{"id":1108,"date":"2023-12-05T16:30:24","date_gmt":"2023-12-05T16:30:24","guid":{"rendered":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108"},"modified":"2023-12-05T16:30:24","modified_gmt":"2023-12-05T16:30:24","slug":"tanda-bayi-cukup-mendapat-asupan-asi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108","title":{"rendered":"Tanda Bayi Cukup Mendapat Asupan ASI"},"content":{"rendered":"<p>Banyak orang yang bertanya sebenarnya berapa banyak ASI yang dibutuhkan oleh bayi setiap harinya? Atau mungkin banyak pertanyaan yang muncul di benak para ibu, apakah ASI cukup untuk memenuhi kebutuhan \u00a0bayi? Hal ini sulit dijawab karena setiap bayi memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Namun, bukan berarti ibu tidak bisa mengukur apakah jumlah ASI yang diberikan cukup atau tidak. Hal ini dikarenakan saat menyusui anda tidak bisa mengukur jumlah ASI yang diminum saat menyusui namun anda selalu dapat memastikan bahwa bayi mendapatkan ASI yang cukup. Tanda-tanda atau tips-tips berikut ini dapat dijadikan acuan untuk menentukan apakah bayi saya mendapat cukup ASI :<\/p>\n<p><strong>Apakah bayi gemuk ?<\/strong><\/p>\n<p>Pertambahan berat badan seringkali merupakan tanda yang paling dapat diandalkan bahwa bayi mendapatkan nutrisi yang cukup dari ASI. Meskipun sebagian besar bayi baru lahir mengalami penurunan berat badan setelah lahir, berat badan mereka biasanya\u00a0 kembali normal dalam beberapa kasus \u00a0dalam waktu satu atau dua minggu. Bayi anda akan ditimbang pada setiap kunjungan pemeriksaan kesehatan. Jika andda mengkhawatirkan berat badan bayi buatlah janji dengan dokter untuk menjadwalkan penimbangan\u00a0 bayi anda.<\/p>\n<p><strong>Seberapa sering bayi disusui ?<\/strong><\/p>\n<p>Bayi baru lahir disusui 8 sampai 12 kali sehari\u00a0 setiap 2 sampai 3 jam sehari. Seiring bertambahnya usia bayi mungkin akan lebih sering menyusu atau meminta untuk disusui lebih sering. Percaya pada kemampuan tubuh anda jika bayi ingin menyusu lebih banyak. Semakin banyak susu yang diminum semakin banyak pula ASI yang diproduksi. Semakin tua usia bayi anda semakin banyak ASI yang diminumnya dan semakin jarang ia minum susu.<\/p>\n<p><strong>Apa yang dirasakan di bagian dada ?<\/strong><\/p>\n<p>Jika bayi sudah mulai menyusu anda akan merasakan sedikit sensasi tarikan lembut di bagian dada selain sensasi dicubit atau digigit di puting susu anda. Anda mungkin merasakan payudara terasa kencang atau penuh sebelum menyusui dan terasa lebih lembut dan kosong setelah menyusui. Jika sedang menyusui terasa sakit, konsultasikan bantuan dari dokter spesialis atau konsultan laktasi.<\/p>\n<p><strong>Bagaimana dengan popok bayi ?<\/strong><\/p>\n<p>Pada hari-hari pertama setelah melahirkan, jumlah popok basah biasanya bertambah dari hari ke hari. Pada hari kelima setelah lahir, anda akan menemukan bayi akan menggunakan setidaknya enam popok basah sehari dan buang air besar tiga kali atau lebih dalam sehari. Kotoran bayi akan berwarna gelap dan lengket selama beberapa hari pertama, terkadang menjadi encer, lunak, dan berwarna kuning keemasan.<\/p>\n<p><strong>Apakah bayi tampak sehat ?<\/strong><\/p>\n<p>Bayi yang tampak bahagia dan puas setelah disusui tetap aktif selama beberapa waktu setelahnya mungkin merupakan tanda bahwa ia telah mendapat cukup ASI. Percayalah pada naluri keibuan anda karena anda yang paling mengenal anaknya. Jika Anda merasa ada yang tidak beres, segera hubungi dokter spesialis bayi terutama jika bayi :<\/p>\n<ol>\n<li>Berat badan tidak bertambah<\/li>\n<li>Tidak menggunakan popok basah enam kali atau lebih dalam sehari<\/li>\n<li>Tidak sering buang air besar<\/li>\n<li>Air seni bayi berwarna gelap atau oranye<\/li>\n<li>Susah buang air besar karena keras dan kering<\/li>\n<li>Sering menangis setelah diberikan susu<\/li>\n<li>Selalu terlihat mengantuk<\/li>\n<li>Jika terjadi penyakit kuning, kulit dan matanya menjadi kuning<\/li>\n<li>Tidak berminat menyusui<\/li>\n<li>Meludah dengan hebat atau lebih dari sekedar meludah dalam jumlah sedikit.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Perlu diingat bahwa setiap bayi itu unik. Anda mungkin terkejut dengan kebiasaan menyusui bayi. Selama anak anda tumbuh dan berkembang secara normal yang terpenting adalah anda dapat memastikan kebutuhan nutrisi bayi tercukupi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak orang yang bertanya sebenarnya berapa banyak ASI yang dibutuhkan oleh bayi setiap harinya? Atau mungkin banyak pertanyaan yang muncul di benak para ibu, apakah ASI cukup untuk memenuhi kebutuhan \u00a0bayi? Hal ini sulit dijawab karena setiap bayi memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Namun, bukan berarti ibu tidak bisa mengukur apakah jumlah ASI yang diberikan cukup &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1107,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,9],"tags":[],"class_list":["post-1108","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bayi","category-menyusui"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tanda Bayi Cukup Mendapat Asupan ASI - TemanMama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pertanyaan yang sering muncul berapa banyak sebenarnya ASI yang dibutuhkan bayi dalam sehari? Atau ibu mungkin bertanya pada dirinya sendiri tentang banyak pertanyaan memberikan ASI. Apakah ASI yang saya berikan cukup memenuhi kebutuhan bayi? Hal tersebut sulit dijawab karena kebutuhan setiap bayi berbeda-beda. Namun bukan berarti seorang ibu tidak bisa mengukur apakah ASI yang diberikan kepada bayi sudah cukup atau tidak. Jika anda sedang menyusui bayi, memang ibu tidak dapat mengukur jumlah ASI yang diminum saat menyusui, namun ibu dapat memastikan bayinya mendapat cukup ASI. Tanda-tanda dan tips-tips berikut dapat digunakan sebagai panduan apakah bayi anda mendapatkan cukup ASI. Apakah bayi anda gemuk? Seberapa sering anda menyusui bayi? Apa yang anda rasakan di bagian dada? Bagaimana dengan popok bayi anda? Ingatlah bahwa setiap bayi itu unik. Anda mungkin terkejut dengan kebiasaan makan bayi. Selama anak tumbuh dan berkembang secara normal, yang terpenting adalah memastikan kebutuhan nutrisi bayi tercukupi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tanda Bayi Cukup Mendapat Asupan ASI - TemanMama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pertanyaan yang sering muncul berapa banyak sebenarnya ASI yang dibutuhkan bayi dalam sehari? Atau ibu mungkin bertanya pada dirinya sendiri tentang banyak pertanyaan memberikan ASI. Apakah ASI yang saya berikan cukup memenuhi kebutuhan bayi? Hal tersebut sulit dijawab karena kebutuhan setiap bayi berbeda-beda. Namun bukan berarti seorang ibu tidak bisa mengukur apakah ASI yang diberikan kepada bayi sudah cukup atau tidak. Jika anda sedang menyusui bayi, memang ibu tidak dapat mengukur jumlah ASI yang diminum saat menyusui, namun ibu dapat memastikan bayinya mendapat cukup ASI. Tanda-tanda dan tips-tips berikut dapat digunakan sebagai panduan apakah bayi anda mendapatkan cukup ASI. Apakah bayi anda gemuk? Seberapa sering anda menyusui bayi? Apa yang anda rasakan di bagian dada? Bagaimana dengan popok bayi anda? Ingatlah bahwa setiap bayi itu unik. Anda mungkin terkejut dengan kebiasaan makan bayi. Selama anak tumbuh dan berkembang secara normal, yang terpenting adalah memastikan kebutuhan nutrisi bayi tercukupi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TemanMama\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-05T16:30:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/20210322101251-1-ilustrasi-bayi-buang-air-besar-001-rizky-wahyu-permana.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"670\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"458\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"N0tty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"N0tty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108\"},\"author\":{\"name\":\"N0tty\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\"},\"headline\":\"Tanda Bayi Cukup Mendapat Asupan ASI\",\"datePublished\":\"2023-12-05T16:30:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108\"},\"wordCount\":519,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/20210322101251-1-ilustrasi-bayi-buang-air-besar-001-rizky-wahyu-permana.jpg\",\"articleSection\":[\"Bayi\",\"Menyusui\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108\",\"name\":\"Tanda Bayi Cukup Mendapat Asupan ASI - TemanMama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/20210322101251-1-ilustrasi-bayi-buang-air-besar-001-rizky-wahyu-permana.jpg\",\"datePublished\":\"2023-12-05T16:30:24+00:00\",\"description\":\"Pertanyaan yang sering muncul berapa banyak sebenarnya ASI yang dibutuhkan bayi dalam sehari? Atau ibu mungkin bertanya pada dirinya sendiri tentang banyak pertanyaan memberikan ASI. Apakah ASI yang saya berikan cukup memenuhi kebutuhan bayi? Hal tersebut sulit dijawab karena kebutuhan setiap bayi berbeda-beda. Namun bukan berarti seorang ibu tidak bisa mengukur apakah ASI yang diberikan kepada bayi sudah cukup atau tidak. Jika anda sedang menyusui bayi, memang ibu tidak dapat mengukur jumlah ASI yang diminum saat menyusui, namun ibu dapat memastikan bayinya mendapat cukup ASI. Tanda-tanda dan tips-tips berikut dapat digunakan sebagai panduan apakah bayi anda mendapatkan cukup ASI. Apakah bayi anda gemuk? Seberapa sering anda menyusui bayi? Apa yang anda rasakan di bagian dada? Bagaimana dengan popok bayi anda? Ingatlah bahwa setiap bayi itu unik. Anda mungkin terkejut dengan kebiasaan makan bayi. Selama anak tumbuh dan berkembang secara normal, yang terpenting adalah memastikan kebutuhan nutrisi bayi tercukupi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/20210322101251-1-ilustrasi-bayi-buang-air-besar-001-rizky-wahyu-permana.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/20210322101251-1-ilustrasi-bayi-buang-air-besar-001-rizky-wahyu-permana.jpg\",\"width\":670,\"height\":458},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/temanmama.org\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tanda Bayi Cukup Mendapat Asupan ASI\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"name\":\"TemanMama\",\"description\":\"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\"},\"alternateName\":\"Teman Mama & Info Seputar Parenting\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#organization\",\"name\":\"TemanMama\",\"alternateName\":\"Teman Mama Parenting Keluarga\",\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png\",\"width\":536,\"height\":239,\"caption\":\"TemanMama\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c\",\"name\":\"N0tty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"N0tty\"},\"url\":\"https:\/\/temanmama.org\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tanda Bayi Cukup Mendapat Asupan ASI - TemanMama","description":"Pertanyaan yang sering muncul berapa banyak sebenarnya ASI yang dibutuhkan bayi dalam sehari? Atau ibu mungkin bertanya pada dirinya sendiri tentang banyak pertanyaan memberikan ASI. Apakah ASI yang saya berikan cukup memenuhi kebutuhan bayi? Hal tersebut sulit dijawab karena kebutuhan setiap bayi berbeda-beda. Namun bukan berarti seorang ibu tidak bisa mengukur apakah ASI yang diberikan kepada bayi sudah cukup atau tidak. Jika anda sedang menyusui bayi, memang ibu tidak dapat mengukur jumlah ASI yang diminum saat menyusui, namun ibu dapat memastikan bayinya mendapat cukup ASI. Tanda-tanda dan tips-tips berikut dapat digunakan sebagai panduan apakah bayi anda mendapatkan cukup ASI. Apakah bayi anda gemuk? Seberapa sering anda menyusui bayi? Apa yang anda rasakan di bagian dada? Bagaimana dengan popok bayi anda? Ingatlah bahwa setiap bayi itu unik. Anda mungkin terkejut dengan kebiasaan makan bayi. Selama anak tumbuh dan berkembang secara normal, yang terpenting adalah memastikan kebutuhan nutrisi bayi tercukupi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tanda Bayi Cukup Mendapat Asupan ASI - TemanMama","og_description":"Pertanyaan yang sering muncul berapa banyak sebenarnya ASI yang dibutuhkan bayi dalam sehari? Atau ibu mungkin bertanya pada dirinya sendiri tentang banyak pertanyaan memberikan ASI. Apakah ASI yang saya berikan cukup memenuhi kebutuhan bayi? Hal tersebut sulit dijawab karena kebutuhan setiap bayi berbeda-beda. Namun bukan berarti seorang ibu tidak bisa mengukur apakah ASI yang diberikan kepada bayi sudah cukup atau tidak. Jika anda sedang menyusui bayi, memang ibu tidak dapat mengukur jumlah ASI yang diminum saat menyusui, namun ibu dapat memastikan bayinya mendapat cukup ASI. Tanda-tanda dan tips-tips berikut dapat digunakan sebagai panduan apakah bayi anda mendapatkan cukup ASI. Apakah bayi anda gemuk? Seberapa sering anda menyusui bayi? Apa yang anda rasakan di bagian dada? Bagaimana dengan popok bayi anda? Ingatlah bahwa setiap bayi itu unik. Anda mungkin terkejut dengan kebiasaan makan bayi. Selama anak tumbuh dan berkembang secara normal, yang terpenting adalah memastikan kebutuhan nutrisi bayi tercukupi.","og_url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108","og_site_name":"TemanMama","article_published_time":"2023-12-05T16:30:24+00:00","og_image":[{"width":670,"height":458,"url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/20210322101251-1-ilustrasi-bayi-buang-air-besar-001-rizky-wahyu-permana.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"N0tty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"N0tty","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108"},"author":{"name":"N0tty","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c"},"headline":"Tanda Bayi Cukup Mendapat Asupan ASI","datePublished":"2023-12-05T16:30:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108"},"wordCount":519,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/20210322101251-1-ilustrasi-bayi-buang-air-besar-001-rizky-wahyu-permana.jpg","articleSection":["Bayi","Menyusui"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108","url":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108","name":"Tanda Bayi Cukup Mendapat Asupan ASI - TemanMama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/20210322101251-1-ilustrasi-bayi-buang-air-besar-001-rizky-wahyu-permana.jpg","datePublished":"2023-12-05T16:30:24+00:00","description":"Pertanyaan yang sering muncul berapa banyak sebenarnya ASI yang dibutuhkan bayi dalam sehari? Atau ibu mungkin bertanya pada dirinya sendiri tentang banyak pertanyaan memberikan ASI. Apakah ASI yang saya berikan cukup memenuhi kebutuhan bayi? Hal tersebut sulit dijawab karena kebutuhan setiap bayi berbeda-beda. Namun bukan berarti seorang ibu tidak bisa mengukur apakah ASI yang diberikan kepada bayi sudah cukup atau tidak. Jika anda sedang menyusui bayi, memang ibu tidak dapat mengukur jumlah ASI yang diminum saat menyusui, namun ibu dapat memastikan bayinya mendapat cukup ASI. Tanda-tanda dan tips-tips berikut dapat digunakan sebagai panduan apakah bayi anda mendapatkan cukup ASI. Apakah bayi anda gemuk? Seberapa sering anda menyusui bayi? Apa yang anda rasakan di bagian dada? Bagaimana dengan popok bayi anda? Ingatlah bahwa setiap bayi itu unik. Anda mungkin terkejut dengan kebiasaan makan bayi. Selama anak tumbuh dan berkembang secara normal, yang terpenting adalah memastikan kebutuhan nutrisi bayi tercukupi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/temanmama.org\/?p=1108"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#primaryimage","url":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/20210322101251-1-ilustrasi-bayi-buang-air-besar-001-rizky-wahyu-permana.jpg","contentUrl":"https:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/20210322101251-1-ilustrasi-bayi-buang-air-besar-001-rizky-wahyu-permana.jpg","width":670,"height":458},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/temanmama.org\/?p=1108#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/temanmama.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tanda Bayi Cukup Mendapat Asupan ASI"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#website","url":"https:\/\/temanmama.org\/","name":"TemanMama","description":"TemanMama menyajikan informasi parenting, Ibu dan Anak, kehamilan seputar hubungan keluarga serta tips bermanfaat lainnya untuk Mama.","publisher":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization"},"alternateName":"Teman Mama & Info Seputar Parenting","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/temanmama.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#organization","name":"TemanMama","alternateName":"Teman Mama Parenting Keluarga","url":"https:\/\/temanmama.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","contentUrl":"http:\/\/temanmama.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo.png","width":536,"height":239,"caption":"TemanMama"},"image":{"@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/64b9e3ca99c6a26fc49b719086cf664c","name":"N0tty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/temanmama.org\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99e6904fede8030975183a9cf70862ee7f280597b5621917dcb97037a703ffdb?s=96&d=mm&r=g","caption":"N0tty"},"url":"https:\/\/temanmama.org\/?author=3"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1108","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1108"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1108\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1109,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1108\/revisions\/1109"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1107"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1108"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1108"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/temanmama.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1108"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}