kerusakan otak atau kematian jika tidak mendapatkan penanganan segera.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><strong>Gangguan Pernapasan<\/strong>: Bayi yang tidak menangis dapat mengalami gangguan pernapasan yang berbahaya, seperti asfiksia, jika tidak mendapatkan penanganan medis yang tepat.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 class=\"mb-2 mt-6 text-lg first:mt-3\">Penanganan Bayi Tidak Menangis Saat Baru Lahir<\/h2>\n<p>Jika bayi tidak menangis saat baru lahir, orang tua harus segera memperoleh perhatian medis untuk mengevaluasi dan menangani kondisi bayi dengan tepat. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:<\/p>\n<ul class=\"list-decimal marker:font-mono marker:text-sm pl-11\">\n<li><strong>Penilaian APGAR<\/strong>: Dokter akan menggunakan skor APGAR untuk menilai keadaan bayi baru lahir. Nilai APGAR 3\u20135 menunjukkan indikator asfiksia.<\/li>\n<li><strong>Resusitasi Bayi<\/strong>: Tenaga medis yang hadir saat persalinan memiliki peran penting dalam memberikan bantuan medis atau resusitasi bayi saat lahir, terutama jika bayi tidak menangis segera setelah kelahiran.<\/li>\n<li><strong>Evaluasi Kondisi Bayi<\/strong>: Dokter akan melakukan evaluasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab bayi tidak menangis dan memberikan penanganan yang sesuai.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Bayi yang tidak menangis saat baru lahir bukanlah kondisi yang normal dan memerlukan penanganan medis segera. TemanMama harus waspada dan segera membawa bayi ke dokter jika bayi tidak menangis setelah beberapa upaya stimulasi. Dengan penanganan yang tepat, bayi dapat beradaptasi dengan lingkungan luar rahim dan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tangisan bayi baru lahir sering dianggap sebagai tanda bahwa bayi tersebut sehat dan beradaptasi dengan lingkungan luar rahim. Namun, terdapat beberapa situasi di mana bayi tidak langsung menangis setelah lahir, yang dapat menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua. Mari kita bahas alasan penyebab, bahaya, dan penanganan bayi yang tidak menangis saat baru lahir. Penyebab Bayi Tidak &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":11425,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,8],"tags":[],"class_list":["post-11426","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bayi","category-melahirkan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bayi Tidak Menangis Saat Baru Lahir: Penyebab, Bahaya, dan Penanganan - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Menangis adalah salah satu tanda utama bahwa bayi yang baru lahir dalam kondisi sehat. Biasanya, setelah lahir, bayi akan menangis keras, yang menandakan bahwa paru-paru mereka berfungsi dengan baik dan mereka mulai bernapas sendiri. Namun, ada beberapa situasi di mana bayi tidak menangis saat baru lahir.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bayi Tidak Menangis Saat Baru Lahir: Penyebab, Bahaya, dan Penanganan - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menangis adalah salah satu tanda utama bahwa bayi yang baru lahir dalam kondisi sehat. Biasanya, setelah lahir, bayi akan menangis keras, yang menandakan bahwa paru-paru mereka berfungsi dengan baik dan mereka mulai bernapas sendiri. Namun, ada beberapa situasi di mana bayi tidak menangis saat baru lahir.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-31T15:33:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bayi-Baru-Lahir-Tidak-Menangis-Waspadai-Gejala-Asfiksia-Neonatorum.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Bayi Tidak Menangis Saat Baru Lahir: Penyebab, Bahaya, dan Penanganan\",\"datePublished\":\"2024-05-31T15:33:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426\"},\"wordCount\":419,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bayi-Baru-Lahir-Tidak-Menangis-Waspadai-Gejala-Asfiksia-Neonatorum.webp\",\"articleSection\":[\"Bayi\",\"Melahirkan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426\",\"name\":\"Bayi Tidak Menangis Saat Baru Lahir: Penyebab, Bahaya, dan Penanganan - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bayi-Baru-Lahir-Tidak-Menangis-Waspadai-Gejala-Asfiksia-Neonatorum.webp\",\"datePublished\":\"2024-05-31T15:33:04+00:00\",\"description\":\"Menangis adalah salah satu tanda utama bahwa bayi yang baru lahir dalam kondisi sehat. Biasanya, setelah lahir, bayi akan menangis keras, yang menandakan bahwa paru-paru mereka berfungsi dengan baik dan mereka mulai bernapas sendiri. Namun, ada beberapa situasi di mana bayi tidak menangis saat baru lahir.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bayi-Baru-Lahir-Tidak-Menangis-Waspadai-Gejala-Asfiksia-Neonatorum.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bayi-Baru-Lahir-Tidak-Menangis-Waspadai-Gejala-Asfiksia-Neonatorum.webp\",\"width\":1600,\"height\":900},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bayi Tidak Menangis Saat Baru Lahir: Penyebab, Bahaya, dan Penanganan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bayi Tidak Menangis Saat Baru Lahir: Penyebab, Bahaya, dan Penanganan - TemanMama","description":"Menangis adalah salah satu tanda utama bahwa bayi yang baru lahir dalam kondisi sehat. Biasanya, setelah lahir, bayi akan menangis keras, yang menandakan bahwa paru-paru mereka berfungsi dengan baik dan mereka mulai bernapas sendiri. Namun, ada beberapa situasi di mana bayi tidak menangis saat baru lahir.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bayi Tidak Menangis Saat Baru Lahir: Penyebab, Bahaya, dan Penanganan - TemanMama","og_description":"Menangis adalah salah satu tanda utama bahwa bayi yang baru lahir dalam kondisi sehat. Biasanya, setelah lahir, bayi akan menangis keras, yang menandakan bahwa paru-paru mereka berfungsi dengan baik dan mereka mulai bernapas sendiri. Namun, ada beberapa situasi di mana bayi tidak menangis saat baru lahir.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2024-05-31T15:33:04+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":900,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bayi-Baru-Lahir-Tidak-Menangis-Waspadai-Gejala-Asfiksia-Neonatorum.webp","type":"image\/webp"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Bayi Tidak Menangis Saat Baru Lahir: Penyebab, Bahaya, dan Penanganan","datePublished":"2024-05-31T15:33:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426"},"wordCount":419,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bayi-Baru-Lahir-Tidak-Menangis-Waspadai-Gejala-Asfiksia-Neonatorum.webp","articleSection":["Bayi","Melahirkan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426","name":"Bayi Tidak Menangis Saat Baru Lahir: Penyebab, Bahaya, dan Penanganan - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bayi-Baru-Lahir-Tidak-Menangis-Waspadai-Gejala-Asfiksia-Neonatorum.webp","datePublished":"2024-05-31T15:33:04+00:00","description":"Menangis adalah salah satu tanda utama bahwa bayi yang baru lahir dalam kondisi sehat. Biasanya, setelah lahir, bayi akan menangis keras, yang menandakan bahwa paru-paru mereka berfungsi dengan baik dan mereka mulai bernapas sendiri. Namun, ada beberapa situasi di mana bayi tidak menangis saat baru lahir.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=11426"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bayi-Baru-Lahir-Tidak-Menangis-Waspadai-Gejala-Asfiksia-Neonatorum.webp","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bayi-Baru-Lahir-Tidak-Menangis-Waspadai-Gejala-Asfiksia-Neonatorum.webp","width":1600,"height":900},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=11426#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bayi Tidak Menangis Saat Baru Lahir: Penyebab, Bahaya, dan Penanganan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11426","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11426"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11426\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11427,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11426\/revisions\/11427"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11425"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11426"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11426"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11426"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}