{"id":1139,"date":"2023-12-06T15:03:59","date_gmt":"2023-12-06T15:03:59","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139"},"modified":"2023-12-06T15:03:59","modified_gmt":"2023-12-06T15:03:59","slug":"waspadai-penyakit-keturunan-dari-orang-tua-pada-anak-mereka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139","title":{"rendered":"Waspadai Penyakit Keturunan dari Orang Tua pada Anak Mereka"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki tubuh yang sehat dan jauh dari berbagai penyakit tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi, ada beberapa orang yang harus mewaspadai sebagian penyakit karena mempunyai riwayat penyakit keturunan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit keturunan berasal dari perubahan atau mutasi genetik yang diturunkan dari salah satu atau kedua orang tua pada anak. Biasanya, penyakit keturunan sulit atau bahkan tidak bisa dihindari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, ada baiknya keberadaan penyakit keturunan dideteksi sedini mungkin agar bisa segera mendapatkan penanganan medis yang tepat. Meskipun mungkin pada akhirnya penyakit keturunan tidak bisa dihindari, tetapi dengan mendeteksi keberadaan penyakit sedini mungkin bisa memperkecil risiko buruknya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada berbagai macam jenis penyakit keturunan. Berikut ini merupakan beberapa jenis penyakit keturunan yang paling banyak dialami.<\/span><\/p>\n<h4><strong>1. Diabetes Tipe 1<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit diabetes tipe 1 merupakan kondisi di mana jumlah serta fungsi hormon insulin berkurang. Penyakit ini mengakibatkan tingginya kadar gula dalam darah penderitanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diabetes tipe 1 ialah penyakit yang diwariskan atau diturunkan oleh orang tua pada anaknya, dan biasanya sering terjadi saat masa kanak-kanak. Tetapi, penyakit ini ada juga yang baru terjadi saat sudah menginjak dewasa.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Hemofilia<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hemofilia adalah penyakit keturunan selanjutnya yang mengakibatkan gangguan pembekuan darah. Penyakit ini biasanya lebih banyak terjadi pada pria. Pada situasi yang normal, pembekuan darah akan bekerja untuk membuat darah menjadi beku ketika terjadi pendarahan yang disebabkan oleh luka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi, pada penderita hemofilia, tubuhnya kekurangan protein pembentuk faktor pembekuan darah, sehingga memerlukan waktu yang lebih lama untuk menghentikan pendarahan saat terjadi luka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, penderita hemofilia harus lebih berhati-hati saat sedang beraktivitas agar tidak terjadi luka yang bisa menyebabkan pendarahan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Thalasemia<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Thalasemia adalah penyakit keturunan yang menyerang sel darah merah penderitanya. Penyakit thalasemia membuat penderitanya kekurangan hemoglobin dalam sel darah merah, yang menyebabkan oksigen sulit dialirkan ke seluruh tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tidak diobati dengan serius, penyakit ini juga bisa memicu terjadinya penyakit anemia.<\/span><\/p>\n<h4><strong>4. Penyakit Jantung<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor genetik memiliki peran yang cukup besar dalam timbulnya penyakit jantung. Selain faktor genetik, terdapat beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, seperti faktor obesitas, merokok, pola makan yang tidak sehat, mempunyai kolesterol tinggi, dan tidak pernah berolahraga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit jantung ialah kondisi di mana pembuluh darah di jantung mengalami penyempitan. Kondisi ini mengakibatkan aliran darah ke seluruh bagian tubuh menjadi terhambat dan dapat menyebabkan nyeri dada, lemas, sesak nafas, hingga pingsan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>5. Kanker<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit kanker bisa terjadi bukan hanya karena menjalani gaya hidup yang tidak sehat saja, namun faktor genetik juga berpengaruh dan bisa memperbesar risiko seseorang mengalami penyakit kanker. Akan tetapi, kanker yang murni diturunkan melalui faktor genetik terbilang kecil, yaitu hanya berkisar 5 &#8211; 10% dari penyebab kanker secara umum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang-orang yang memiliki orang tua dengan riwayat penyakit keturunan harus lebih memperhatikan kesehatannya dalam menjalani kebiasaan hidup, sebab penyakit keturunan tidak bisa dihindari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, dengan rutin melakukan pemeriksaan atau rutin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">medical check up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ke dokter, maka risiko penyakit keturunan bisa dikurangi demi terhindar dari komplikasi penyakit lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penyakit keturunan ialah dengan menjalani gaya hidup yang sehat. Selain itu, melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendeteksi penyakit keturunan lebih awal juga bisa membantu Anda dalam mengambil langkah terbaik selanjutnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memiliki tubuh yang sehat dan jauh dari berbagai penyakit tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi, ada beberapa orang yang harus mewaspadai sebagian penyakit karena mempunyai riwayat penyakit keturunan. Penyakit keturunan berasal dari perubahan atau mutasi genetik yang diturunkan dari salah satu atau kedua orang tua pada anak. Biasanya, penyakit keturunan sulit atau bahkan tidak &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1138,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,7],"tags":[],"class_list":["post-1139","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-keluarga","category-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Waspadai Penyakit Keturunan dari Orang Tua pada Anak Mereka - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penyakit keturunan berasal dari mutasi genetik yang diwariskan dari salah satu atau kedua orangtua pada anak. Biasanya, penyakit keturunan tidak bisa dihindari.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Waspadai Penyakit Keturunan dari Orang Tua pada Anak Mereka - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penyakit keturunan berasal dari mutasi genetik yang diwariskan dari salah satu atau kedua orangtua pada anak. Biasanya, penyakit keturunan tidak bisa dihindari.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-06T15:03:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-06-at-19.21.52.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"852\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Waspadai Penyakit Keturunan dari Orang Tua pada Anak Mereka\",\"datePublished\":\"2023-12-06T15:03:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139\"},\"wordCount\":509,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-06-at-19.21.52.jpeg\",\"articleSection\":[\"Keluarga\",\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139\",\"name\":\"Waspadai Penyakit Keturunan dari Orang Tua pada Anak Mereka - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-06-at-19.21.52.jpeg\",\"datePublished\":\"2023-12-06T15:03:59+00:00\",\"description\":\"Penyakit keturunan berasal dari mutasi genetik yang diwariskan dari salah satu atau kedua orangtua pada anak. Biasanya, penyakit keturunan tidak bisa dihindari.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-06-at-19.21.52.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-06-at-19.21.52.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":852},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Waspadai Penyakit Keturunan dari Orang Tua pada Anak Mereka\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Waspadai Penyakit Keturunan dari Orang Tua pada Anak Mereka - TemanMama","description":"Penyakit keturunan berasal dari mutasi genetik yang diwariskan dari salah satu atau kedua orangtua pada anak. Biasanya, penyakit keturunan tidak bisa dihindari.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Waspadai Penyakit Keturunan dari Orang Tua pada Anak Mereka - TemanMama","og_description":"Penyakit keturunan berasal dari mutasi genetik yang diwariskan dari salah satu atau kedua orangtua pada anak. Biasanya, penyakit keturunan tidak bisa dihindari.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2023-12-06T15:03:59+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":852,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-06-at-19.21.52.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Waspadai Penyakit Keturunan dari Orang Tua pada Anak Mereka","datePublished":"2023-12-06T15:03:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139"},"wordCount":509,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-06-at-19.21.52.jpeg","articleSection":["Keluarga","Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139","name":"Waspadai Penyakit Keturunan dari Orang Tua pada Anak Mereka - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-06-at-19.21.52.jpeg","datePublished":"2023-12-06T15:03:59+00:00","description":"Penyakit keturunan berasal dari mutasi genetik yang diwariskan dari salah satu atau kedua orangtua pada anak. Biasanya, penyakit keturunan tidak bisa dihindari.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=1139"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-06-at-19.21.52.jpeg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-06-at-19.21.52.jpeg","width":1280,"height":852},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1139#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Waspadai Penyakit Keturunan dari Orang Tua pada Anak Mereka"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1139","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1139"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1139\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1140,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1139\/revisions\/1140"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1138"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1139"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1139"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1139"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}